harapanrakyat.com,- Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, memberikan peringatan keras kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ciamis. Bupati Herdiat mengungkapkannya pada acara Pelantikan Pejabat dan Pengambilan Sumpah PNS, pada Selasa (26/5/2026) di Gedung Islamic Center Ciamis.
Baca Juga: Bupati Herdiat Tegaskan Pemkab Ciamis Tak Pernah Keluarkan Izin Miras
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Ciamis menegaskan, hakikat utama seorang abdi negara adalah menjadi pelayan masyarakat, bukan justru minta dilayani.
”Paling harus diingat bahwa bapak ibu adalah pelayan masyarakat. Layani masyarakat dengan sebaik-baiknya, ramah, dan tulus ikhlas. Jangan sekali-kali Bapak-Ibu malah yang minta dilayani oleh masyarakat,” tegas Herdiat.
Bupati Herdiat juga tidak main-main dengan instruksinya ini. Ia mengancam, akan menjatuhkan sanksi berat bagi oknum ASN yang terbukti berulah dan mencoreng marwah ASN.
“Apabila terjadi Bapak-Ibu malah minta dilayani, saya tidak akan segan-segan memberhentikan atau memberikan sanksi sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku,” tambahnya.
Lebih lanjut, Bupati Herdiat memberi peringatan dan mengingatkan para ASN, khususnya camat dan lurah selaku garda terdepan pemerintah di daerah, jam kerja mereka kini melekat penuh untuk kepentingan warga. Menurutnya, masalah di tengah masyarakat tidak mengenal waktu, sehingga ASN harus selalu siap sedia kapan pun dibutuhkan.
”Sudah bukan waktu jam kerja biasa. Kalian bekerja 24 jam setiap hari. Layani masyarakat pagi, siang, maupun malam. Di daerah, tidak sedikit masyarakat yang membutuhkan pelayanan tengah malam atau dini hari, mengetuk pintu rumah saudara (Camat atau Lurah). Layani dengan sebaik-baiknya,” ucapnya.
Baca Juga: Bidik Pasar Global, Bupati Ciamis Dorong Kuliner Lokal Lewat Ajang Chef Halal Bank Indonesia
APBD Ciamis Defisit, Bupati Herdiat Beri Peringatan Keras kepada ASN Jangan Bermalas-malasan
Di tengah pelantikan tersebut, Bupati Herdiat juga blak-blakan mengenai kondisi keuangan daerah yang sedang sulit. Ia mengungkapkan, bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Ciamis saat ini sedang mengalami minus alias defisit.
Meski kondisi anggaran sedang tidak baik-baik saja, Herdiat meminta keterbatasan tersebut tidak dijadikan alasan bagi para ASN untuk bermalas-malasan. Sebaliknya, hal ini harus menjadi pemacu semangat untuk tetap memberikan pelayanan yang prima.
”APBD kita sangat terbatas, minus atau defisit. Namun, saya berharap ini tidak menjadi patah semangat. Atasi kekurangan keuangan kita dengan semangat kerja yang lebih baik,” tuturnya.
Selain memberikan peringatan keras terkait urusan birokrasi, Bupati Herdiat juga menyinggung soal arah kebijakan pembangunan ekonomi Ciamis. Meskipun Pendapatan Asli Daerah (PAD) Ciamis tergolong kecil, ia secara tegas menolak opsi instan meningkatkan PAD. Terutama melalui eksploitasi alam yang merusak lingkungan, seperti pertambangan maupun pengeboran minyak secara serampangan.
Menurutnya, Ciamis memang memiliki potensi tambang di kawasan seperti Rancah dan Banjarsari, serta potensi minyak di Purwadadi. Namun, di bawah potensi tersebut terdapat kawasan karst dan sumber mata air yang wajib dilindungi demi masa depan generasi penerus.
Baca Juga: Peresmian KDMP di Ciamis, Bupati Herdiat: Siap Jadi Motor Penggerak Ekonomi Desa
”Kalau itu merusak alam, tidak akan saya izinkan. Pikirkan untuk anak cucu kita ke depan. Kalau alamnya sudah dirusak dari sekarang, pasti anak cucu kita akan kesulitan. Selama saya menjabat sebagai bupati, tidak akan saya izinkan untuk merusak alam,” pungkasnya. (Ferry/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)

3 hours ago
1

















































