Persiapan Peluncuran Teleskop Nancy Grace Roman Pemeta Semesta Terbaru NASA

2 hours ago 3

harapanrakyat.com,- Peluncuran Teleskop Nancy Grace Roman buatan lembaga NASA kini memasuki tahap akhir yang sangat krusial. Para teknisi berhasil mengisi 290 galon bahan bakar hidrazin ke dalam tangki observatorium canggih tersebut. Kemudian, peluncuran observatorium luar angkasa ini dijadwalkan meluncur pada akhir Agustus menggunakan roket Falcon Heavy buatan SpaceX.

Baca juga: Menelusuri Penemuan Retakan Poligon Unik di Valle Grande Mars

Observatorium cerdas ini akan mengorbit di titik Lagrange dua yang berjarak satu juta mil dari planet bumi. Wilayah orbit khusus tersebut memberikan lingkungan ideal yang sangat stabil bagi pelaksanaan berbagai kegiatan observasi antariksa. Pasokan energi utama observatorium bersumber dari enam panel surya yang telah melalui pengujian kebersihan secara ketat.

Keunggulan Lensa Teleskop Canggih Nancy Grace Roman Milik NASA

Nama observatorium megah ini merupakan bentuk penghormatan bagi Dr Nancy Grace Roman selaku kepala astronomi wanita pertama. Sosok ilmuwan hebat tersebut sering dijuluki sebagai ibu dari teleskop Hubble atas jasa besarnya bagi sains. Beliau dahulu berhasil meletakkan dasar penelitian satelit luar angkasa jauh sebelum penemuan planet luar pertama terungkap.

Perangkat Wide Field Instrument tiga ratus megapiksel mampu mengambil gambar area langit 100 lebih luas. Kemampuan pemetaan super cepat ini sanggup merekam jutaan galaksi serta bintang dalam durasi waktu sangat singkat. Pemetaan galaksi selama satu bulan dengan perangkat ini membutuhkan waktu satu abad jika menggunakan instrumen Hubble.

Baca juga: Misi Bersejarah Astronot NASA Chris Williams di Stasiun Luar Angkasa

Cermin utama berdiameter 2,4 meter memberikan tingkat ketajaman visual yang sungguh setara Hubble. Namun, sudut pandang panorama instrumen canggih ini jauh lebih lebar dibandingkan dengan pandangan sempit teleskop James Webb. Perpaduan sensitivitas tinggi serta cakupan area luas memungkinkan periset mendeteksi berbagai fenomena langka di alam semesta.

Misi Utama Pengamatan Energi Gelap dan Pencarian Exoplanet

Misi sains selama lima tahun ini berfokus mengungkap misteri energi gelap yang memicu percepatan pemuaian semesta. Para peneliti akan mengamati fenomena lensa gravitasi kuat guna memetakan sebaran materi gelap secara jauh lebih terperinci. Pengamatan mendalam tersebut diprediksi bakal menemukan ribuan planet luar baru melalui teknik mikrolensa gravitasi yang rumit.

Baca juga: Misi Ambisius NASA Meluncurkan Dragonfly ke Permukaan Satelit Titan

Instrumen Coronagraph canggih akan mendemonstrasikan teknologi cermin terdeformasi untuk memblokir cahaya silau dari bintang induk. Pemblokiran cahaya bintang ini mempermudah ilmuwan mengambil gambar langsung planet redup di sekitar sistem tata surya lain. Keberhasilan uji coba instrumen teknologi ini bakal membuka jalan bagi perancangan misi observatorium masa depan selanjutnya.

Seluruh data penelitian ruang angkasa ini bersifat terbuka sehingga dapat diakses secara gratis oleh publik global. Keterbukaan akses informasi ilmiah ini diharapkan mampu menginspirasi generasi muda untuk menjadi calon ilmuwan hebat mendatang. Kehadiran Teleskop Nancy Grace Roman dipastikan bakal mengukir sejarah baru dalam perjalanan eksplorasi kosmos milik manusia. (Muhafid/R6/HR-Online)

Read Entire Article
Berita Rakyat | Tirto News |