Jelang Idul Adha, Disnakkan Ciamis Pastikan Hewan Kurban Bebas PMK dan Layak Sembelih

1 day ago 16

harapanrakyat.com,- Menjelang Idul Adha, Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Ciamis melakukan pengecekan dan pengawasan kesehatan untuk memastikan hewan kurban bebas Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Pemeriksaan tersebut berlangsung di salah satu kandang sapi Sriwijaya Farm, di Dusun Cibodas, Desa Cisadap, Kecamatan Ciamis, Senin (11/5/2026).

Baca Juga: Dukung Kemandirian Peternak, Kementan Cek Bantuan Hibah Ayam Petelur ke Kelompok di Ciamis

Berdasarkan pantauan di lapangan, terlihat petugas melakukan pemeriksaan fisik secara mendetail terhadap puluhan ekor sapi yang siap dipasarkan.

Kepala Disnakkan Ciamis, Anton Wahyu melalui Kabid Kesmavet, drh. Asri Kurnia mengungkapkan, bahwa kegiatan tersebut untuk memastikan hewan kurban, baik sapi, kambing, maupun domba yang para bandar jual memenuhi kriteria ASUH (Aman, Sehat, Utuh, dan Halal).

Sementara untuk mengecek apakah hewan kurban bebas PMK atau tidak, pihaknya sudah menerjunkan lima tim UPTD wilayah yang tersebar di 27 kecamatan. SK pemeriksaan ini berlaku sejak 5 Mei hingga 26 Mei mendatang.

​”Kami tidak main-main. Jika ditemukan hewan sakit atau belum cukup umur, kami tegaskan tidak akan meloloskan surat keterangan layak kurban,” ungkapnya.

“Tadi di Sriwijaya Farm misalnya, dari total 40 sapi, ada 33 yang sudah siap. Sementara 7 ekor lainnya memang belum cukup umur dan pemilik berkomitmen tidak menjualnya tahun ini,” katanya menambahkan.

Menanggapi kekhawatiran masyarakat soal PMK, Asri memastikan, kondisi di Ciamis saat ini sangat terkendali. Meski secara nasional kasus masih fluktuatif akibat lalu lintas ternak, Ciamis hanya mencatat laporan minim.

​”Alhamdulillah membaik. Minggu ini hanya ada kurang lebih dua laporan yang masuk. Langkah preventif terus kita genjot melalui vaksinasi berkelanjutan sejak tahun lalu hingga sekarang,” tambahnya. 

Asri juga mengimbau, para bandar dan juga peternak agar tidak hanya mengejar untung, tapi wajib mematuhi Fatwa MUI dan Permentan terkait syarat sah hewan kurban.

Baca Juga: Hewan Kurban Masuk ke Cimahi Wajib Dibekali Surat Kesehatan

Sriwijaya Farm Pastikan Hewan Kurban Bebas PMK

Sementara itu, Pengurus Sriwijaya Farm, Yasmin Sambas, menyebutkan adanya kenaikan permintaan dibandingkan tahun lalu. Tidak tanggung-tanggung, pasar Sriwijaya Farm kini merambah hingga ke Jakarta dan Bekasi.

​Demi menjaga kepercayaan konsumen, Yasmin menerapkan standar transparansi yang tinggi. Ia pun mempersilahkan para pembeli baik pribadi maupun perwakilan DKM, untuk mengecek kesehatan hewan kurban apakah bebas PMK dan umur sapi secara langsung.

​”Kami tidak menjual kucing dalam karung. Kami punya timbangan elektrik khusus, jadi bobot sapi akurat. Pembeli tidak perlu merasa tertipu. Untuk harga, kami tawarkan mulai dari Rp 23 juta hingga Rp 35 juta per ekor,” kata Yasmin.

​Selain jaminan kesehatan hewan kurban bebas PMK dari dinas terkait, Sriwijaya Farm juga menyediakan jasa penitipan hewan. Sapi yang sudah dibeli akan terus dirawat, diberi nutrisi maksimal, dan dipantau kesehatannya hingga hari pengiriman.

Baca Juga: Disnakkan Ciamis Pastikan Stok Hewan Ternak Aman Hingga Lebaran

​”Insyaallah, hewan kami dipantau terus oleh Dinas Peternakan. Untuk pengiriman luar kota pun kami sudah siap karena kami memiliki armada angkutan sendiri,” pungkasnya. (Ferry/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)

Read Entire Article
Berita Rakyat | Tirto News |