Andi Amran Copot Permanen 13 Pejabat Kementan Terlibat Judol

5 hours ago 5

harapanrakyat.com,- Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman, resmi mencopot secara permanen 13 pejabat eselon di lingkungan Kementerian Pertanian (Kementan) yang terbukti terlibat dalam aktivitas judi online (judol).

Langkah tegas ini sebagai bentuk komitmen nyata untuk memotong rantai parasit di internal birokrasi. Sekaligus juga menegakkan integritas Aparatur Sipil Negara (ASN).

Mentan Amran menetapkan keputusan krusial ini melalui proses verifikasi data yang mendalam dalam Rapat Pimpinan (Rapim) maraton yang berlangsung sejak pukul 06.00 WIB pada Senin (31/8/2026).

Baca Juga: Mentan Amran Copot 14 Pejabat Kementan Terkait Dugaan Korupsi Miliaran Rupiah

Setelah semua bukti tidak terbantahkan, keputusan ini segera disahkan, dan Mentan Amran langsung menandatangani surat pencopotan ke-13 pejabat eselon tersebut tanpa kompromi.

13 Pejabat Eselon Kementan Terlibat Judol, Deposit Capai Ratusan Juta

Berdasarkan hasil penyelidikan internal mengungkap skala pelanggaran yang sangat memprihatinkan. Bahkan salah satu pejabat yang dicopot diketahui memiliki deposit pada platform judi online hampir menyentuh angka Rp 200 juta.

Baca Juga: Terindikasi Judi Online, Ribuan ASN Jawa Barat Terancam Sanksi Penurunan Pangkat Hingga Pemecatan

Selain itu, beberapa dari pejabat tersebut ternyata merupakan “pemain lama” yang sebelumnya sudah pernah menerima pembinaan dan peringatan keras. Namun merka tetap mengulangi pelanggaran serupa.

Mentan Amran menegaskan, tindakan keras terhadap para pejabat Kementan yang terlibat judol tersebut justru merupakan bentuk “tough love” untuk menyelamatkan moral dan masa depan keluarga para pelaku.

“Karena kasihan pada anaknya, kasihan pada istrinya. Masa saya lebih sayang anaknya daripada mereka? Dan itulah bukti cinta saya pada mereka,” kata Mentan Amran saat jumpa pers di Jakarta, Senin (31/8/2026).

Menurutnya, jika membiarkan mereka tetap menjabat justru akan merusak masa depan keluarga mereka sendiri akibat kecanduan judi online.

Murni Pelanggaran Disiplin

Kementan pun memberikan klarifikasi bahwa kasus ini murni merupakan pelanggaran disiplin, tidak terkait dengan kasus korupsi apapun. Mentan Amran juga memastikan bahwa pemecatan 13 pejabat Kementan yang terlibat judol ini tidak akan mengganggu stabilitas operasional kementerian yang didukung oleh 52.000 pegawai.

Baca Juga: Bongkar Sindikat Judi Online Internasional di Hayam Wuruk, Rekaman Google Sheets Ungkap Transaksi Rp 13,9 Triliun

Inspektorat Jenderal (Itjen) dan Sekretariat Jenderal (Setjen) telah diinstruksikan untuk segera mengisi kekosongan jabatan. Sehingga pelayanan publik tetap berjalan normal demi menjaga fokus swasembada pangan.

Langkah tanpa ampun ini mengirimkan sinyal keras ke seluruh birokrasi bahwa Kementan berkomitmen penuh untuk melakukan reset budaya kerja. Hal ini demi melahirkan pelayan masyarakat yang jujur, bersih, dan berintegritas. (R3/HR-Online/Editor: Eva)

Read Entire Article
Berita Rakyat | Tirto News |