Laka Lantas di Pamarican Ciamis, Pasutri Asal Banjar Terpental, 1 Pemotor Tanpa Identitas Kritis

3 hours ago 2

harapanrakyat.com,- Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi di Pamarican. Tepatnya di Jalan Raya Banjar-Pangandaran, Dusun Cisaar, Komplek Masjid Al Furqon, Desa Kertahayu, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Rabu (24/06/2026) petang.

Akibat insiden yang terjadi sekitar pukul 19.00 WIB itu, pasangan suami istri (pasutri) dan seorang pemotor tanpa identitas mengalami luka-luka hingga harus dilarikan ke klinik terdekat. Kondisi kedua kendaraan yang terlibat tabrakan pun mengalami kerusakan parah.

Kronologi Laka Lantas di Pamarican Ciamis

Baca Juga: Kecelakaan Maut di Garut, Pemotor Tewas Terlindas Truk Muatan Bahan Bangunan

Menurut salah seorang saksi mata di lokasi kejadian, Maskur, insiden bermula saat kedua sepeda motor tersebut sama-sama melaju dari arah utara (Kota Banjar).

“Kebetulan pasutri ini hendak ke rumah saya, dan posisi saya saat itu sedang berada di pinggir jalan untuk menjemputnya,” kata Maskur kepada Harapan Rakyat.

Lanjutnya menjelaskan, korban laka lantas di Pamarican, Yadi Hariadi yang mengendarai sepeda motor Honda Supra X125 bernopol Z 6690 YB, sebenarnya sudah menyalakan lampu sein (riting) untuk berbelok. Bahkan posisinya sudah masuk ke lajur kanan.

Namun naas, dari arah belakang tiba-tiba melaju kencang sepeda motor Honda Vario bernopol Z 2144 UJ. Pemotor Vario tersebut malah ikut memotong ke lajur kanan hingga hantaman keras tak terhindarkan.

Senada dengan Maskur, korban Yadi mengaku kaget saat motornya tiba-tiba ditabrak dari belakang dengan kecepatan tinggi.

“Jauh-jauh tadi saya sudah memasang lampu riting dan mulai masuk ke lajur kanan. Tapi tiba-tiba ada motor dari belakang yang menabrak kencang sampai saya dan istri terpental. Beruntung saya memakai helm, jadi terhindar dari benturan di kepala,” ungkap Yadi.

Satu Korban Alami Pendarahan Hebat

Baca Juga: Empat Motor Tabrak Truk Boks Mogok di Sumedang, Tiga Orang Terluka

Pemilik Klinik Amal Bakti Kertahayu, Tata Sudinta, membenarkan bahwa pihaknya sempat menangani tiga korban laka lantas di Pamarican tersebut di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD).

“Ya, ada tiga orang korban kecelakaan yang masuk IGD klinik kami. Dua di antaranya adalah pasangan suami istri, yakni Yadi Hariadi (49), dan istrinya Yulistianti Hendriani (44), warga Desa Binangun, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar,” terang Tata.

Sementara itu, untuk satu korban lainnya yang merupakan seorang pemuda tanpa identitas, terpaksa harus langsung dirujuk ke RSUD Kota Banjar. Karena kondisinya yang cukup kritis.

“Satu orang lagi laki-laki masih muda tanpa identitas langsung kami rujuk ke RSUD Kota Banjar. Karena mengalami pendarahan hebat di bagian kepala,” tambahnya.

Kondisi Terkini Korban

Hingga berita ini diturunkan, kondisi pasutri Yadi dan istrinya sudah berangsur membaik dan telah diizinkan pulang oleh pihak klinik dengan dijemput oleh pihak keluarga.

Baca Juga: Laka Lantas Truk Tabrak Scoopy di Tanjungsukur Kota Banjar, Seorang Ibu Meninggal Dunia

Sementara berdasarkan informasi terbaru dari Ade, sopir ambulans Klinik Amal Bakti yang mengantar korban rujukan, pemuda tanpa identitas tersebut saat ini masih dalam kondisi kritis di RSUD Kota Banjar.

Pihak medis dan relawan juga masih berupaya untuk menelusuri identitas korban. Kasus laka lantas ini sudah ditangani oleh pihak kepolisian dari Polsek Pamarican untuk penyelidikan lebih lanjut. (Suherman/R3/HR-Online/Editor: Eva)

Read Entire Article
Berita Rakyat | Tirto News |