Kesuksesan Persib Bandung membawa pulang trofi Dewata Challenge Series 2026 dari Bali, menjadi penutup manis rangkaian pramusim. Kendati demikian, bagi para pengamat dan pendukung, keberhasilan ini bukanlah garis finis, sebab masih ada pekerjaan rumah (PR) besar buat tim berjulukan Maung Bandung ini. Ada satu posisi yang dianggap masih rawan, sementara persaingan menuju Super League 2026/2027 diprediksi jauh lebih ketat.
Baca Juga: Hasil Drawing AFC Challenge League 2026/2027; Persib Bandung dan Borneo FC Masuk Grup Mana?
Erix Exvrayanto, jurnalis sekaligus Sekretaris Jenderal BOBOKO (Bobotoh Kolot) Distrik Kuningan, memberikan analisis tajam terkait kondisi terkini skuad asuhan Igor Tolic. Erix, menilai Maung Bandung sudah menunjukkan modal penting lewat dua kemenangan di Bali, terutama dari sisi kedalaman skuad.
Persib mampu mengalahkan Sabah FC 3-0 dan menundukkan Bali United 3-2, sekaligus mengoleksi enam gol hanya dari dua pertandingan.
Namun, Erix mengingatkan bahwa hasil pramusim tidak bisa dibaca sebagai gambaran utuh kekuatan sebuah tim. “Karena kondisi fisik dan level permainan pemain belum mencapai titik maksimal,” ujarnya kepada harapanrakyat.com, Kamis (20/8/2026).
Posisi Kiper Jadi PR Besar Maung Bandung
Justru perubahan komposisi pemain dari satu pertandingan ke pertandingan berikutnya, menjadi hal yang paling menarik perhatian Bobotoh dari Kuningan ini. Saat menghadapi Sabah FC, Persib tampil dengan susunan pemain berbeda dibanding ketika bertemu Bali United. Tetapi, perubahan itu tidak membuat hasil akhir berubah karena Maung Bandung tetap mampu meraih kemenangan.
Situasi tersebut menunjukkan, bahwa Persib memiliki pilihan pemain yang cukup banyak untuk menjalani musim panjang. Terlebih mereka diproyeksikan tampil pada beberapa kompetisi sekaligus.
Erix juga melihat keberanian pelatih Igor Tolic memainkan Fitrah Maulana sebagai salah satu keputusan penting selama pramusim.
Persib saat ini hanya memiliki dua kiper senior, yakni Teja Paku Alam dan Fitrah Maulana. Sehingga, menit bermain Fitrah menjadi kebutuhan, bukan sekadar eksperimen.
Baca Juga: Tujuh Pertandingan 4 Gol, Balsa Sekulic Beri Harapan Baru Penggedor Lini Serang Persib Bandung
Fitrah bahkan mendapat pengalaman penting ketika menghadapi Bali United, salah satu tim yang diprediksi menjadi pesaing Persib pada kompetisi mendatang. Meski sempat dua kali kebobolan, penampilannya dinilai cukup baik. Lebih pentingnya, laga tersebut memberikan tambahan kepercayaan diri bagi sang penjaga gawang. Persoalannya, apakah dua kiper cukup untuk menghadapi empat kompetisi? Itulah salah satu PR besar Maung Bandung.
Menurutnya, Maung Bandung setidaknya membutuhkan satu kiper senior tambahan. Karena bermain di banyak kompetisi, membuat risiko cedera maupun akumulasi masalah pemain harus diantisipasi sejak awal.
“Persib masih butuh minimal satu kiper lagi yang senior,” menjadi salah satu garis besar perhatian Sekjen BOBOKO Kuningan terhadap komposisi skuad Maung Bandung saat ini.
Kebutuhan tersebut terasa semakin penting jika Persib benar-benar memasang target tinggi. Target tersebut bukan hanya di Super League, tetapi juga kompetisi ASEAN dan Asia.
Soroti Gelandang Bertahan
PR besar Maung Bandung bukan hanya kiper, Erix juga menyoroti kebutuhan Persib terhadap gelandang bertahan dengan karakter cepat. Posisi itu dianggap penting karena tim-tim ASEAN dikenal mampu mengandalkan transisi dan serangan balik cepat. Sedangkan Persib beberapa kali masih terlihat kesulitan ketika menghadapi situasi tersebut. Apalagi pola permainan Persib membuat dua full back kerap bergerak overlap untuk membantu serangan.
Kondisi itu membutuhkan gelandang bertahan yang mampu menjadi cover ketika lini belakang terbuka. Terutama, saat Persib kehilangan bola ketika sedang menekan lawan.
Erix menilai, Dedi Kusnandar dan Gukuto Notsuda tetap memiliki kualitas. Namun menurutnya, aspek kecepatan menjadi salah satu kekurangan yang perlu dipikirkan oleh tim pelatih.
Kalau kebutuhan tersebut bisa dipenuhi, Erix menilai, struktur lini tengah Persib akan menjadi lebih lengkap dan fleksibel menghadapi berbagai karakter lawan. Selain itu, PR besar Maung Bandung di sektor kiper dan gelandang bertahan akan teratasi. (Adi/R5/HR-Online)

6 hours ago
7

















































