Mengenal Sejarah Goa Pawon Bandung Barat Sebagai Warisan Situs Purbakala

23 hours ago 6

Materi sejarah Goa Pawon Bandung Barat menarik untuk dibahas. Pasalnya, goa ini merupakan situs purbakala yang berada di Desa Gunung Masigit, Cipatat, Bandung Barat. Letaknya sekitar 25 km dari arah barat Kota Kembang. Keberadaannya menjadi tempat penting bagi warga Sunda karena menjadi tempat berkumpulnya para sesepuh atau leluhur mereka. Di tempat ini bahkan pernah terjadi penemuan kerangka purba yang konon katanya merupakan nenek moyang masyarakat Sunda.

Baca Juga: Menelusuri Jejak Manusia Pawon Bandung, Benarkah Leluhur Orang Sunda dari Sini?

Sejarah Goa Pawon Bandung Barat dan Penemuan Kerangka Manusia

Goa Pawon di wilayah Bandung Barat merupakan situs purbakala yang patut dilestarikan. Di dalamnya banyak terdapat manusia prasejarah di era 5.600 hingga 9.500 tahun silam. Hal ini bisa terbukti berkat penemuan kerangka manusia purbakala dan juga artefak. Misalnya seperti alat batu dan gerabah, bahkan juga lukisan gua.

Selain itu, ada juga temuan perhiasan seperti liontin tulang dan gigi ikan. Ini menunjukkan bahwa manusia purba di Goa Pawon mempunyai apresiasi terhadap penampilan sekaligus seni. Bahkan, mereka saat itu sudah mengenal jalur soal logistik sederhana.

Fakta sejarah ini sukses menunjukkan bahwa terdapat kehidupan sosial sekaligus peradaban di tataran Sunda kala itu. Sementara itu, istilah Pawon sendiri karena menyerupai dapur tradisional ala Sunda. Ini menjadikannya sebuah objek pendidikan arkeologi yang sangat penting terkait nenek moyang para leluhur masyarakat Sunda.

Menjadi Destinasi Tempat Wisata

Popularitas sejarah Goa Pawon Bandung Barat sendiri kini dijadikan sebagai destinasi tempat wisata. Bahkan, keberadaannya tidak kalah jauh dari  tempat wisata lain di Bandung. Sebagai contoh seperti Kawah Putih dan Tangkuban Perahu serta Situ Ciburuy yang juga memikat para wisatawan. Selain ke destinasi Goa Pawon, pengunjung yang datang ke sini juga dapat melakukan panjat tebing di karst Citatah maupun ke arah Gunung Masigit.

Untuk menuju ke arah Goa Pawon sebenarnya tidak sulit. Bahkan, biayanya cukup terjangkau karena tinggal menaiki bus Jakarta atau Cianjur maupun Bogor yang melalui wilayah Padalarang. Setelah itu, pengunjung bisa turun di arah jalan raya Bandung – Cianjur. Lebih tepatnya di kawasan Citatah.

Baca Juga: Candi Bojongmenje Bandung, Warisan Tertua Sejak Abad 6 Masehi

Kemudian, di pinggiran jalannya terdapat plang bertuliskan ’Situs Sejarah Goa Pawon’. Untuk biaya juga terjangkau. Berada di kisaran Rp 7.000, namun jika dari wilayah Bandung sekitar Rp 20.000 hingga Rp 25.000.

Hal Menarik di Goa Pawon

Salah satu hal menarik dari mempelajari sejarah Goa Pawon Bandung Barat adalah banyak sekali jejak manusia purba yang ada di dalamnya. Di dalam goa di wilayah Bandung ini ternyata terdapat sisa-sisa kerangka manusia zaman purbakala. Bahkan, hingga peralatan batu, dan artefak lain yang tak kalah mencuri perhatian. Temuan ini sukses menggambarkan terkait kehidupan manusia kala itu.

Selain itu, Goa Pawon juga masih terus memerlukan penelitian lebih lanjut oleh para arkeolog. Hal ini bertujuan untuk mengungkap lebih banyak soal rahasia yang tersembunyi. Terutama tentang sejarah peradaban manusia di area tersebut.

Selain hal menarik dari situs arkeologi, tempat ini juga sukses jadi objek wisata favorit yang sangat menarik. Khususnya bagi pengunjung yang tertarik mempelajari sejarah dan budaya purbakala. Disana, mereka bisa belajar terkait kehidupan purbakala sambil berlibur menikmati keindahan alamnya.

Pentingnya Melestarikan Goa Pawon 

Goa Pawon sangat penting untuk dilestarikan karena menjadi warisan budaya yang tak ternilai harganya. Keberadaan Goa Pawon di Bandung Barat ini merupakan kekayaan budaya Nusantara yang begitu berharga. Oleh sebab itu, masyarakat khususnya di wilayah Sunda Jawa Barat wajib senantiasa menjaga kelestariannya. 

Selain itu, muncul potensi besar untuk menjadi objek penelitian. Terutama untuk kalangan peneliti di bidang arkeologi serta paleoantropologi. Bahkan, Goa Pawon juga dapat menjadi titik pusat pendidikan mengenai sejarah Goa Pawon Bandung Barat dan budaya untuk masyarakat, terutama kalangan generasi modern saat ini. 

Baca Juga: Penelitian Tall el-Hammam yang Mengguncang Dunia Arkeologi

Salah satu ancaman paling besar yang mengancam sejarah Goa Pawon Bandung Barat saat ini adalah aktivitas manusia. Contohnya seperti aktivitas pertambangan dan juga pembangunan yang bisa merusak situs purbakala satu ini. Oleh sebab itu, kita patut untuk menjaga serta melestarikan sejarah Goa Pawon Bandung Barat agar tetap terjaga aslinya. Tujuannya supaya generasi muda mendatang bisa menikmati sekaligus mempelajari warisan budaya Nusantara ini. (R10/HR-Online)

Read Entire Article
Berita Rakyat | Tirto News |