Jembatan Kaca Seruni Point di Kawasan Wisata Gunung Bromo Siap Sambut Libur Sekolah 2026

3 hours ago 4

Kawasan wisata Gunung Bromo kembali menghadirkan daya tarik revolusioner bagi para pelancong yang merencanakan liburan sekolah tahun ini. Jembatan Kaca Seruni Point, yang menjadi jembatan kaca pertama di Indonesia, akan resmi beroperasi penuh pada akhir Juni 2026.

Destinasi ini dirancang untuk memberikan pengalaman unik melihat kemegahan Kaldera Tengger dari ketinggian yang menantang.

Baca Juga: Pesona Ekowisata Kali Talang Klaten: Spot Sunrise Terbaik untuk Menatap Megahnya Kawah Merapi

Melintasi Jembatan Kaca Seruni Point, Sensasi Berjalan di Atas Awan

Jembatan dengan struktur lantai kaca transparan ini memiliki panjang mencapai 120 meter dan lebar 1,8 meter. Terbentang di atas jurang dengan kedalaman sekitar 80 hingga 100 meter, pengunjung dapat menyaksikan panorama spektakuler Gunung Bromo, Gunung Batok, dan Gunung Semeru sekaligus dalam satu pandangan.

Lokasinya yang berada di Seruni Point, Desa Ngadisari, Probolinggo, menjadikannya alternatif terbaik bagi wisatawan yang mencari suasana lebih tenang dari Penanjakan 1.

Meskipun menawarkan pengalaman yang menegangkan, aspek keselamatan menjadi prioritas utama. Jembatan Kaca Seruni Point ini menggunakan teknologi suspended yang lebih stabil dan kaku ketimbang struktur suspensi konvensional.

Konstruksinya menggunakan kaca pengaman berlapis (laminated glass) setebal 25,55 mm yang direkatkan dengan material Sentry Glass Plus (SGP), sehingga tidak mudah hancur.

Berdasarkan hasil uji beban statis, infrastruktur Jembatan Kaca Seruni Point mampu menampung hingga 100 orang secara bersamaan dengan total berat sekitar 8,4 ton.

Pihak pengelola, CV Sinergi Permata Semesta (The Lawu Group), bekerja sama dengan BB TNBTS juga telah menetapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang ketat. Termasuk inspeksi rutin harian sebelum, saat, dan sesudah pengoperasian guna menjamin kenyamanan pengunjung.

Baca Juga: Wisata Gunung Nini Pangalengan Tawarkan Sensasi Berkemah di Puncak Pegunungan

Panduan Tiket dan Akses 2026

Bagi Anda yang berencana berkunjung, pembelian tiket masuknya harus secara online melalui situs resmi bookingbromo-bromotenggersemeru-org. Karena memang tidak ada lagi penjualan tiket di lokasi.

Berikut rincian tarif terbaru untuk tahun 2026:

WNI (Hari Kerja): Rp 54.000.

WNI (Weekend/Hari Libur): Rp 79.000.

WNA: Rp 255.000 (tarif tetap).

Akses menuju lokasi Jembatan Kaca Seruni Point paling mudah dan cepat melalui Terminal Probolinggo menuju arah Pasar Sukapura. Perjalanan dilanjutkan dengan menyusuri jalur menanjak hingga persimpangan Seruni Point yang sudah dilengkapi dengan papan petunjuk jelas.

Baca Juga: Jembatan Sodongkopo Jadi Ikon Baru Pangandaran, Tarik Perhatian Warga dan Wisatawan

Dampak Positif bagi Masyarakat Lokal

Kehadiran ikon wisata baru ini diharapkan mampu menggerakkan ekonomi regional Kabupaten Probolinggo. Selain menciptakan lapangan kerja baru, jembatan ini menjadi sarana mengenalkan adat istiadat Suku Tengger yang kental dengan nilai-nilai suci.

Pemerintah setempat berharap integrasi antara inovasi teknologi dan kelestarian alam ini dapat meningkatkan kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara secara signifikan. (R3/HR-Online/Editor: Eva)

Read Entire Article
Berita Rakyat | Tirto News |