harapanrakyat.com,- RSUD Kawali, Kabupaten Ciamis, terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan layanan kesehatan yang bermutu tinggi dan berorientasi pada keselamatan pasien. Langkah nyata tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan In House Training (IHT) atau pelatihan Pengelolaan dan Pengoperasian Gas Medis yang berlangsung di Aula RSUD Kawali, Kamis (20/8/2026).
Baca Juga: Tingkatkan Layanan Kesehatan, RSUD Kawali Ciamis Sediakan 12 Poliklinik dan Penunjang Medis
Pelatihan untuk meningkatkan kompetensi, keterampilan, dan pemahaman bagi seluruh petugas terkait dalam mengoperasikan instalasi gas medis sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang ketat. Mengingat pentingnya peran gas medis dalam fasilitas pelayanan kesehatan, pemahaman teknis menjadi mutlak guna meminimalisasi potensi risiko di lapangan.
Pelatihan Gas Medis Hadirkan Tenaga Ahli
Untuk memastikan materi yang disampaikan berstandar industri dan aplikatif, RSUD Kawali menggandeng narasumber ahli dari PT Samator Indo Gas Tbk. Dalam sesi pembekalan tersebut, para peserta mendapatkan pemaparan mendalam mengenai prinsip dasar penanganan, prosedur penggunaan yang tepat. Selain itu juga, aspek keselamatan kerja (safety aspects) yang wajib dipatuhi dalam memanfaatkan gas medis di lingkungan rumah sakit.
Direktur RSUD Kawali drg. Evie Triyanti MM., menjelaskan, bahwa pelatihan tersebut bukan sekadar rutinitas peningkatan kapasitas. “Melainkan bentuk tanggung jawab moral dan profesional kami. Terutama, dalam memastikan setiap fasilitas penunjang medis beroperasi dengan tingkat keamanan tertinggi bagi pasien maupun tenaga medis,” katanya, Minggu (30/8/2026).
Baca Juga: RSUD Kawali dan DPPKBP3A Ciamis Perkuat Program KB Lewat Bakti Sosial MOW
Lanjutnya menambahkan, bahwa pelatihan gas medis ini mengusung pendekatan kolaboratif, dengan melibatkan berbagai elemen penting yang memegang peranan strategis dalam operasional harian rumah sakit. Kegiatan tersebut diikuti oleh tim manajemen rumah sakit, para kepala ruangan pelayanan, jajaran Instalasi Sarana dan Prasarana Rumah Sakit (ISRS). Kemudian, pengelola Barang Milik Daerah (BMD), petugas keamanan (security), dan pengemudi ambulans dan operasional (driver).
“Keterlibatan lintas sektoral ini dinilai sangat vital. Sebab penanganan gas medis tidak hanya menjadi tanggung jawab tenaga medis semata, tetapi juga melibatkan pengawasan sarana, pengamanan area, hingga ketepatan mobilitas pendukung,” ujarnya.
Melalui pelaksanaan pelatihan gas medis ini, pihaknya berharap seluruh petugas semakin siap dan sigap. Selain itu, kompeten dalam menjalankan tugas operasional sesuai koridor SOP. “Pengoperasian yang efektif, aman, dan terstandarisasi diyakini akan bermuara pada terciptanya ekosistem pelayanan kesehatan yang prima,” pungkasnya.
Baca Juga: Hasil Survei Kepuasan Masyarakat Ungkap Pelayanan RSUD Kawali Ciamis Sangat Baik
Sebagai institusi pelayanan publik, RSUD Kawali berkomitmen untuk terus menggelar program pendidikan dan pelatihan secara berkala. Langkah ini merupakan investasi jangka panjang dalam pengembangan sumber daya manusia, guna menjaga kepercayaan masyarakat terhadap mutu layanan kesehatan di Kawali dan sekitarnya. (Jujang/HR-Online)

13 hours ago
12

















































