harapanrakyat.com,- Menembus batasan akses keuangan bagi kelompok penyandang disabilitas menjadi tantangan nyata di tengah percepatan digitalisasi ekonomi. Untuk menjawab tantangan tersebut, bank bjb mengambil peran proaktif melalui sinergi bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jawa Barat. Sinergi ini diwujudkan lewat program Disabilitas Berdaya, Keuangan Inklusif Tercipta (DIA KITA).
Baca Juga: bank bjb dan LPK Bahtera Mitra Unggulan Sinergikan Pembiayaan PMI Tujuan Jepang
Langkah nyata ini terwujud, melalui rangkaian edukasi keuangan yang menyasar anggota Persatuan Tunanetra Indonesia (PERTUNI) Kota Bandung di SLB Negeri A Bandung, baru-baru ini.
Edukasi Program DIA KITA tersebut bukan sekadar seremoni. bank bjb bekerja sama dengan OJK Provinsi Jabar dan menghadirkan Certified Financial Planner, Farizy Yunaz, untuk membedah literasi keuangan dari dasar.
Para peserta dibekali pengetahuan komprehensif mengenai pengelolaan keuangan yang sehat, pentingnya perencanaan finansial. Selain itu juga, urgensi menabung di lembaga jasa keuangan resmi yang diawasi regulator.
Dalam sesi tersebut, peserta juga tidak hanya diajak mengenal produk perbankan. Tetapi juga dibekali pengetahuan praktis untuk memitigasi risiko, dari maraknya penawaran keuangan ilegal yang kerap merugikan masyarakat awam.
“Kami memandang literasi keuangan sebagai fondasi krusial untuk meningkatkan kualitas hidup. Sebagai bank pembangunan daerah, bank bjb berkomitmen memastikan akses layanan keuangan inklusif dapat dinikmati seluruh masyarakat tanpa terkecuali, termasuk penyandang disabilitas,” ungkap Corporate Secretary bank bjb, Irwan Riswandi, Senin (15/6/2026).
Baca Juga: Sinergi bank bjb dan PT Taspen Dorong Layanan Pembayaran Manfaat yang Cepat dan Aman
Program DIA KITA, Komitmen Jangka Panjang bank bjb
Komitmen inklusi ini bukanlah langkah sporadis. bank bjb telah lama mengintegrasikan misi sosial ke dalam operasional bisnisnya melalui program Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Terpadu (PESAT). Selain itu, melalui pendekatan berbasis komunitas, program ini dirancang agar relevan dengan kebutuhan spesifik di lapangan.
Data menunjukkan, bahwa tingkat kepemilikan rekening dan akses layanan keuangan formal bagi kelompok disabilitas masih memerlukan perhatian ekstra. Oleh karena itu, sinergi antara pelaku industri jasa keuangan dan regulator seperti OJK menjadi krusial untuk mempercepat agenda nasional peningkatan inklusi keuangan.
Langkah nyata di SLB Negeri A Bandung dalam program DIA KITA ini, hanyalah satu dari rangkaian komitmen jangka panjang bank bjb untuk menciptakan masyarakat yang cakap finansial. Selanjutnya, ke depan bank pembangunan daerah ini bertekad untuk terus memperluas jangkauan edukasi ke berbagai pelosok. Dengan demikian, manfaat layanan keuangan bisa dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat di 17 provinsi tempat bank bjb beroperasi.
Melalui edukasi yang berkelanjutan, bank bjb berharap dapat membekali masyarakat dengan keterampilan mengambil keputusan finansial yang lebih bijak. Sehingga, mampu mendorong kesejahteraan yang inklusif dan berkelanjutan di Indonesia. (Adi/R5/HR-Online)

7 hours ago
11

















































