Spesifikasi Hyundai Ioniq V Bocor, Tampil sebagai Sedan Mewah Tembus 650 Km

5 hours ago 8

Pasar mobil listrik di China terus menunjukkan perkembangan pesat, termasuk bocoran unit Hyundai Ioniq V. Berbagai produsen lokal terus berlomba untuk menghadirkan inovasi terbaru dengan teknologi modern dan harga kompetitif. Situasi inilah yang mendorong merek global untuk memperkuat strateginya agar mampu bersaing di tengah ketatnya kompetisi pasar otomotif. 

Baca Juga: Hyundai All New Kona 2027 Bakal Berubah Total, Begini Transformasinya

Bocoran Spesifikasi Hyundai Ioniq V sebagai Sedan Mewah Andal

Hyundai memperkenalkan unit terbarunya sebagai respons atas dinamika pasar yang semakin kompetitif. Produsen meluncurkan Ioniq V pada ajang Beijing Auto Show 2026. Kehadirannya sebagai mobil listrik bergaya fastback menjadi langkah penting Hyundai dalam memperkuat posisinya di segmen kendaraan listrik. Peluncuran Ioniq V diharapkan mampu menarik minat konsumen sekaligus membantu meningkatkan pangsa pasar Hyundai di China. 

Desain Futuristik dan Dimensi Bongsor

Sekilas, tampilan Ioniq V cukup berbeda dengan kebanyakan sedan listrik. Sebab, kendaraan mengusung siluet fastback aerodinamis yang membuat tampilannya jauh lebih modern dan premium. 

Tercatat, kendaraan memiliki panjang 4.900 mm, lebar 1.890 mm, tinggi 1.470 mm dan wheelbase 2.900 mm. Dimensinya tersebut memberikan keuntungan menarik. Sebab, penumpang di bagian belakang bisa merasakan nuansa kabin yang lebih lapang. 

Melihat dari sisi desain, produsen mengusung kap mesin landai yang menyatu dengan kaca depan. Hal ini menghasilkan profil yang streamline. Karakter futuristiknya juga semakin kuat berkat lampu utama model split headlights dan gagang pintu semi-flush dengan bentuk rata bodi. 

Baca Juga: Hyundai Santa Fe XRT, SUV Keluarga Tangguh yang Siap Diajak Berpetualang

Tren desain Hyundai Ioniq V tersebut cukup diminati bagi konsumen di China. Sebab, desain kendaraan mampu meningkatkan efisiensi aerodinamika dan memberikan kesan premium. Menariknya, desain tersebut biasanya hanya ada pada model sedan listrik kelas atas. 

Varian Entry Level Mampu Menempuh Jarak 540 Km

Hyundai menyediakan varian standar dengan spesifikasi baterai Lithium Iron Phosphate (LFP). Baterai ini menawarkan kapasitas 53,5 kWh dari CATL.. Spesifikasi menarik tersebut cocok bagi konsumen yang butuh mobilitas dengan mengutamakan efisiensi. 

Baterai pada varian Entry Level berpadu dengan motor listrik bertenaga 140 kW setara 188 dk. Dengan bobot 1.707 hingga 1.737 kg, produsen mengklaim mobil ini mampu menempuh jarak hingga 540 km berdasar standar CLTC. 

Lebih lanjut, penggunaan baterai LFP merupakan pilihan menarik sebab terkenal awet dan tahan lama. Baterai ini memiliki tingkat keamanan tinggi dan biaya produksi rendah ketimbang baterai berbasis NMC. 

Varian Long Range Mampu Menempuh Jarak 650 Km

Selain varian Entry Level, produsen juga menyediakan varian Hyundai Ioniq V Long Range. Varian ini cocok bagi pengguna yang membutuhkan mobilitas untuk perjalanan jarak jauh. Tercatat, varian tersebut menggunakan baterai LFP CATL dengan kapasitas 66,8 kWh. 

Bobot paket baterai kendaraan mencapai 465 kg. Hal ini membuat tenaganya juga meningkat menjadi 168 kW atau 225 dk. Kombinasi tersebut membuat Ioniq V Long Range mampu melaju hingga 650 km dalam sekali pengisian penuh berdasar pengujian CLTC. 

Besaran angka tersebut membuat Ioniq V sebagai salah satu mobil sedan listrik dengan daya jelajah kompetitif. Terlebih untuk menghadapi berbagai dominasi merek lokal China. 

Kabin Modern dan Teknologi ADAS

Masuk ke area kabin, perhatian akan langsung tertuju pada penggunaan layar ganda 27 inci yang mendominasi dashboard. Selain itu, ada pula sistem Advanced Driver Assistance Systems (ADAS). Sistem tersebut merupakan hasil kerja sama dengan Momenta. Teknologi yang ada berguna untuk meningkatkan keselamatan dan kenyamanan berkendara sehari-hari. 

Tak hanya itu saja, produsen juga menyematkan arsitektur kelistrikan 800V. Hal ini membuat proses pengisian daya bisa berlangsung lebih cepat ketimbang menggunakan sistem konvensional. Teknologi 800 V sendiri masih menjadi salah satu fitur unggulan yang banyak dicari pada mobil listrik modern. Hal tersebut sebab teknologi yang bisa memangkas waktu charging secara signifikan. 

Kabarnya, Hyundai tak hanya menyediakan varian Battery Electric Vehicle (BEV). Rumor yang beredar juga membahas varian Extended Range Electric Vehicle (EREV). Model tersebut berpotensi menawarkan fleksibilitas bagi konsumen yang khawatir soal infrastruktur pengisian daya. Terlebih di area yang belum memiliki jaringan charging station luas. 

Baca Juga: Hyundai IONIQ 9, Mobil SUV Listrik 7 Penumpang

Kehadiran Hyundai Ioniq V mengisi segmen sedan listrik terbaru yang cukup andal. Hyundai Ioniq V membawa kombinasi teknologi modern, desain futuristik dan jarak tempuh impresif. Kehadirannya memiliki daya tarik kuat, terlebih di tengah persaingan kendaran listrik yang berlangsung ketat. (R10/HR-Online)

Read Entire Article
Berita Rakyat | Tirto News |