Si Jago Merah Lahap Kandang Ayam Semi Permanen di Cijeungjing Ciamis, Pemilik Rugi Ratusan Juta Rupiah

7 hours ago 10

harapanrakyat.com,- Sebuah bangunan kandang ayam semi permanen milik warga di Dusun Handapherang, Kecamatan Cijeungjing,  Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, ludes dilahap si jago merah pada Senin (15/6/2026). Akibat peristiwa tersebut, pemilik kandang alami kerugian materiil ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

​Kebakaran hebat kandang ayam milik Aep Saepudin Firdaus (54) ini diduga dipicu oleh adanya hubungan arus pendek atau korsleting listrik.

​Peristiwa kebakaran pertama kali diketahui oleh warga sekitar pukul 14.15 WIB. Berdasarkan keterangan yang dihimpun, kobaran api tiba-tiba sudah membesar dan membumbung tinggi dari bangunan kandang ayam semi permanen tersebut.

Baca Juga: Ditinggal Salat Jumat, Bangunan Semi Permanen di Pemancingan Mangkubumi Tasikmalaya Ludes Terbakar

​Melihat kobaran api kian tak terkendali, warga yang panik langsung berinisiatif menghubungi UPTD Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Ciamis untuk meminta pertolongan darurat.

Kandang Ayam Semi Permanen di Cijeungjing Ciamis Ludes Terbakar

Kepala Bidang Damkar dan Penyelamatan Satpol PP Kabupaten Ciamis, Budi Rahmat, membenarkan adanya laporan musibah kebakaran tersebut.

“Kami menerima laporan dari warga pada pukul 14.24 WIB. Tim langsung bergerak cepat. Hanya butuh waktu 3 menit setelah laporan masuk, armada kami berangkatkan dan tiba di lokasi dalam response time 10 menit, yaitu pukul 14.37 WIB,” kata Budi Rahmat saat dikonfirmasi.

Baca Juga: Lupa Matikan Tungku Usai Masak Air, Rumah Petani Lansia di Banjaranyar Ciamis Ludes Terbakar

UPTD Damkar Ciamis menerjunkan sedikitnya 9 personel, serta dua unit mobil pancar (pemadam). Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan lokalisir area, memadamkan api, hingga proses pendinginan agar api tidak merembet ke pemukiman warga sekitarnya. Seluruh bangunan kandang ayam tiga tingkat beserta isinya hangus tak tersisa.

“Objek yang terbakar adalah kandang ayam tiga tingkat dengan konstruksi semi permanen. Berdasarkan pendataan awal di lapangan, taksiran kerugian pemilik mencapai kurang lebih Rp 200 juta,” jelas Budi.

​Petugas baru menyatakan penanganan selesai secara total pada pukul 15.50 WIB, setelah melakukan observasi menyeluruh untuk memastikan tidak ada lagi bara api yang tersisa.

Baca Juga: Rumah Semi Permanen di Rancakalong Sumedang Ludes Terbakar, Kerugian Sekitar Rp 100 Juta

​Budi juga mengingatkan warga Ciamis untuk selalu waspada dan rutin mengecek instalasi listrik pada bangunan atau rumah masing-masing, guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

“Kami mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan jika terjadi situasi darurat. Silakan hubungi Nomor Tunggal Panggilan Darurat 112. Atau langsung ke nomor pelayanan darurat UPTD Damkar Ciamis serta Pos WMK terdekat di wilayah Kabupaten Ciamis. Pelayanan kami gratis tanpa pungutan biaya,” pungkasnya. (Ferry/R3/HR-Online/Editor: Eva)

Read Entire Article
Berita Rakyat | Tirto News |