Sekjen Boboko Kuningan Bedah Ancaman Persib Bandung; Persija Paling Hot, Jangan Sepelekan Persebaya hingga Garudayaksa

17 hours ago 13

Persib Bandung memasuki musim baru dengan status yang tidak ringan untuk dipertahankan. Sebagai juara tiga musim beruntun, Persib Bandung pasti mendapat ancaman para rival untuk mengalahkannya. Lalu, siapa klub yang paling layak diwaspadai Pangeran Biru?

Baca Juga: Persija Masih Tahap ‘Under Construction’, Persib Sudah Geber Mesin Siap Cetak Rekor Quattrick Juara Liga 1

Pertanyaan itu menjadi pembuka obrolan Redaksi Harapan Rakyat dengan pemerhati Persib, jurnalis sekaligus Sekjen BOBOKO (Bobotoh Kolot) Distrik Kuningan, Erix Exvrayanto.

“Kalau bicara yang paling harus diwaspadai, saya bilang Persija,” kata Erix, melalui video call via WhatsApp, Minggu (30/8/2026).

Bukan tanpa alasan untuk menjadi ancaman Persib Bandung. Menurut Erix, Persija sudah mengirim sinyal kuat lewat keputusan menjalani training camp (TC) ke luar negeri. Tentunya ini sebuah langkah yang menunjukkan keseriusan Macan Kemayoran menyambut kompetisi baru.

“Bobotoh juga harus fair. Jangan karena rivalitas kemudian kita menutup mata, Persija sudah melakukan TC ke luar negeri, itu artinya mereka serius menatap musim depan,” ujarnya.

Persija juga punya bahan bakar lain yang tidak kalah besar. Ambisi menghentikan dominasi Persib setelah Maung Bandung mencatat hattrick juara Liga 1.

“Persija pasti punya motivasi lebih. Mereka rival Persib dan tentu ingin mematahkan capaian tiga kali juara itu,” ujar Bobotoh Kuningan ini.

Bisa Jadi Ancaman, Persib Bandung Patut Waspadai Persebaya dan Borneo FC

Obrolan kemudian bergeser ke klub lain yang berpotensi mengganggu peta persaingan papan atas. “Persebaya juga harus dilihat,” kata Erix.

Menurutnya, Persebaya memiliki momentum khusus karena tengah memburu sejarah bertepatan dengan usia klub yang memasuki satu abad.

“Kalau sebuah klub punya target sejarah seperti itu, motivasinya pasti berbeda. Mereka ingin membuat perayaan 100 tahun menjadi sesuatu yang monumental,” katanya.

Nama Borneo FC pun tidak luput dari radar yang bisa jadi ancaman Persib Bandung untuk pertahankan gelar juara. “Borneo jangan dianggap sebelah mata. Mereka itu selalu menunjukkan permaianan spartan, dan pemain rekrutannya selalu bintang,” ungkapnya.

Konsistensi Borneo dalam menjaga level kompetitif, membuat klub asal Samarinda tersebut tetap relevan dalam perburuan papan atas. Meskipun memang sorotan lebih banyak tertuju kepada Persib dan Persija.

Erix juga memasukkan Malut United, yang kini berganti nama menjadi Java United ke dalam daftar tim yang patut diperhatikan.

“Java United juga jangan dilupakan. Kemudian ada Garudayaksa FC, ini menarik karena mereka sudah mulai merekrut pemain berbanderol mahal,” ucapnya.

Baca Juga: Persib Buka Peluang Tambah Pemain Baru, Igor Tolic Singgung Kans Datangkan Luka Modric di Musim 2026-2027

Persib vs Persija; Adu Tajam Lini Serang

Persaingan Persib vs Persija tidak hanya menarik dari sisi sejarah dan gengsi, tetapi juga dari duel kualitas pemain depan. “Kalau kita lihat lini serang, keduanya sama-sama punya striker asing yang menarik untuk dibandingkan,” kata Erix.

Persib kini mengandalkan Balsa Sekulic, striker Montenegro berusia 28 tahun yang memiliki pengalaman panjang di level profesional.

“Sekulic itu sudah sekitar 170 pertandingan dalam karier profesionalnya. Usianya 28 tahun, jadi masih berada pada fase yang sangat kompetitif,” jelas Erix.

Sekulic juga mempunyai pengalaman internasional setelah lima kali memperkuat Timnas Montenegro dan mencetak satu gol, dengan nilai pasar yang disebut berada di kisaran Rp10 miliar.

“Yang menarik, dia punya pengalaman di tim nasional senior. Jadi bukan hanya bicara soal statistik klub, tetapi juga pengalaman bermain di level internasional,” katanya.

Persija kemudian memberikan respons melalui Alexander Jeremejeff. Striker Swedia yang datang dengan rekam jejak lebih panjang, dan bisa jadi ancaman Persib Bandung. “Kalau Jeremejeff, jam terbangnya sudah sangat tinggi,” ujar Erix Exvrayanto.

Penyerang berusia 32 tahun itu pernah menjadi top skor liga utama Swedia dan juga sempat memperkuat Timnas Swedia. “Dia sudah 385 pertandingan, mencetak 200 gol dan 57 assist. Jadi secara pengalaman, dia memang sangat matang,” lanjutnya.

Perbandingan tersebut membuat duel Persib vs Persija musim depan tidak hanya berbicara mengenai siapa yang lebih kuat secara kolektif, tetapi juga siapa yang mampu memenangkan pertarungan di kotak penalti.

Garudayaksa FC Bukan Tim Promosi Biasa

Satu nama lain yang menurut Erix Exvrayanto menarik perhatian dan bisa jadi ancaman Persib Bandung adalah Garudayaksa FC. Klub promosi tersebut membawa ambisi besar menuju kompetisi kasta tertinggi setelah tampil kuat pada musim sebelumnya. Sekaligus juga mulai memperlihatkan agresivitas di bursa pemain.

“Garudayaksa ini jangan dianggap sebagai tim promosi biasa,” kata Erix.

Mereka membangun skuad melalui kombinasi pemain lokal pilihan dan legiun asing di bawah arahan pelatih Milos Joksic. Salah satu nama yang mencuri perhatian adalah Brian Rubio, striker asal Meksiko yang didatangkan untuk memperkuat lini depan.

“Rubio usianya sudah matang untuk seorang striker, 29 tahun. Nilai pasarnya juga sekitar Rp13,91 miliar, jadi jelas bukan perekrutan yang bisa dianggap biasa,” ujar Erix.

Perkembangan terbaru memang menunjukkan Rubio telah diperkenalkan sebagai amunisi anyar Garudayaksa FC untuk Super League 2026/2027. Striker ini menyatakan kesiapannya membantu klub bersaing di kasta tertinggi.

Erix Exvrayanto melihat modal Garudayaksa tidak berhenti pada nama-nama baru. “Musim lalu mereka sulit dikalahkan di Liga 2. Jadi ketika naik ke Liga 1, saya kira Persib dan klub-klub lain harus membaca mereka sebagai tim yang serius,” katanya.

Artinya, Persib Bandung tidak bisa hanya menghitung ancaman para rival ini berdasarkan nama besar.

Musim baru akan menghadirkan pertarungan yang lebih taktis. Siapa paling cepat beradaptasi, siapa paling tepat merekrut pemain, dan siapa yang mampu menjaga konsistensi ketika tekanan mulai datang.

Baca Juga: Peta Liga 1 Musim 2026-2027, Persib Kejar Sejarah Quattrick Juara tapi Diadang Skema Mewah Klub Rival

“Persib memang juara bertahan dengan rekor hattrick juara Liga 1. Tetapi justru karena itu semua, tim akan punya motivasi ekstra ketika menghadapi Persib,” kata Sekjen Boboko Kuningan menutup obrolan. (Adi/R5/HR-Online)

Read Entire Article
Berita Rakyat | Tirto News |