Bank Mandiri Resmi Masuk CIPS China, Babak Baru Kerja Sama Keuangan RI dan Tiongkok

13 hours ago 10

Bank Mandiri resmi masuk CIPS China menjadi salah satu capaian penting guna penguatan kerja sama keuangan antara RI-Tiongkok. Pengumuman resmi Bank Mandiri masuk CIPS berlangsung dalam rangkaian pertemuan tingkat tinggi di Shanghai, China. Rangkaian pertemuan tingkat tinggi ini mempertemukan Bank Indonesia (BI) dengan People’s Bank of China (PBOC).

Baca Juga: Kredit Infrastruktur Bank Mandiri Raih Kinerja Positif, Tumbuh 30,8% per Februari

Keikutsertaan Bank Mandiri dalam sistem pembayaran lintas batas milik Tiongkok dinilai dapat mendukung aktivitas ekonomi. Terutama bagi kedua belah pihak yang terus berkembang. Pertemuan tersebut menghasilkan sejumlah kesepakatan strategis. Termasuk perluasan penggunaan mata uang lokal dalam transaksi bilateral yang mendukung perdagangan serta investasi.

Bank Mandiri Resmi Masuk CIPS China Perkuat Infrastruktur Pembayaran Lintas Batas

CIPS sendiri merupakan sistem pembayaran lintas batas yang Tiongkok kembangkan untuk memfasilitasi transaksi internasional. Khususnya yang menggunakan mata uang renminbi (RMB). Dengan bergabung sebagai direct participant, Bank Mandiri kini memiliki akses lebih luas dalam mendukung proses kliring. Bahkan bermanfaat juga untuk penyelesaian transaksi yang melibatkan pelaku usaha dari kedua negara.

Kehadiran Bank Mandiri dalam jaringan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan ekonomi Indonesia dan Tiongkok. Hubungan yang selama ini menjadi salah satu mitra dagang terbesar di kawasan Asia. Melalui akses langsung ke CIPS, proses transaksi dapat berlangsung lebih cepat, efisien dan memiliki tingkat keandalan tinggi.

Baca Juga: Bank Mandiri Rilis Fitur Aplikasi Investasi Livin Mandiri, Investasi Jadi Lebih Mudah

Langkah ini juga sejalan dengan agenda Bank Indonesia dan PBOC dalam membangun sistem keuangan yang semakin terintegrasi. Penguatan infrastruktur pembayaran sangatlah penting untuk mengakomodasi meningkatnya kebutuhan transaksi. Termasuk terkait perdagangan, investasi hingga aktivitas bisnis lintas negara.

Dukungan bagi Penggunaan Mata Uang Lokal

Selain Bank Mandiri resmi masuk CIPS China, pertemuan keduanya juga menghasilkan komitmen untuk memperluas penggunaan mata uang lokal. Utamanya dalam transaksi bilateral. Kebijakan ini nantinya akan mengurangi ketergantungan terhadap mata uang negara ketiga sekaligus meningkatkan efisiensi biaya transaksi.

Dalam kesempatan yang sama, Bank Indonesia, PBOC dan Hong Kong Monetary Authority menandatangani nota kesepahaman. Di dalamnya menjelaskan terkait penguatan skema Local Currency Transaction (LCT). Kerja sama tersebut mencakup Indonesia dan Hongkong sebagai bagian dari upaya memperluas penggunaan mata uang lokal untuk perdagangan maupun investasi.

Tak hanya itu, kedua negara juga meluncurkan implementasi pembayaran QR lintas batas Indonesia-Tiongkok. Inisiatif tersebut memungkinkan masyarakat serta pelaku usaha melakukan transaksi ritel dengan lebih mudah. Semuanya terintegrasi melalui sistem pembayaran digital yang terhubung antar-negara.

Kerja Sama Keuangan RI-Tiongkok Makin Erat

Serangkaian kesepakatan yang tercapai menunjukkan semakin eratnya hubungan keuangan antara Indonesia dan Tiongkok. Selain memperkuat sistem pembayaran lewat Bank Mandiri resmi masuk CIPS China, kedua negara juga menyepakati langkah lanjutan. Semuanya untuk mendukung pengembangan ekosistem renminbi di Indonesia.

Salah satu bentuk kerja sama tersebut adalah penandatanganan nota kesepahaman mengenai pembentukan Renminbi Clearing Arrangement di Indonesia. Kehadiran skema ini akan mendukung kebutuhan likuiditas renminbi. Baik itu untuk aktivitas perdagangan, investasi maupun transaksi keuangan umum lainnya.

Bank Indonesia menilai pengembangan infrastruktur keuangan dan perluasan kerja sama antar-bank sentral akan memberikan manfaat jangka panjang. Terutama bagi stabilitas ekonomi. Otoritas Tiongkok memandang kolaborasi sebagai tanggung jawab bersama dalam menjaga pertumbuhan dan ketahanan ekonomi kawasan.

Baca Juga: Laba Bank Mandiri dan BRI Tembus Rp 115,5 T, Saham Meroket

Bank Mandiri resmi masuk CIPS China menjadi kabar baik di tengah pengaturan ekonomi yang sedang mencemaskan. Ke depan, berbagai inisiatif yang telah tercapai diharapkan mampu mendorong efisiensi transaksi dan memperkuat stabilitas ekonomi. Selain itu resmi masuk CIPS China, Bank Mandiri juga digadang-gadang membuka peluang kerja sama lebih luas. Khususnya bagi dunia usaha Indonesia dan Tiongkok yang akan menguntungkan masyarakat. (R10/HR-Online)

Read Entire Article
Berita Rakyat | Tirto News |