harapanrakyat.com,- Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Kabupaten Ciamis sebagai daerah penyumbang angka migrasi keluar tertinggi di Jawa Barat dengan total indeks mencapai 27,79. Angka ini menempatkan Kabupaten Ciamis sebagai juara pertama perantau di Jawa Barat, disusul oleh Kota Bandung, Kota Banjar, Tasikmalaya, Kuningan, dan Garut.
Fenomena masyarakat Ciamis yang gemar merantau ini mendapat perhatian serius dari Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Ciamis.
Faktor Pemicu Ciamis Jadi Juara Perantau di Jawa Barat
Kepala Disnaker Ciamis, Dase Fadlil Yusdy Mubarok, S.H., M.Pd mengungkapkan bahwa ada dua faktor utama yang memicu tingginya arus migrasi tenaga kerja asal Ciamis ke luar daerah.
“Faktor pertama adalah masalah kecocokan lowongan dengan kompetensi yang dimiliki. Mereka mencari kesempatan kerja yang benar-benar sesuai dengan keahliannya. Faktor kedua, tentu saja urusan finansial. Banyak warga kita yang mencari peluang salary atau upah yang lebih besar di kabupaten atau kota dengan UMK tinggi. Terutama di wilayah industri Jabodetabek,” ujar Dase kepada harapanrakyat.com, Selasa (2/6/2026).
Padahal, jika melihat potensi lokal, lanjut Dase, Kabupaten Ciamis saat ini sudah memiliki industri yang siap menampung tenaga kerja dalam jumlah besar. Salah satunya adalah PT Chihaya Global Utama, sebuah perusahaan garmen yang baru berdiri di Ciamis.
Baca Juga: Cerita Warga Pawindan Ciamis Gagalkan Pria yang akan Melompat dari Jembatan Cirahong
Dase menyayangkan potensi lokal ini belum terserap maksimal. PT Chihaya Global Utama sendiri membutuhkan kapasitas tenaga kerja hingga 1.200 karyawan. Namun saat ini baru terserap sekitar 300 orang pekerja dari masyarakat lokal Ciamis.
Kecenderungan warga Ciamis untuk mengadu nasib ke luar daerah juga tercermin jelas dari aktivitas pelayanan di kantor Disnaker. Berdasarkan data pembuatan kartu kuning atau AK-1, sepanjang bulan Januari hingga Mei 2026, tercatat ada 2.565 warga yang membuat kartu pencari kerja tersebut.
“Lonjakan paling tinggi terjadi pada bulan Mei kemarin, yaitu sebanyak 733 orang. Dan rata-rata dari mereka memang mengajukan dokumen tersebut dengan tujuan utama untuk bekerja di luar daerah Kabupaten Ciamis,” papar Dase.
Disnaker Siapkan Ribuan Lowongan di Job Fair Hari Jadi Ciamis
Merespons fenomena ini, sekaligus dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Ciamis ke-384, Disnaker Ciamis menyediakan panggung bursa kerja lokal skala besar.
Disnaker berencana menggelar Job Fair atau Bursa Kerja pada tanggal 4-5 Juni 2026 yang dipusatkan di Gedung Islamic Center Ciamis. Tidak main-main, sebanyak 5.449 lowongan kerja dibuka lebar-lebar oleh 22 perusahaan yang berpartisipasi.
Melalui momentum ini, Dase mengimbau sekaligus mengajak seluruh masyarakat Ciamis yang sedang mencari kerja untuk memanfaatkan peluang emas di tanah kelahiran sendiri.
“Kami mengimbau masyarakat Ciamis agar bisa berduyun-duyun datang ke Islamic Center pada tanggal 4 dan 5 Juni besok. Manfaatkan kesempatan kerja ini. Ada ribuan lowongan yang bisa menjadi pilihan. Silakan sesuaikan dengan kompetensi serta keahlian masing-masing tanpa harus langsung berpikir untuk merantau jauh,” pungkasnya. (Fahmi/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

11 hours ago
7

















































