Perhatikan Tanda Resistensi Insulin Hingga Cara Menjaga Sensitivitasnya

4 hours ago 11

Perlu diketahui bahwa tanda resistensi insulin bisa muncul secara perlahan dan sering kali penderitanya tidak sadar. Kondisi ini berkaitan dengan kemampuan tubuh dalam menggunakan insulin secara efektif. Gejalanya sendiri terlihat dari perubahan berat badan, rasa lapar, hingga perubahan kondisi kulit. Jika mengenali tanda-tandanya sejak awal, maka bisa membantu menjaga pola hidup dan menurunkan risiko gangguan gula darah.

Baca Juga: Mengenal Imunitas Tubuh Aktif dan Pasif dalam Sistem Kekebalan

Tanda Resistensi Insulin pada Tubuh

Resistensi insulin merupakan kondisi saat sel dalam tubuh tidak bisa menggunakan gula darah secara optimal. Tanda-tandanya bisa terlihat dari berat badan yang terus meningkat, lemak sering menumpuk di sekitar perut. Kondisi ini bisa terjadi meski pola makan tidak banyak berubah.

Tak hanya itu, rasa lapar juga dapat muncul lebih sering. Penderita biasanya punya keinginan untuk makan makanan manis yang sulit dikendalikan. Alhasil tubuh akhirnya seperti membutuhkan asupan energi dalam waktu singkat.

Lebih lanjut, rasa lelah setelah makan juga perlu penderitanya perhatikan. Biasanya, energi terasa cepat menurun. Hal ini bisa membuat aktivitas harian jadi terasa lebih berat.

Perubahan Kulit dan Kondisi Fisik

Selanjutnya, tanda resistensi insulin bisa terlihat pada perubahan kulit. Area leher, ketiak, dan lipatan tubuh bisa tampak lebih gelap. Kulit pada area tersebut juga bisa terasa lebih tebal.

Baca Juga: Ketahui Bahaya Kelelahan Kronis agar Tidak Mengabaikannya Lagi

Gejala yang Berkaitan dengan Gula Darah

Resistensi insulin juga dapat berkaitan dengan perubahan kadar gula darah. Biasanya, tanda resistensi insulin ini akan muncul rasa haus yang sering muncul. Bahkan frekuensi buang air kecil yang meningkat juga bisa menyertai kondisi tersebut.

Faktor yang Bisa Meningkatkan Risiko Resistensi

Siapapun perlu memperhatikan tanda atau gejalanya ketika muncul faktor risiko tertentu. Seperti halnya berat badan berlebihan bisa meningkatkan risikonya. Begitu pula dengan kurangnya aktivitas fisik yang bisa memengaruhi sensitivitas insulin.

Selain itu, pola makan tinggi gula dan karbohidrat olahan pun bisa berpengaruh. Jika mengonsumsi makanan tersebut secara berlebihan, maka dapat membuat pengaturan gula darah lebih sulit.

Riwayat keluarga dengan diabetes juga berperan. Gangguan tidur dan stres berkepanjangan pun bisa memengaruhi metabolisme tubuh. Oleh sebab itu, melakukan pemeriksaan rutin tentunya akan membantu mendeteksi perubahan lebih awal.

Cara Menjaga Sensitivitas Insulin

Munculnya tanda resistensi insulin sebenarnya bisa menjadi dorongan untuk memperbaiki kebiasaan harian lebih awal. Jika melakukan aktivitas fisik rutin bisa membantu tubuh menggunakan insulin dengan lebih baik. Contohnya saja jalan kaki, bersepeda, dan latihan kekuatan.

Tak hanya itu, pola makan seimbang juga penting. Pilih sumber protein, sayuran, buah, biji-bijian, dan lemak sehat. Batasi pula minuman manis serta makanan tinggi gula tambahan.

Janga lupa untuk tidur yang cukup. Sebaiknya juga kelola stres dengan melakukan kegiatan yang menenangkan. Jika gejalanya terus muncul, maka pemeriksaan medis bisa membantu memastikan penyebabnya.

Baca Juga: Manfaat Ketela Pohon untuk Kesehatan dan Daya Tahan Tubuh

Kini siapapun bisa tahu apa saja tanda resistensi insulin. Tandanya itu bisa muncul melalui perubahan berat badan, rasa lapar, kelelahan, perubahan kulit, dan gangguan kadar gula darah. Akan tetapi, gejala tersebut tidak selalu menunjukkan kondisi resistensi. Oleh sebab itu, melakukan pemeriksaan ke dokter bisa membantu memastikan kondisi atau tanda resistensi insulin dengan lebih tepat. (R10/HR-Online)

Read Entire Article
Berita Rakyat | Tirto News |