Kabar Gembira! Kemenag Buka Beasiswa PJJ untuk Guru Mengaji, Simak Syarat dan Jadwalnya

4 hours ago 6

harapanrakyat.com,- Sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi para pendidik Al-Qur’an, Kementerian Agama (Kemenag) resmi meluncurkan program Beasiswa PJJ (Pendidikan Jarak Jauh) untuk guru mengaji. Inisiatif ini merupakan langkah nyata pemerintah dalam meningkatkan kualifikasi akademik sekaligus kesejahteraan guru mengaji di seluruh Indonesia.

Menteri Agama, Nasaruddin Umar menegaskan, guru mengaji adalah pilar utama dalam membangun fondasi moral serta karakter sosial bangsa. Hal ini ia sampaikan saat memberikan sambutan di Masjid Istiqlal, Jakarta, pada Sabtu (2/5/2026).

Baca Juga: Alhamdulillah! Menag Nasaruddin Umar Dorong Pesantren Masuk Program MBG, Ajukan Anggaran Rp24,8 Triliun

Selain aspek pendidikan, Menag Nasaruddin juga menyoroti pentingnya perlindungan sosial bagi para ustaz dan ustazah. Ia berkomitmen untuk mendorong akses layanan kesehatan dan jaminan sosial yang lebih baik bagi para pengajar Al-Qur’an.

“Kami terus berupaya agar para guru ngaji mendapatkan perhatian layak. Termasuk dalam hal perlindungan melalui program BPJS,” ungkap Nasaruddin.

Jadwal Pendaftaran Program Beasiswa PJJ untuk Guru Mengaji

Baca Juga: Dicky Chandra Menangis saat Didemo Ribuan Guru Madrasah Kota Tasikmalaya, Ini Alasannya

Program Beasiswa Sarjana (S1) Keagamaan ini khusus bagi para pendidik di lingkungan Lembaga Pendidikan Al-Qur’an (LPQ) serta pondok pesantren.

Adapun pilihan program studi di UIN Siber Syekh Nurjati meliputi Pendidikan Agama Islam (PAI), Pendidikan Bahasa Arab, dan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI).

Bagi yang berminat, pendaftaran Program Beasiswa PJJ untuk guru mengaji ini mulai buka sejak 1 April hingga 31 Mei 2026. Salah satu keunggulan utama program ini adalah fleksibilitasnya.

Kasubdit Pendidikan Diniyah Takmiliyah dan Pendidikan Al-Qur’an, Aziz Syafiuddin menjelaskan, sistem perkuliahannya sepenuhnya secara daring (online).

Baca Juga: Catat! Ribuan Guru Ngaji di Kota Bandung Bakal Terima Insentif Bulan Ini

“Dengan skema perkuliahan tersebut, para ustaz dan ustazah tetap bisa menempuh pendidikan tinggi, tanpa harus meninggalkan kewajiban mengajar di masyarakat,” jelasnya.

Dengan adanya beasiswa ini, pemerintah berharap kualitas sumber daya manusia di lingkungan pendidikan Al-Qur’an semakin meningkat. Hal ini selaras dengan semangat menjaga dan mengamalkan nilai-nilai kalam ilahi di Indonesia. (R3/HR-Online/Editor: Eva)

Read Entire Article
Berita Rakyat | Tirto News |