Sifat Hasad Penghancur Amal, Begini Cara Mengobatinya agar Terbebas Penyakit Hati

3 days ago 15

harapanrakyat.com,- Sifat hasad ternyata bisa menjadi penghancur amal bagi seorang muslim. Bahkan dalam ajaran Islam seperti menggambar seperti api yang melahap kayu kering. 

Hal ini sering terjadi ketika seseorang merasa panas dan tidak senang saat melihat teman sukses meraih impiannya. Bahkan, seseorang seringkali tidak menyadari munculnya dosa penyakit hati ini dalam interaksi sehari-hari di lingkungan sosial. 

Bermula dari rasa iri yang kecil saat melihat nikmat orang lain, hasad dapat tumbuh menjadi kebencian mendalam yang merusak jiwa dan menghancurkan pahala ibadah yang telah susah payah dikumpulkan.

Mengapa Sifat Hasad Jadi Penghancur Amal Saleh?

Sederhananya, hasad bukanlah sekadar perasaan iri biasa, tetapi merupakan keinginan jahat agar nikmat yang dimiliki oleh orang lain itu hilang atau berpindah kepada pelakunya. Sifat tercela ini mencerminkan ketidakpuasan seseorang terhadap takdir dan juga pembagian rezeki yang sudah ditentukan oleh Allah SWT secara adil.

Rasulullah SAW secara tegas memperingatkan umatnya agar menjauhi sifat ini karena dampak yang besar bagi kehidupan spiritual seorang mukmin. Dengki membuat pahala shalat, puasa, dan sedekah yang telah dilakukan bertahun-tahun lenyap seketika. Inilah bukti nyata bahwa sifat hasad menjadi penghancur amal kebaikan yang telah susah payah dikerjakan.

Baca juga: Hikmah Puasa Rajab sebagai Bekal Ramadhan bagi Umat Islam

Orang yang memelihara hasad akan selalu hidup dalam kegelisahan dan penderitaan batin yang tidak berujung setiap hari. Mereka tidak akan pernah bisa menikmati hidupnya sendiri karena terlalu sibuk membandingkan nasib dengan pencapaian orang lain yang terlihat lebih bahagia.

Energi negatif tersebut akan mendorong pelakunya untuk berbuat dosa lain yang lebih besar, seperti ghibah, fitnah, bahkan mencelakakan orang lain. Hasad menjadi pintu gerbang utama menuju berbagai maksiat lisan dan perbuatan yang sangat dibenci agama dan norma sosial.

Oleh sebab itu, membersihkan hati dari benih kedengkian adalah langkah wajib bagi setiap orang yang ingin selamat di dunia maupun akhirat. Seseorang bisa meraih ketenangan jiwa yang hakiki dengan mengakui bahwa setiap manusia memiliki jatah rezekinya masing-masing.

Tiga Langkah Mengobati Penyakit Hati

Langkah pertama, perbanyaklah dzikir dan rasa syukur atas segala nikmat sekecil apa pun yang sudah Allah berikan saat ini. Fokus pada apa yang kita miliki akan membuat kita lupa melirik dan menginginkan apa yang ada di tangan orang lain.

Baca juga: Hadits Puasa Muharram dan Keutamaannya, Muslim Wajib Tahu

Selanjutnya, cobalah mendoakan kebaikan bagi orang yang kita irikan secara diam-diam. Mendoakan orang lain justru mendatangkan doa baik yang sama dari malaikat untuk diri kita sendiri, sekaligus melunakkan hati yang keras.

Terakhir, sadari bahwa dunia ini hanyalah sementara. Segala kemewahan yang dimiliki orang lain hanyalah titipan ujian yang harus mereka pertanggungjawabkan kelak. Memahami hakikat kehidupan dunia akan membuat seseorang tidak terlalu berambisi mengejar materi hingga melupakan nilai persaudaraan.

Karena itu, kita harus menjauhi penyakit hati ini sejauh mungkin karena hasad merupakan racun mematikan. Dampaknya tidak hanya merusak hubungan sosial tetapi juga membinasakan akhirat. Mulailah menata hati hari ini dan melakukan taubat agar hidup menjadi lebih tenang, damai, dan penuh keberkahan, terhindar dari sifat hasad yang merupakan penghancur amal kita. (Muhafid/R6/HR-Online)

Read Entire Article
Berita Rakyat | Tirto News |