harapanrakyat.com,- Penyakit Hubbud Dunya sangat berbahaya dalam ajaran Islam di era modern ini. Oleh karena itu, kita harus memahami makna dan dampak buruknya secara mendalam. Pemahaman yang baik akan menyelamatkan kita dari kehancuran moral di dunia.
Baca juga: Ancaman Perilaku Sum’ah dan Perbedaannya dengan Riya
Selanjutnya, sifat tercela ini berarti mencintai kemewahan dunia secara berlebihan hingga melupakan kehidupan akhirat. Akibatnya, seseorang akan menghalalkan segala cara untuk mengumpulkan harta benda pribadi. Padahal, kehidupan dunia ini sebagaimana dalam Al Quran sejatinya hanyalah kesenangan yang menipu dan bersifat sementara semata.
Mengenal Ciri Hubbud Dunya pada Manusia
Lebih lanjut, banyak orang tidak menyadari bahwa mereka telah diperbudak oleh hawa nafsu. Mereka menjadikan kekayaan material sebagai satu-satunya tujuan utama dalam hidup. Tentu saja, hal ini membuat mereka semakin jauh dari tuntunan agama yang lurus.
Pada kenyataannya, orang yang terjangkit penyakit hati ini memiliki tanda khusus yang sangat mudah dikenali. Misalnya, mereka merasa sangat malas saat beribadah dan selalu ingin cepat selesai. Selain itu, mereka sangat kikir untuk bersedekah karena takut hartanya berkurang.
Kemudian, sifat rakus ini sering memicu berbagai masalah sosial yang sangat merugikan masyarakat luas. Tindakan korupsi dan perampokan hak orang lain sering terjadi akibat ketamakan yang tidak terkendali. Bahkan, Rasulullah SAW menyebutkan bahwa cinta dunia adalah pangkal dari segala kesalahan.
Di sisi lain, penyakit batin ini juga membuat seseorang tidak pernah merasa puas setiap harinya. Mereka akan terus mengejar kekuasaan dan harta seolah akan hidup secara abadi. Padahal, kerakusan semacam ini hanya akan mendatangkan kelelahan fisik dan batin yang tiada akhir.
Baca juga: Adab Menagih Hutang Agar Silaturahmi Tetap Terjaga, Begini Penjelasan Lengkapnya
Sementara itu, ancaman siksaan bagi para pencinta dunia ini sangatlah berat di alam akhirat kelak. Mereka akan merasakan kesengsaraan karena harta yang dikumpulkan tidak bisa dibawa mati. Akibatnya, mereka hanya akan memanen penyesalan yang mendalam di alam barzakh.
Tips Mengatasi Sifat Hubbud Dunya dalam Kehidupan
Pada dasarnya, langkah pertama untuk mengatasi masalah ini adalah menerapkan sikap zuhud secara nyata. Artinya, kita memposisikan harta kekayaan hanya di genggaman tangan, bukan di dalam hati. Dengan demikian, kekayaan tersebut sama sekali tidak akan mengendalikan pikiran dan tindakan kita.
Selanjutnya, kita juga harus senantiasa membiasakan pola hidup sederhana dalam lingkungan keluarga sehari-hari. Hindari gaya hidup bermewah-mewahan yang hanya bertujuan untuk pamer kepada orang lain. Walaupun memiliki banyak harta, kita tetap harus memanfaatkannya untuk kepentingan dan kebaikan umat.
Selain itu, memperbanyak amalan sedekah juga sangat efektif untuk membersihkan hati dari sifat kikir. Berbagi dengan sesama manusia akan menumbuhkan rasa empati dan kasih sayang yang tulus. Tentu saja, tindakan mulia ini akan membuat hidup kita terasa jauh lebih bermakna.
Baca juga: Taubat yang Tidak Diterima Allah dan Penjelasan Lengkap Berdasarkan Dalil
Kemudian, kita harus selalu mengingat bahwa kematian pasti akan datang menjemput tanpa adanya pemberitahuan. Kesadaran mendalam ini akan mendorong kita untuk terus mengumpulkan bekal berupa amal saleh. Akhirnya, kita tidak akan lagi terlalu berambisi mengejar urusan duniawi semata.
Di samping itu, berteman dengan orang-orang saleh akan sangat menjaga kualitas keimanan kita secara terus-menerus. Lingkungan pergaulan manusia yang baik terbukti sangat ampuh untuk mencegah penularan penyakit Hubbud Dunya. (Muhafid/R6/HR-Online)

2 hours ago
7

















































