Kabar Duka dari Tanah Suci, Jemaah Haji Lansia Asal Ciamis Meninggal Dunia di Arafah

10 hours ago 12

Harapanrakyat.com,- Kabar duka menyelimuti pelaksanaan ibadah haji tahun 1447 H/2026 M, seorang jemaah haji lanjut usia (lansia) asal Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, dilaporkan meninggal dunia di Arafah, Arab Saudi, sesaat setelah tiba di tenda pemondokan.

​Jemaah tersebut diketahui bernama Sari Adri Martawi, seorang wanita berusia 70 tahun yang beralamat di Kampung Susuru, Kecamatan Panawangan, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Almarhumah tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) KJT 15 atau Gelombang I.

​Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh (Kemenhaj) Kabupaten Ciamis, Nana Supriatna, membenarkan informasi mengenai wafatnya salah satu jemaah asal Ciamis tersebut.

​”Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Kami telah menerima laporan resmi mengenai wafatnya Ibu Sari Adri Martawi di Arafah pada tanggal 25 Mei 2026 pukul 14.48 WAS (Waktu Arab Saudi),” ucapnya, Selasa (26/5/2026). 

“Kami atas nama keluarga besar Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Ciamis menyampaikan rasa duka cita yang mendalam. Semoga almarhumah husnul khatimah dan ibadah hajinya diterima oleh Allah SWT,” tambahnya. 

​Berdasarkan informasi dari tim kesehatan dan ketua kloter, almarhumah dinyatakan meninggal dunia di Posko Kesehatan Arafah. Adapun untuk penyebab langsung kematian berdasarkan dokumen medis itu berupa Shock Kardiogenik yang dipicu oleh gangguan jantung.

Baca Juga: Lepas Kloter 31 KJT Calon Jemaah Haji, Bupati Ciamis Titip Pesan Jaga Marwah Daerah di Tanah Suci

Kronologi Wafatnya Jemaah Haji Lansia Asal Panawangan Ciamis

​Nana menjelaskan, kronologis jemaah wafat, rangkaian peristiwa bermula pada tanggal 25 Mei 2026. Almarhumah bersama rombongan berangkat dari hotel di Makkah pada pukul 13.00 WAS. Rombongan berangkat menggunakan bus menuju Arafah untuk bersiap melaksanakan prosesi wukuf.

​Rombongan tiba di tenda Arafah pada pukul 14.00 WAS. Namun, sesampainya di tenda, kondisi fisik almarhumah mendadak memburuk dan ia dilaporkan kehilangan kesadaran diri (tidak sadar).

​Melihat situasi darurat tersebut, jemaah lain langsung memanggil dokter Kloter KJT 15. Berdasarkan pemeriksaan awal oleh tim medis kloter, denyut nadi jemaah haji lansia asal Ciamis sudah tidak teraba. Tim medis segera melakukan tindakan pertolongan pertama berupa Resusitasi Jantung Paru (RJP) guna memompa kembali jantung almarhumah.

Baca Juga: Selangkah Lagi, PSGC Ciamis Resmi Jadi Tim Satelit Persib Bandung 

​”Sembari tindakan RJP terus dilakukan, petugas medis segera memanggil ambulans posko kesehatan untuk evakuasi. Kendati upaya penyelamatan telah dilakukan secara maksimal sejak di tenda hingga ke posko, Ibu Sari Adri Martawi dinyatakan meninggal dunia pada pukul 14.48 WAS di Posko Kesehatan Arafah,” jelas Nana.

​Sebelum wafat, almarhumah yang berstatus sebagai jemaah Risiko Tinggi (Risti) Berat ini tercatat cukup aktif mengikuti rangkaian ibadah di tanah suci. Dalam data aktivitas 7 hari sebelum wafat, almarhumah telah menyelesaikan 1 kali Umrah Wajib. Kemuian 2 kali Umrah Sunah, dan 1 kali kegiatan Ziarah.

Riwayat Kesehatan

​Terkait riwayat kesehatan, almarhumah juga sempat mendapatkan kontak pelayanan kesehatan dari tim medis di Arab Saudi. Yakni pada tanggal 20 Mei 2026 di sektor, serta pemeriksaan lanjutan pada tanggal 21 dan 23 Mei 202. Saat itu almarhumah didiagnosis penyakit jantung iskemik kronis. 

​Menanggapi hal ini, Nana mengimbau kepada seluruh jemaah haji asal Ciamis yang saat ini masih berada di tanah suci untuk terus menjaga kondisi fisik dan tidak memaksakan diri.

​”Kami meminta kepada seluruh jemaah, khususnya yang masuk kategori lansia dan memiliki riwayat penyakit atau risti, untuk selalu mematuhi anjuran tim medis. Kurangi aktivitas fisik yang tidak perlu di luar prosesi wajib. Kemudian perbanyak minum air dan segera melapor ke petugas kesehatan kloter jika merasa kurang sehat,” pungkasnya. 

Baca Juga: Iming-iming Dana Hibah Rp 33 Miliar Berujung Penipuan, Empat Pelaku Ditangkap Polres Ciamis

​Saat ini, pihak PPIH (Panitia Penyelenggara Ibadah Haji) di Arab Saudi tengah mengurus seluruh proses pemulasaran jenazah almarhumah hingga pemakamannya di tanah suci. (Feri/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Read Entire Article
Berita Rakyat | Tirto News |