Alasan John Herdman Terima Pinangan Indonesia, Sebut Ada Kemiripan dengan Kanada

2 days ago 15

Babak baru sepak bola Indonesia resmi dimulai. Tepat pada Sabtu (3/1/2026), PSSI mengumumkan penunjukan John Herdman sebagai nakhoda anyar Tim Nasional Indonesia. Lantas apa alasan John Herdman menerima pinangan untuk melatih Indonesia?

Baca Juga: Bocoran Gaji John Herdman di Timnas Indonesia, Tertinggi di ASEAN tapi Masih di Bawah Era Shin Tae-yong

Sebelumnya, pelatih bertangan dingin asal Inggris ini sepakat mengikat komitmen selama dua tahun. Baik PSSI maupun Herdman sepakat dengan opsi perpanjangan kontrak dua tahun berikutnya.

Alasan Kuat John Herdman Latih Timnas Indonesia

Bagi Herdman, kembali ke tepi lapangan setelah masa jedanya bersama Toronto FC bukan sekadar soal pekerjaan, melainkan tentang menemukan “proyek yang tepat.” Pria berusia 50 tahun ini mengakui, bahwa ia melihat sesuatu yang istimewa pada Indonesia, sebuah negara dengan gairah sepak bola yang meluap-luap.

“Ini adalah tentang menemukan proyek yang bisa membuat Anda merasakan intensitas dari para suporter,” ungkap Herdman dalam wawancaranya bersama The Canadian Press.

Herdman bukan nama asing di panggung dunia. Ia adalah sosok yang mengakhiri penantian 36 tahun Kanada untuk berlaga di Piala Dunia 2022. Pengalaman inilah yang menjadi alasan dan magnet utama PSSI untuk meminang John Herdman.

PSSI membutuhkan sosok yang tidak hanya mengerti taktik. Tetapi juga, memiliki rekam jejak nyata dalam meloloskan tim “underdog” ke panggung tertinggi dunia.

Baca Juga: John Herdman Sepakat Latih Timnas Indonesia Hingga 2030, Berapa Nilai Kontraknya?

Salah satu alasan kuat John Herdman menerima pinangan ini, adalah kemiripan profil antara timnas Indonesia saat ini dengan Kanada yang pernah ia bangun. Ia melihat potensi besar pada perpaduan antara talenta lokal dan program naturalisasi.

“Nuansanya mirip dengan Kanada. Negara besar dengan potensi pemain lokal yang melimpah, ditambah kemampuan merekrut pemain keturunan yang berkualitas,” ungkapnya.

Langkah Awal John Herdman

Herdman dijadwalkan terbang ke Jakarta pada pekan depan. Namun, agenda pertamanya bukanlah sekadar duduk di depan mikrofon saat konferensi pers. Ia memiliki misi yang lebih personal dan fundamental, mempelajari budaya.

Menurutnya, taktik di atas kertas tidak akan berjalan tanpa adanya ikatan emosional dan pemahaman terhadap kebiasaan para pemainnya.

“Penting untuk benar-benar merasakan budaya di sana. Anda harus memahami manusia dan kebiasaannya untuk menciptakan sebuah hubungan yang kuat,” pungkasnya.

Baca Juga: John Heitinga, Profil dan Rekam Jejak Kandidat Kuat Pelatih Timnas Indonesia

Kehadiran dan alasan John Herdman sebagai pelatih kepala membawa secercah harapan baru bagi sepak bola Indonesia. Sebab, publik kini menanti apakah “sentuhan Midas” Herdman yang sukses di Kanada mampu menduplikasi keajaiban serupa di Indonesia. (Adi/R5/HR-Online)

Read Entire Article
Berita Rakyat | Tirto News |