Ambisi klub kontestan Serie B Italia, Pescara, untuk memulangkan Federico Barba ke Negeri Pizza nampaknya harus menemui jalan buntu. Manajemen Persib Bandung kabarnya telah melayangkan penolakan tegas atas tawaran perdana yang klub tersebut ajukan, untuk memboyong Barba di bursa transfer musim dingin 2026.
Kabar mengenai penolakan ini pertama kali diungkapkan oleh jurnalis sepak bola kenamaan, Nicolo Schira, melalui unggahan di akun X resminya pada Jumat (3/1/2025).
Meski sang pemain dikabarkan memiliki keinginan personal untuk kembali merumput di tanah kelahirannya, kubu “Maung Bandung” rupanya masih enggan berpisah dengan sang palang pintu.
Alasan Persib Tolak Tawaran Pertama Klub Serie B Italia Ini
Keputusan Persib untuk mempertahankan Barba bukanlah tanpa alasan. Di bawah asuhan Bojan Hodak, pemain berusia 32 tahun ini telah bertransformasi menjadi sosok tak tergantikan di lini belakang.
Sejak didatangkan pada musim 2025/2026 dari klub Swiss, FC Sion, Barba telah membuktikan kualitasnya sebagai bek modern. Pemain berusia 32 tahun ini tidak hanya tangguh bertahan, tetapi juga produktif.
Baca Juga: Ole Romeny Tegaskan Tolak Tawaran Persib Bandung, Prioritaskan Karier di Eropa
Berdasarkan catatan statistik musim ini, pemain kelahiran Roma tersebut telah mencatatkan 16 penampilan di seluruh kompetisi (Super League dan AFC Champions League Two). Ia juga sudah mengoleksi 3 gol penentu kemenangan, dan 1 assist krusial.
Ketajaman Barba di situasi bola mati dan kepemimpinannya di area pertahanan, menjadi alasan vital mengapa manajemen Persib bersikeras menjaganya. Setidaknya hingga kontraknya berakhir pada 31 Mei 2026 mendatang.
Spekulasi Transfer dan Nilai Pasar
Selain Pescara, rupanya Barba juga menjadi incaran klub Serie B Italia lainnya yakni Palermo. Namun, data terbaru dari laman Transfermarkt menunjukkan tren penurunan peluang perpindahan sang bek ke Pescara, yang kini hanya menyisakan angka 17 persen.
Secara finansial, Federico Barba memiliki nilai pasar yang cukup kompetitif di angka 500 ribu Euro atau setara dengan Rp9,8 miliar. Walau nilai tawaran resmi dari Pescara belum dipublikasikan, Persib tampaknya lebih memprioritaskan kekuatan skuad demi menjaga peluang juara di Liga domestik dan bersaing di kancah Asia (ACL 2).
Langkah Persib menolak tawaran ini menegaskan pesan bahwa mereka tidak ingin pincang di tengah musim yang padat. Pengalaman Barba yang pernah membela klub-klub besar seperti AS Roma, Empoli, hingga Chievo Verona, menjadi aset berharga yang sulit mencari penggantinya dalam waktu singkat.
Baca Juga: Rumor Persib Incar Bintang Abroad dan Naturalisasi di Paruh Musim Liga BRI Super League 2025-2026
Bagi pendukung setia Persib, bertahannya Barba menjadi kabar baik di awal tahun. Sekaligus juga bukti keseriusan manajemen untuk tetap kompetitif di dua ajang sekaligus.
Kini, bola panas bursa transfer ada di tangan klub-klub peminat. Apakah klub Serie B Italia tersebut akan kembali dengan tawaran yang lebih menggiurkan? Ataukah Barba akan tetap setia mengawal benteng pertahanan di Bandung hingga akhir musim? Patut kita tunggu. (Adi/R5/HR-Online)

2 days ago
12

















































