Kata Zulhas Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih Transparan, Tanpa Ordal Tanpa Pungli

2 hours ago 6

harapanrakyat.com,- Pemerintah menjamin seluruh tahapan seleksi Manajer Koperasi Merah Putih akan berlangsung secara terbuka dan akuntabel demi menjaring SDM berkualitas di tingkat desa.

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas) menegaskan, proses rekrutmen ini untuk memberikan kesempatan yang adil bagi semua warga, tanpa adanya campur tangan “orang dalam” (ordal) maupun pungli (pungutan liar).

Hal ini menjadi prioritas utama guna memastikan para pengelola koperasi nantinya benar-benar memiliki integritas dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi lokal.

Baca Juga: Skema Karier Manajer KopDes Merah Putih: Jadi Pegawai BUMN 2 Tahun sebelum Alih Status

Waspada Penipuan dalam Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih

Di tengah tingginya minat masyarakat, muncul berbagai modus penipuan berupa situs web palsu yang meminta data pribadi hingga sejumlah uang kepada calon peserta.

Zulhas mengingatkan agar masyarakat hanya mengakses informasi terkait seleksi Manajer Koperasi Merah Putih melalui laman resmi phtc-panselnas-go-id.

Ia juga menegaskan tidak ada jalur khusus melalui pejabat mana pun. Jika ditemukan oknum yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan materi, masyarakat diminta segera melaporkannya kepada aparat kepolisian.

“Jadi tidak ada orang dalam, tidak ada bantuan-bantuan atau titipan-titipan. Jika ada yang meminta uang pasti itu penipuan. Laporkan saja ke polisi atau aparat hukum,” tegas Zulhas di Jakarta, Senin (4/5/2026).

Baca Juga: Info Gaji Manajer Koperasi Desa Merah Putih: Anggaran Terpisah dari Pagu Rp 3 Miliar, Simak Detailnya!

Lanjutnya menjelaskan, Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), serta Koperasi Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) ini mengusung visi strategis untuk memangkas rantai distribusi pangan yang panjang.

“Nantinya, Koperasi Desa atau Kelurahan ini bisa juga berfungsi sebagai offtaker (pembeli siaga) hasil produksi tani saat harga pasar jatuh. Sekaligus menjadi kanal distribusi resmi bagi barang bersubsidi seperti pupuk dan gas. Sehingga lebih tepat sasaran bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan,” tambahnya.

Pendaftar Capai 639.730

Antusias publik terhadap program koperasi tersebut terlihat dari besarnya jumlah pendaftar yang mencapai 639.730 orang hingga penutupan periode pendaftaran pada akhir April 2026.

Baca Juga: Pemerintah Rekrut 30.000 Manajer KopDes Merah Putih Seluruh Indonesia, Ini Syaratnya!

Dari total tersebut, sebanyak 483.648 pelamar telah dinyatakan memenuhi syarat administrasi. Mereka akan bersaing memperebutkan 35.476 posisi yang tersedia.

Melalui pengawasan ketat, harapan pemerintah hasil dari seleksi Manajer Koperasi Merah Putih ini mampu melahirkan pemimpin koperasi yang tangguh guna mendukung kemandirian ekonomi desa sesuai arahan Presiden Prabowo. (R3/HR-Online/Editor: Eva)

Read Entire Article
Berita Rakyat | Tirto News |