Asuransi Berbasis Investasi 10 Tahun Berujung Kecewa, Mantan Pangdam Kehilangan Ratusan Juta Rupiah

5 hours ago 5

harapanrakyat.com,- Mayjen (Purn) Achmad Daniel Chardin mengaku merasa dirugikan oleh produk asuransi berbasis investasi (unit link) AIA yang dipasarkan melalui BCA. Mantan Pangdam I/Bukit Barisan itu menilai manfaat yang diterimanya tidak sesuai dengan janji manis yang disampaikan agen saat awal penawaran produk.

Lewat keterangan tertulisnya, Achmad Daniel Chardin mengajak masyarakat lebih berhati-hati dalam memilih produk asuransi berbasis investasi agar tidak mengalami kerugian di kemudian hari.

“Hati-hati penipuan ala asuransi dengan pola investasi berbasis asuransi Unit link,” tegas Daniel dalam keterangannya, Senin (15/6/2026).

Baca Juga: Asuransi Marine Cargo, Kegunaan dan Keuntungannya

Peristiwa ini bermula pada 15 Mei 2017 saat Daniel mendatangi kantor cabang BCA. Kala itu, ia ditawari produk investasi yang disertai manfaat asuransi. Agen menjelaskan bahwa nasabah harus membayar premi selama 10 tahun dan dijanjikan akan menerima kembali modal secara utuh beserta keuntungan minimal 5 persen di akhir masa investasi.

Estimasi keuntungan itu ditampilkan dalam tabel ilustrasi saat pembukaan polis. Namun setelah 10 tahun menjadi nasabah dan tidak pernah mengajukan klaim, Daniel mengaku hasil yang diterimanya jauh berbeda dari simulasi awal.

Daniel menilai kondisi ini sebagai bentuk jebakan pemasaran karena penjelasan agen dinilai berbeda dengan isi polis. Menurutnya, banyak nasabah terlanjur percaya tanpa membaca detail klausul, sementara buku polis baru diterima setelah kontrak ditandatangani dan dana awal disetor.

Baca Juga: Segudang Manfaat Menggunakan Asuransi Pengiriman Barang

Harapan Daniel untuk menerima dana investasi sebesar Rp520 juta ditambah keuntungan 5 persen pupus setelah nilai investasinya terus menyusut. Pada 25 Mei 2026 saldo tercatat Rp288 juta, lalu turun menjadi Rp283 juta pada 29 Mei. Saat dikonfirmasi ke layanan pelanggan pada 1 Juni, nilainya kembali merosot menjadi Rp281 juta. Bahkan ketika mengurus penutupan polis pada 4 Juni 2026, nilai investasinya tinggal Rp263 juta.

Pembatalan Polis Asuransi Berbasis Investasi Tak Sesuai Harapan

Kekecewaan Daniel bertambah saat mengurus pembatalan polis. Menurutnya, proses pencairan dana berjalan lambat. Setelah mengajukan pembatalan melalui aplikasi, ia diminta menunggu lima hari kerja. Namun karena menyertakan surat komplain, proses tersebut diperpanjang hingga 10 hari kerja dengan alasan perlu penelaahan lebih lanjut. Pengalaman itu membuatnya merasa dirugikan oleh mekanisme yang diterapkan perusahaan asuransi.

Baca Juga: Konsep hingga Strategi Memperkuat hilirisasi investasi strategis

Daniel juga menyoroti formulir pembatalan polis di aplikasi yang menurutnya tidak menyediakan pilihan alasan “nilai investasi tidak sesuai harapan”. Saat mencoba menuliskan alasan tersebut secara manual, ia mengaku sistem berkali-kali gagal memproses pengajuan (submit).

Pihak pengelola menyatakan penurunan nilai investasi terjadi akibat fluktuasi pasar yang menyebabkan harga unit link merosot.

Minta OJK Intervensi

Mantan perwira tinggi TNI AD itu menilai alasan tersebut tidak dapat diterima. Menurutnya, terdapat perbedaan antara penjelasan yang disampaikan agen saat pemasaran dengan isi dokumen resmi polis.

“Ini jelas merugikan, ini merupakan penipuan terhadap saya sebagai nasabah BCA dan juga AIA. Modus yang dilakukan dengan memanfaatkan ketidakjelian calon nasabah, penjelasan saat prospek berbeda dengan isi buku polis yang ditandatangani,” ucapnya.

Atas kerugian tersebut, Daniel meminta AIA dan BCA mengembalikan seluruh dana yang telah disetorkan selama 10 tahun. Ia juga mendesak OJK turun tangan menyelesaikan persoalan tersebut dan menyatakan siap menempuh jalur hukum jika keluhannya tidak ditindaklanjuti.

“Saya meminta seluruh dana yang telah saya setorkan dikembalikan. Saya juga berharap OJK membantu penyelesaian masalah ini, dan jika tidak ada tindak lanjut, saya akan menempuh jalur hukum,” tegas Mayjen (Purn) Achmad Daniel Chardin.

Hingga berita ini ditayangkan, harapanrakyat.com belum berhasil memperoleh keterangan dari pihak AIA BCA. (R9/HR-Online/Editor-Dadang)

Read Entire Article
Berita Rakyat | Tirto News |