CSR BRI Hadirkan Ruang Kelas Baru di Pesantren Miftahul Huda 1011 Ciamis, Santri Belajar Lebih Nyaman

3 hours ago 1

harapanrakyat.com,- Suara lantunan ayat suci terdengar lebih jernih dari biasanya di Pondok Pesantren Miftahul Huda 1011, Dusun Kidul, Desa Buniseuri, Kecamatan Cipaku, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, pada Selasa (5/5/2026). Bukan hanya karena semangat para santri yang kian menggelora, tetapi juga karena mereka kini memiliki ruang belajar baru yang lebih nyaman.

Di ruang berukuran sederhana itu, sekitar dua puluh santri duduk rapi. Tak lagi berdesakan, tak lagi bercampur antara laki-laki dan perempuan seperti sebelumnya. Sebuah perubahan kecil yang membawa dampak besar.

Bantuan pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) ini datang dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). Nilainya Rp250 juta, angka yang mungkin terlihat biasa bagi sebagian pihak, namun menjadi titik balik bagi aktivitas belajar di pesantren ini.

Baca Juga: Kisah Anggi, Difabel Pembatik dari Griya Harapan Jabar yang Karyanya Dipakai TWICE

Ruang Kelas Baru Pesantren Miftahul Huda 1011 Ciamis Simbol Kemajuan

Bantuan CSR BRI untuk Pesantren Miftahul Huda 1011 CiamisPenyerahan bantuan CSR BRI untuk pembangunan Ruang Kelas Baru di Pesantren Miftahul Huda 1011 Ciamis. Foto: Istimewa

Bagi Ilma (27), Sekretaris Yayasan Pesantren Miftahul Huda 1011, kehadiran ruang ini bukan sekadar tambahan bangunan. Ia adalah simbol kemajuan.

“Dulu kami terpaksa menggabungkan santri laki-laki dan perempuan dalam satu ruangan karena keterbatasan. Sekarang sudah bisa dipisah. Kesan pesantrennya juga jadi lebih kuat,” ujarnya.

Ruang baru itu kini menjadi pusat aktivitas. Setiap hari digunakan untuk kegiatan belajar mengajar, sementara sepekan sekali berubah fungsi menjadi tempat pengajian Majelis Taklim. Saat itu, ruangan dipenuhi hingga 50 sampai 60 jamaah dari warga sekitar. Ruangan itu kini bukan hanya milik santri, tetapi juga milik masyarakat.

Namun cerita di balik bangunan ini tak berhenti pada proses pembangunan. Ada hal lain yang membekas bagi pihak yayasan, yakni cara BRI mendampingi.

Baca Juga: Dari UMKM Rumahan, Keripik Kentang Mannaws Tumbuh Pesat Lewat Rumah BUMN Bandung

Ilma mengaku, bantuan ini terasa berbeda, karena tidak sekadar transfer dana, tetapi ada keterlibatan yang intens sejak awal hingga akhir.

“Komunikasinya mudah, tidak ribet. Bahkan setiap minggu ada survei untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai rencana. Kami benar-benar didampingi,” katanya.

Pendampingan itu membuat proses berjalan lebih terarah dan minim kesalahan teknis. Sebuah pendekatan yang, menurut Ilma, jarang ditemui dalam program bantuan serupa.

Harapan Keberlanjutan Kolaborasi Bersama BRI

Kini, setelah bangunan berdiri dan digunakan, harapan baru pun muncul. Yayasan berharap kolaborasi ini tidak berhenti di sini.

Ilma berharap Bank BRI memberikan dukungan lanjutan, mulai dari penyediaan media pembelajaran seperti kitab dan papan tulis, hingga program pemberdayaan ekonomi pesantren.

“Kalau bisa ke depan bukan hanya bangunan, tapi juga hal-hal yang menunjang pembelajaran dan ekonomi santri,” ucap Ilma.

Sementara itu, Pemimpin Cabang BRI Ciamis, Bramastya, memastikan bahwa seluruh proses telah rampung sesuai rencana. Ia menegaskan, bantuan ini merupakan bagian dari komitmen BRI dalam mendukung pendidikan, khususnya di daerah.

Baca Juga: Kisah Maharani di Balik Bantuan 5.000 Paket Sembako BRI untuk Warga Priangan Timur

“Dengan diserahkannya bangunan ini, kami berharap manfaatnya bisa langsung dirasakan oleh para santri dan masyarakat,” katanya. (Fahmi/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Read Entire Article
Berita Rakyat | Tirto News |