Sejarah Hindia Belanda Piala Dunia 1938 ternyata cukup menarik. Tampilnya Hindia Belanda di ajang Piala Dunia 1938 menjadi sejarah sepak bola yang masih dikenang hingga kini. Apalagi saat itu Hindia Belanda menjadi negara Asia pertama yang berhasil tampil di turnamen bergengsi tersebut. Hal tersebut tetap menjadi kebanggaan meskipun pada akhirnya timnas kita pulang dengan tangan kosong.
Baca Juga: Pengelolaan Hutan pada Masa Hindia Belanda dan Warisan Kebijakan Kolonial
Sejarah Hindia Belanda Piala Dunia 1938 di Prancis
Piala Dunia 1938 diselenggarakan di negara Prancis pada tanggal 4 hingga 19 Juni 1938. Ajang tersebut merupakan edisi ketiga Piala Dunia yang sudah cukup populer terutama di Eropa. Saat itu ajang ini diikuti oleh 15 tim yaitu 12 dari Eropa, 2 dari Amerika, dan 1 dari Asia.
Satu-satunya tim dari Asia sekaligus tim Asia yang pertama kali tampil dalam laga tersebut yaitu Hindia Belanda. Hindia Belanda yang kini menjadi negara kita Indonesia mewakili Asia saat masih di bawah penjajahan Belanda. Hal tersebut tentu menjadi momen sejarah yang tidak akan terlupakan di dalam dunia sepak bola Indonesia.
Maju Tanpa Kualifikasi
Dalam ajang Piala Dunia 1938 tersebut, tim kita berhasil lolos tanpa melalui babak kualifikasi. Seharusnya mereka harus bertanding melawan Jepang untuk memperebutkan tiket di Piala Dunia dari Zona Asia. Namun Jepang memutuskan untuk mengundurkan diri dari kompetisi karena situasi geopolitik saat itu.
Dalam sejarah, mundurnya Jepang membuat tim Hindia Belanda tidak memiliki lawan di kualifikasi Zona Asia Piala Dunia 1938. Oleh karena itu, FIFA kemudian langsung memberikan tiket tampil di Prancis 1932 kepada tim kita. Dengan begitulah tim Hindia Belanda berangkat ke Prancis untuk mengikuti pertandingan. Itulah yang melatarbelakangi Hindia Belanda mencatat sejarah sebagai tim Asia pertama yang berlaga di Piala Dunia FIFA.
Anggota Timnas yang Berangkat ke Prancis
Tim Hindia Belanda saat itu terdiri atas anggota dari Jawa, Tionghoa, Maluku, dan Indo-Belanda. Mereka adalah:
- Kapten: Achmad Nawir
- Kiper: Tan Bing Mo Heng, Jack Samuels
- Depan: Tan Hong Djien, Tan See Han, Isaac Tjaak Pattiwael, Suvarte Soedarmadji, M.J. Hans Taihuttu Voetbal Vereniging, R. Telwe, dan Herman Zomers.
- Belakang: Dorst, J. Harting Houdt Braaf Stand, Frans G. Hu Kon, dan Teilherber.
- Tengah: G.H.V.L. Faulhaber, Frans Alfred Meeng, Anwar Sutan, G. van den Burgh.
Baca Juga: Banka Tin Winning, Jejak Penambangan Timah Pertama Era Kolonial Belanda
Dalam sejarah Hindia Belanda Piala Dunia 1938, mereka mendapat julukan Tim Kurcaci. Sebab pemain tim kita rata-rata memiliki tubuh pendek sedangkan pemain Hungaria tinggi besar. Hal tersebut pula yang menjadi alasan mengapa tim Hungaria banyak bermain bola-bola atas.
Tim Hindia Belanda berangkat ke Prancis pada 27 April 1938 menumpangi kapal Baluran dari Pelabuhan Tanjung Priok. Di tengah perjalanan mereka sempat singgah di Medan dan menjalani laga dengan Oost Sumatera Voetbal Bond. Selain itu mereka juga sempat singgah di Kolombo, Sri Lanka.
Setelah kurang lebih sebulan perjalanan laut, timnas sampai di Pelabuhan Genoa, Italia. Setelah itu mereka menuju Den Haag, Belanda menggunakan kereta api untuk laga uji coba. Kemudian mereka melanjutkan perjalanan ke Kota Reims, Prancis tempat berlangsungnya Piala Dunia dan sampai sehari sebelum pertandingan.
Melawan Timnas Hungaria
Pertandingan perdana timnas Hindia Belanda dalam sejarah Piala Dunia 1938 langsung menghadapi Hungaria. Saat itu timnas Hungaria merupakan salah satu tim sepak bola dengan kekuatan besar di dunia. Hasilnya tim kita pun mendulang kekalahan 0-6 dan harus pulang meskipun baru tanding sekali.
Meskipun tercatat dengan 0 poin, salah satu pemain Hindia Belanda sempat mencetak gol ke gawang Hungaria. Ia adalah Isaac Pattiwael yang menceritakan momen tersebut kepada orang-orang terdekat termasuk cucunya. Namun sayangnya gol tersebut justru dianulir oleh wasit asal Prancis yaitu Roger Conrie hingga akhirnya tak tercatat.
Selama pertandingan penampilan tim Hindia Belanda cukup bagus terutama pemain depan dengan memiliki gaya menggiring yang brilian. Namun sayangnya pertahannya kurang kuat karena tidak ada penjagaan yang ketat. Karena itu pun timnas Hindia Belanda harus menerima kekalahan di laga pertamanya dalam Piala Dunia.
Baca Juga: Simpangsche Societeit Surabaya, Jejak Kaum Elit Kolonial Belanda
Sejarah Hindia Belanda Piala Dunia 1938 tentu menjadi kisah yang sangat berharga. Walaupun langkahnya singkat dan hanya bermain satu pertandingan, keikutsertaan ini tetap menjadi momen penting yang diakui FIFA sebagai jejak pertama Asia di panggung dunia. Meskipun berakhir dengan kekalahan, pertandingan tersebut tetap membaggakan bagi masyarakat. Kisah tersebut pun bisa menjadi inspirasi bagi timnas Indonesia saat ini. Dengan sejarah Hindia Belanda di Piala Dunia 1938 ini, harapannya di timnas Indonesia bisa kembali tampil di ajang tersebut. (R10/HR-Online)

2 weeks ago
49

















































