harapanrakyat.com,- Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Siliwangi Melawan menggelar aksi simbolik di kawasan Taman Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Jumat (19/06/2026). Aksi ini merupakan bentuk respons terhadap berbagai fenomena sosial dan kebijakan nasional yang dinilai merugikan masyarakat.
Koordinator Lapangan Aksi sekaligus mahasiswa Universitas Siliwangi, Andy Maulana menyatakan bahwa aliansi ini dibentuk untuk mengakomodir keresahan dari berbagai fakultas.
Baca Juga: Demo Tolak Kenaikan BBM, Massa Aksi Minta Pemkot Tasikmalaya Jaga Stabilitas Harga Bahan Pokok
Aksi Simbolik Aliansi Mahasiswa Siliwangi di Taman Kota Tasikmalaya
Taman Kota dipilih sebagai lokasi aksi untuk menyuarakan kondisi Indonesia yang sedang menghadapi berbagai persoalan besar.
“Di sini kami membentuk Aliansi Mahasiswa Siliwangi Melawan karena ini merupakan keresahan beberapa fakultas. Jadi, kami mengakomodir mereka untuk melaksanakan aksi simbolik di Taman Kota sebagai bentuk keresahan mengenai fenomena sosial yang terjadi di Indonesia,” ujar Andy di sela-sela aksi.
Ia menjelaskan, gerakan kali ini mengusung tajuk “Di Bawah Bayang-Bayang Rezim Otoriter”. Melalui tema tersebut, mahasiswa ingin menegaskan kepada publik bahwa kondisi negara saat ini sedang tidak baik-baik saja.
Baca Juga: Geruduk DPRD Jabar, Aliansi Mahasiswa Bandung Raya Desak Program MBG dan KDKMP Dihentikan!
Andy menyampaikan bahwa dalam aksi simbolik ini, Aliansi Mahasiswa Siliwangi juga membagikan kertas kepada masyarakat luas. Langkah ini bertujuan untuk menjaring aspirasi dan keluhan langsung dari warga Tasikmalaya.
“Kami punya goals untuk menyebarkan kertas kepada masyarakat sebagai catatan. Nantinya, suara dan keluhan dari catatan masyarakat tersebut akan kami suarakan kembali,” tambahnya.
Siapkan Demo Besar Soroti Berbagai Isu Nasional
Gerakan ini tidak hanya menyoroti satu persoalan. Selain mengkritisi revisi UU Polri, aliansi juga fokus pada isu-isu nasional yang berdampak langsung terhadap stabilitas ekonomi rakyat. Seperti melemahnya nilai tukar rupiah, kenaikan harga BBM, serta Proyek Strategis Nasional (PSN). Termasuk program Makan Bergizi Gratis (MBG). Isu-isu nasional tersebut nantinya akan dipadukan dengan dampaknya terhadap daerah.
Baca Juga: Krisis Demokrasi dan Rupiah Melemah, Ratusan Mahasiswa Kepung Kantor BI Jawa Barat
Andy menyampaikan bahwa aksi simbolik di Taman Kota ini dipastikan menjadi pemantik awal. Aliansi Mahasiswa Siliwangi Melawan tengah mempersiapkan demonstrasi lanjutan dengan massa yang jauh lebih banyak.
“Untuk waktu pastinya belum bisa kami sampaikan. Namun yang pasti akan ada gerakan di minggu depan dengan eskalasi yang besar,” pungkasnya. (Rafi/R3/HR-Online/Editor: Eva)

3 hours ago
3

















































