harapanrakyat.com,- Tim Khusus (Timsus) Satreskrim Polres Banjar, Polda Jabar, berhasil ringkus terduga pelaku penganiayaan terhadap seorang driver Grab Car yang terjadi di kawasan Simpang 3 Stasiun Banjar, Sabtu (7/2/2026).
Pelaku penganiayaan dengan senjata tajam berinisial MRA berhasil diringkus oleh Timsus Satreskrim Polres Banjar kurang dari tiga jam setelah kejadian.
Kasat Reskrim Polres Banjar, AKP Heru Samsul Bahri mengatakan, setelah menerima laporan, timnya langsung melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan saksi guna mengidentifikasi identitas pelaku.
Baca Juga: Sopir Grab Car Jadi Korban Pembacokan di Kawasan Pertigaan Stasiun Banjar
Pelaku Pembacok Driver Grab Car Diciduk Polisi di Perum GBR Kota Banjar
Dari hasil penyelidikan di lapangan, tim petugas akhirnya berhasil mengantongi ciri-ciri terduga pelaku beserta arah pelariannya. Pihaknya langsung melakukan pengejaran.
Pelaku sempat melarikan diri ke wilayah pengairan Dobo. Pelaku kemudian bersembunyi di rumah saudaranya di kawasan Perumahan GBR wilayah Purwaharja.
Timsus Polres Banjar kemudian bergerak ke lokasi tersebut dan berhasil mengamankan terduga pelaku pembacokan driver Grab Car inisial MRA alias Abom tanpa perlawanan.
“Terduga pelaku berhasil kami amankan dari rumah saudaranya. Kami langsung amankan ke Mapolres Banjar guna pemeriksaan lebih lanjut,” kata AKP Heru Samsul melalui rilis yang disampaikan Humas Polres Banjar, Minggu (8/2/2026).
Lanjutnya menjelaskan, dalam penangkapan tersebut, tim petugas juga mengamankan sebilah golok berwarna hitam. Kuat dugaan senjata tajam ini yang pelau gunakan dalam menjalankan aksinya.
Saat ini pihaknya masih melakukan pendalaman, melengkapi administrasi penyidikan untuk proses hukum selanjutnya dalam perkara penganiayaan tersebut.
Kronologi Kasus
Seorang driver Grab Car yang biasa mangkal di kawasan Simpang 3 Stasiun Banjar, Herliadi (37), menjadi korban pembacokan yang dilakukan oleh orang tak dikenal pada Sabtu (7/2/2026), sekitar pukul 16.30 WIB.
Saat itu ia tengah menunggu penumpang sambil ngopi di warung dekat pertigaan jalan arah ke Stasiun Banjar. Namun, tiba-tiba datang pelaku sambil menanyakan kepada korban kenapa melihat-lihat ke arah pelaku. Padahal korban mengaku saat itu tidak melihat ke arah pelaku.
Setelah itu, pelaku mengancam dan meminta uang untuk membeli rokok. Namun, korban tidak memberinya karena belum menarik penumpang sehingga belum mendapatkan uang.
“Saya lagi ngopi di warung, tiba-tiba dia (pelaku) datang sambil bilang ngapain kamu lihat-lihat, padahal saya tidak lihat dia. Kemudian setelah itu dia minta uang buat beli rokok,” ungkap Herliadi kepada wartawan saat ditemui di RSUD Banjar. (Muhlisin/R3/HR-Online/Editor: Eva)

14 hours ago
5

















































