Astronom belum lama ini mengaku mengamati fosil fragmen tonjolan galaksi purba. Pengamatan tersebut tentu tak dilakukan sendiri, melainkan melibatkan teknologi canggih. Adapun teknologi tersebut tak lain adalah James Webb.
Baca Juga: Penemuan Galaksi Kuno LAP1-B, Mengungkap Masa Lalu Alam Semesta
Selama ini tentu sudah tahu bahwa James Webb sangat bisa diandalkan untuk menjelajah luar angkasa. Berkat teleskop luar angkasa tersebut, ilmuwan jadi lebih mudah memahami dunia astronomi. Untuk informasi selengkapnya pun, cek saja uraian berikut.
Fosil Fragmen Tonjolan Galaksi Purba Jadi Sorotan
Temuan fosil fragmen ini sebenarnya termasuk fenomena kosmik yang unik. Untuk mengonfirmasi keberadaannya, astronom rupanya tak hanya mengandalkan James Webb saja. Akan tetapi, astronom juga menggunakan Hubble. Hubble juga terkenal sebagai teleskop luar angkasa mutakhir.
Setelah menemukannya, ilmuwan lantas mengamatinya secara lebih mendetail. Penelitian juga dilakukan. Dari analisis tersebut, ilmuwan bisa tahu bahwa ternyata fosil fragmen tersebut milik Terzan 5. Apa itu Terzan 5?
Perlu untuk diketahui bahwa Terzan 5 adalah wilayah padat bintang yang lokasinya ada di inti galaksi Bima Sakti. Kawasan tersebut juga terkenal dengan sebutan tonjolan galaksi. Hal ini cukup mengejutkan sebab termasuk temuan fosil fragmen yang pertama kalinya.
Mengenal Terzan 5
Selama ini astronom kesulitan dalam mempelajari fosil fragmen tonjolan galaksi purba Terzan 5. Tak mengherankan karena kepadatan bintangnya cukup tinggi. Selain itu, pandangan astronom juga terhalang lantaran ada keberadaan debu kosmik.
Karena hal itu, temuan astronom kali ini mengundang decak kagum sekaligus menyita perhatian ilmuwan. Setelah sekian lama tak tersentuh pengamatan astronom, akhirnya keberadaannya berhasil terkuak. Dari pengamatan tersebut, terungkap bahwa Terzan 5 bukan gugus bola bintang seperti yang diketahui selama ini.
Alih-alih demikian, ternyata wilayah tersebut sudah mengalami setidaknya 4 fase pembentukan bintang dan bahkan berbeda-beda. Hal ini jauh berbeda dengan karakteristik gugus bola bintang. Pada umumnya, gugus tersebut hanya punya satu populasi bintang kuno saja.
Fakta Menarik Terzan 5
Sebagaimana yang sudah kita singgung tadi bahwa Terzan 5 bukanlah gugus bola bintang. Terzan 5 ini ternyata berupa sisa-sisa sistem bintang purba. Karena hal itu, sistemnya jauh lebih masif.
Dalam mengamatinya, ilmuwan juga berhasil mengungkap berbagai fakta menarik fosil fragmen tonjolan galaksi purba. Pastikan tak melewatkan untuk tahu apa saja fakta tersebut. Berikut beberapa diantaranya:
Usia Bintang
Salah satu faktanya berkaitan dengan populasi bintangnya. Terzan 5 memiliki sejumlah populasi bintang. Untuk dua populasi bintang tertuanya ditemukan telah terbentuk pada 4,7 miliar tahun serta 12,5 miliar tahun yang lalu.
Baca Juga: Penemuan Galaksi Kuno Loki, Tempat Kumpulan Bintang Pembentuk Bimasakti
Lain halnya dengan dua generasi bintang mudanya. Bintang yang lebih muda ternyata terbentuk pada 2,5 miliar tahun dan 3,8 miliar tahun yang lalu. Fakta ini jelas menambah wawasan seputar wilayah tersebut.
Bukti Proses Terbentuknya Galaksi
Karena temuan fosil fragmen tonjolan galaksi purba yang satu ini, astronom jadi memiliki pandangan berbeda terkait proses terbentuknya galaksi. Hal ini karena temuan tersebut jadi bukti langsung soal pembentukan galaksi yang selama ini baru sekedar teori semata. Terkait bagaimana pembentukannya, galaksi di alam semesta awal hanya memiliki piringan gas yang berukuran raksasa.
Setelah itu, piringan tersebut terpecah jadi gumpalan-gumpalan. Pada akhirnya, gumpalan tersebut berubah jadi bintang. Kemudian gumpalannya bermigrasi ke inti galaksi. Selanjutnya banyak yang menyatu sehingga membentuk tonjolan.
Hal ini sebagaimana penjelasan Profesor Barbara Lanzoni. Ia adalah salah satu penulis studi yang juga berasal dari Universitas Bologna. Karena penjelasan tersebut, dunia astronomi jadi semakin mengenal Terzan 5.
Masih seputar Terzan 5, ternyata temuan tersebut juga ubah cara pandang ilmuwan tentang struktur inti galaksi spiral. Hal ini tak terkecuali Bima Sakti. Dimana struktur tersebut terbentuk dalam waktu yang lama hingga ratusan juta tahun.
Lebih lanjut, Terzan 5 juga jadi bukti fisik langsung tentang evolusi galaksi di masa awal alam semesta. Oleh karena itu, ilmuwan sangat antusias menelitinya. Dari penelitian tersebut, tentunya ilmuwan bisa semakin mudah untuk mengungkap fakta menarik lainnya tentangnya.
Baca Juga: Galaksi NGC 3137 Tertangkap Hubble, Punya Lubang Hitam Supermasif di Pusatnya
Penemuan fosil fragmen tonjolan galaksi purba memang menyita perhatian di dunia astronomi. Tak mengherankan sebab temuan fosil fragmen tonjolan galaksi purba ini baru pertama kali terjadi. Untuk menemukan informasi penting dan menarik lainnya yang pengamatan ini, tentu masih butuh penelitian secara lebih lanjut lagi. (R10/HR-Online)

5 hours ago
8

















































