harapanrakyat.com,- Nama Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dicatut untuk sebuah acara berbayar di Cianjur. Hal itu terungkap dari video yang menampilkan keluhan warga Cianjur.
Dalam sebuah video yang viral, warga Cianjur merasa kecewa karena diminta biaya oleh panitia sebuah acara dengan alasan bahwa acara itu akan menghadirkan Dedi Mulyadi.
Peristiwa tersebut membuat Dedi Mulyadi resah, lantaran namanya dimanfaatkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
Melalui sebuah video yang diunggah di akun TikTok pribadinya, @dedimulyadiofficial, Dedi Mulyadi menjelaskan secara rinci bagaimana jadwal kegiatannya ditentukan, serta menegaskan bahwa ia tidak pernah menjanjikan hadir di acara yang tidak masuk dalam agenda resmi pemerintah.
“Ada tayangan video yang menceritakan kekecewaan warga Cianjur dituntut biaya, ada panitia yang membuat acara seolah-olah akan mendatangkan saya,” kata Dedi Mulyadi, Kamis (21/08/2025).
Baca Juga: Aksi Guru SMA 15 Garut Panjat Tiang Bendera Viral, Dedi Mulyadi Beri Apresiasi
Nama Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Dicatut Oknum untuk Minta Sumbangan
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi dengan tegas membantah bahwa dirinya pernah menjanjikan kehadiran dalam acara tersebut. Ia menegaskan tidak pernah memberikan janji untuk hadir di acara manapun tanpa pemberitahuan resmi.
“Saya tidak pernah menjanjikan datang ke siapapun pada acara apapun,” tegasnya.
Lebih lanjut, Dedi menjelaskan bahwa jadwal kegiatannya ia tentukan sendiri. Semua itu didasarkan pada kebutuhan pelayanan pemerintahan kepada masyarakat, bukan kepentingan pihak tertentu.
“Jadwal-jadwal saya tentuin sendiri berdasarkan kepentingan dan kebutuhan pelayanan pemerintah kepada masyarakat,” paparnya.
Gubernur Jabar ini juga menambahkan bahwa kegiatan seremonial yang ia hadiri biasanya berkaitan dengan pertemuan langsung bersama masyarakat, khususnya melalui program “Nganjang ka Warga”.
“Untuk agenda seremonial, saya hanya mengikuti kegiatan Nganjang ka Warga, yaitu bersilaturahmi dengan warga melalui pagelaran seni dan lawak,” ungkapnya
Ia menjelaskan, tujuan utama kegiatan “Nganjang ka Warga” adalah untuk melepas kerinduan warga yang ingin bertemu langsung dengannya. Agenda ini bahkan sudah terjadwal secara rutin setiap malam Minggu.
Dedi Mulyadi mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya pada pihak-pihak yang mengatasnamakan dirinya untuk kepentingan pribadi.
Ia meminta warga selalu waspada terhadap oknum yang menjadikan namanya sebagai alat untuk meminta sumbangan.
“Saya mengingatkan seluruh warga Jawa Barat agar tidak mudah percaya pada ajakan atau bujuk rayu dari pihak yang mengatasnamakan saya untuk meminta sumbangan,” ujar Dedi Mulyadi.
Di akhir pernyataannya, Dedi Mulyadi menyampaikan permohonan maaf atas segala kekhilafan dan kekurangannya. Ia juga mengajak masyarakat untuk menjaga kehidupan dengan cara yang baik, tanpa mengeksploitasi warga demi keuntungan ekonomi sesaat.
Baca Juga: Lama Mati Suri, Ini Gagasan Dedi Mulyadi untuk Hidupkan Kembali Bandara Kertajati
“Mari kita jalani kehidupan dengan benar, jangan sampai masyarakat dieksploitasi demi kepentingan ekonomi yang hanya bersifat sementara,” tegasnya. (Erna Ayunda/R7/HR-Online/Editor-Ndu)