Jelang Ramadhan Harga Daging dan Telur Ayam di Pasar Banjar Merangkak Naik, Belum Ada Lonjakan Konsumen

11 hours ago 5

harapanrakyat.com,- Menjelang bulan Ramadhan yang tinggal menyisakan satu pekan lagi, harga daging dan telur ayam di pasar tradisional Kota Banjar, Jawa Barat, mulai merangkak naik, Senin (9/2/2026).

Tak hanya itu, harga daging sapi juga mengalami kenaikan meski tidak signifikan. Harganya naik dari semula Rp 125 ribu menjadi Rp 130 ribu per kilogram.

Sejumlah pedagang pun menyebut kondisi pasar masih stabil dan belum ada tanda-tanda lonjakan permintaan pembeli atau konsumen.

Harga Daging dan Telur Ayam di Pasar Banjar

Salah seorang pedagang daging ayam, Nina mengatakan, saat ini harga daging ayam berada kisaran Rp 40 ribu per kilogram atau naik Rp 8.000. Kenaikan ini terjadi sejak satu minggu yang lalu.

Baca Juga: Jelang Ramadan, Harga Cabai Rawit di Garut Meroket Tiga Kali Lipat hingga Rp 80 Ribu per Kilogram

Ia menyebut, harga daging ayam satu minggu yang lalu masih berada dikisaran Rp 32 ribu per kilogram. Harga daging ayam hampir setiap hari mengalami kenaikan.

“Hampir setiap hari ada kenaikan. Untuk hari ini daging ayam dikisaran 40 ribu rupiah per kilogram,” kata Nina kepada harapanrakyat.com.

Ia pun memprediksi kenaikan harga daging dan telur ayam masih berpotensi terjadi saat mendekati bulan Ramadhan beberapa hari ke depan.

Menurut Nina, meski mendekati bulan Ramdhan, namun kondisi pasar masih stabil dan belum terjadi lonjakan permintaan dari konsumen.

“Kondisi pasar sementara ini belum ada lonjakan permintaan barang. Ketersediaan barang juga mencukupi, tidak ada kelangkaan,” terang Nina.

Baca Juga: Harga Kebutuhan Pokok di Pangandaran Naik Jelang Ramadan, Telur Tembus Rp 30 Ribu

Hal senada diungkapkan seorang pedagang telur ayam broiler, Feri, bahwa saat ini harga telur ayam broiler ditingkat eceran Rp 31 ribu per kilogram.

Harga telur ayam mengalami kenaikan secara bertahap antara Rp 500-1.000 sejak pekan yang lalu. Saat itu harganya masih kisaran Rp 27.500 per kilogram.

Namun, menjelang awal bulan Ramadhan ini belum ada lonjakan permintaan dari konsumen. Pembeli masih didominasi oleh pelanggan yang biasa berbelanja di pasar.

“Untuk konsumen sementara ini masih seperti hari biasa. Belum ada lonjakan semisal untuk munggahan, jadi pasar masih normal,” kata Feri.

Harga Cabai Turun

Baca Juga: Pedagang di Pasar Banjar Keluhkan Sepi Pembeli, Gegara Harga Sayuran dan Daging Ayam Naik?

Sementara itu, berdasarkan data pemantauan harga dari Dinas KUKMP Kota Banjar, harga sejumlah kebutuhan pokok jelang bulan Ramdhan terpantau stabil.

Harga beras medium Rp 12.500 per kilogram, cabai rawit hijau Rp 68 ribu. Bahkan untuk cabai rawit merah turun dari Rp 90 ribu menjadi Rp 80 ribu per kilogram.

Sementara bawang merah Rp 80 ribu per kilogram. Kemudian, harga minyak goreng curah naik dari Rp 20 ribu menjadi Rp 21 ribu per kilogram, dan gula pasir Rp 17.500 per kilogram. (Muhlisin/R3/HR-Online/Editor: Eva)

Read Entire Article
Berita Rakyat | Tirto News |