Jelang duel klasik lawan Persija Jakarta, Persib Bandung kini tengah berada dalam situasi pelik. Alih-alih membawa modal kepercayaan diri penuh usai laga pekan ke-16 Liga 1 2025/2026, Maung Bandung justru harus pulang dengan segudang evaluasi dan ancaman krisis pemain. Hasil imbang 1-1 saat menjamu Persik Kediri pada Senin (5/1/2025), menjadi pemicu kerugian besar bagi skuad asuhan Bojan Hodak.
Baca Juga: Persib Bandung Jadi Favorit Kuat Juara Super League Musim Ini, Peluang Tembus 58 Persen
Laga kontra Persik tidak hanya meninggalkan kekecewaan berupa satu poin, tetapi juga “tabungan” sanksi yang sangat merugikan. Tiga pilar utama Persib sudah pasti absen dalam laga krusial melawan Persija Jakarta. Rencananya duel klasik tersebut akan berlangsung pada 11 Januari 2026 mendatang.
Pemain Persib yang Absen Jelang Duel Klasik Lawan Persija
Dalam laga melawan Persik Kediri tadi malam, ada sejumlah pemain di tim asuhan Bojan Hodak yang harus parkir di laga klasik nanti. Seperti Saddil Ramdani, yang harus menepi akibat kartu merah yang diterimanya dalam laga panas tersebut. kemudian, Luciano Guaycochea dan Uilliam Barros, keduanya terpaksa absen karena akumulasi kartu kuning.
Kehilangan tiga pemain kunci ini memaksa Bojan Hodak untuk memutar otak lebih keras. Pelatih asal Kroasia tersebut, kini dihadapkan pada tantangan meracik ulang komposisi skuad di tengah jadwal padat dan tensi tinggi rivalitas sejarah.
Kekecewaan Terhadap Kepemimpinan Wasit di Laga Lawan Persik
Usai pertandingan melawan Persik Kediri, raut frustasi tidak dapat disembunyikan oleh Hodak. Pelatih berusia 54 tahun itu secara terbuka mengkritik kepemimpinan wasit M. Tri. Ia menilai beberapa keputusan krusial di lapangan tidak hanya merusak momentum tim, tetapi juga mengacaukan skema permainan yang telah dipersiapkan.
“Ada alasan mengapa saya tidak puas dengan wasit,” ujar Hodak singkat usai laga.
Baca Juga: Tutup Tahun 2025, Persib Bandung Kudeta Puncak Klasemen Super League dari Borneo FC
Meski menyimpan kekecewaan mendalam terkait hilangnya peluang meraih poin penuh, Hodak memilih untuk membatasi komentarnya guna menghindari sanksi tambahan yang bisa merugikan tim lebih jauh. Fokusnya kini beralih sepenuhnya pada duel klasik lawan Persija, yang ia prediksi akan berjalan jauh lebih sulit dari sisi psikologis maupun teknis.
Dampak dari hasil imbang ini juga terasa signifikan di tabel klasemen. Persib Bandung gagal mengudeta posisi puncak dan kini tertahan di peringkat ketiga. Persib melewatkan kesempatan emas untuk memangkas jarak dengan Borneo FC, yang kini masih kokoh di posisi pertama.
Baca Juga: Persib Bandung Geser Persija Jakarta di Klasemen Sementara, Ambisi Kembali Raih Juara
Kini, ujian sesungguhnya bagi kedalaman skuad Persib akan tersaji pada 11 Januari nanti di duel klasik lawan Persija. Mampukah Maung Bandung bangkit tanpa pilar utamanya, atau justru krisis ini menjadi celah bagi sang rival abadi? (Adi/R5/HR-Online)

1 day ago
4

















































