harapanrakyat.com,- Sebuah truk yang mengangkut rombongan pelaku seni tanji Kuda Renggong Mekar Wangi asal Desa Conggeang Kulon, Kecamatan Conggeang, mengalami kecelakaan tunggal hingga terbalik di ruas Jalan Ujungjaya-Palasah, Kecamatan Ujungjaya, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Kamis (11/6/2026).
Kecelakaan tunggal itu terjadi saat truk bernomor polisi B 9410 NOB dalam perjalanan pulang menuju sanggar kesenian di Dusun Kawung Luwuk, usai tampil di Desa Sukabungah, Kecamatan Jatitujuh, Kabupaten Majalengka.
Diketahui kendaraan tersebut membawa tiga ekor kuda dan sekitar 10-20 orang nayaga atau anggota rombongan.
Baca Juga: Kecelakaan Adu Banteng Truk Besar di Jalur Nasional Malangbong Garut, Arus Lalin Tersendat
Truk Pembawa Rombongan Kuda Renggong Kehilangan Kendali
Berdasarkan informasi, truk yang sedang melaju itu tiba-tiba kehilangan kendali, bergerak ke sisi jalan, lalu terguling. Beruntung tidak ada kendaraan lain yang melintas saat kejadian, sehingga kecelakaan tidak melibatkan pihak lain.
Akibat insiden itu, beberapa penumpang mengalami luka-luka. Dua orang dilaporkan mengalami cedera serius dan harus mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Cimalaka. Sementara dua korban lainnya menjalani penanganan medis di Puskesmas Ujungjaya.
Salah seorang penumpang, Anan mengungkapkan, saat kejadian kendaraan tiba-tiba melenceng sebelum akhirnya terguling. Menurutnya, keberadaan pohon kelapa di sekitar lokasi membantu menahan laju kendaraan, sehingga dampak kecelakaan tidak lebih parah.
“Truk tiba-tiba melenceng lalu terguling. Saat itu saya berada di bagian belakang kendaraan dan terbanting ketika mobil terbalik,” ujarnya.
Anan juga mengatakan, sebagian anggota rombongan seni tanji Kuda Renggong tidak berada di dalam truk karena menggunakan sepeda motor untuk perjalanan pulang.
Kecelakaan Saat Perjalanan Pulang Usai Tampil
Baca Juga: Mobil Elf Rombongan Pengantin di Garut Masuk Jurang, Begini Nasib Para Penumpangnya
Dari sekitar 10 atau 20 orang yang berada di atas kendaraan truk, beberapa mengalami benturan akibat kecelakaan tersebut.
“Untungnya, semua nayaga atau anggota lain nggak semuanya ikut mobil. Ada yang pakai motor. Di mobil truk kira-kira ada 10 orang. Kondisi setelah mobil terguling saya sempat kaget, cuma ada yang ngebentur gak tau apa, gak tahu batu atau apa,” tutur Anan.
Penumpang lainnya, Enas menjelaskan, ketika kecelakaan terjadi, rombongan seni tanji Kuda Renggong Mekar Wangi sedang dalam perjalanan pulang setelah selesai tampil.
“Mobil sedang melaju lurus, lalu tiba-tiba bergerak ke pinggir jalan dan terguling. Kecepatannya tidak terlalu tinggi. Posisi saya berada di belakang mobil, pas mobil terbalik saya terjungkir,” katanya.
Saat kendaraan terbalik, Enas mengaku sempat tertimpa peralatan kesenian yang berada di bak truk. Dua ekor kuda yang ikut diangkut juga sempat tertimbun barang. Namun tidak mengalami cedera serius. Enas sendiri mengalami luka pada bagian kaki dan area wajah.
“Kuda dua ekor sempat tertimbun, tapi gak kenapa-kenapa. Saya yang sakit pada bagian kaki sama halis muka,” tuturnya.
Dua Korban Alami Luka Berat
Sementara itu, korban lainnya, Tina Ratina, mengaku mengalami nyeri pada bagian dada akibat terpental saat kecelakaan terjadi. Saat kejadian ia berada di bagian belakang atau bak truk bersama perlengkapan tanji dan kuda renggong.
Baca Juga: Kronologi Kecelakaan Maut di Jalur Sumedang, Seorang Balita Meninggal Dunia
“Posisi saya di belakang (bak truk), sama alat-alat tanji dan kuda. Ada sekitar 20 orang. Ini dada saya sakit,” ungkapnya.
Dari total penumpang yang berada di kendaraan tersebut, dua orang mengalami luka berat dan harus mendapatkan penanganan medis di Puskesmas Ujungjaya. Sementara sejumlah korban lainnya yang kondisinya mulai membaik telah diperbolehkan pulang.
Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Kasus kecelakaan tersebut sudah ditangani Unit Gakkum Satlantas Polres Sumedang, untuk mengetahui pasti kronologi dan penyebab kecelakaan. (Aang/R3/HR-Online/Editor: Eva)

1 day ago
11

















































