Agrowisata Pakuwon: Pesona Hidden Gem Kuningan Cocok untuk Liburan Sekolah, Ada Wahana Papalidan

3 hours ago 2

Kabupaten Kuningan kembali mencuri perhatian wisatawan dengan kehadiran Agrowisata Pakuwon, sebuah destinasi wisata alam dan edukasi yang terletak di Desa Pajambon, Kecamatan Kramatmulya, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat.

Berada di ketinggian sekitar 700 meter di atas permukaan laut (mdpl), tempat ini menawarkan kombinasi udara sejuk khas kaki Gunung Ciremai, dengan pemandangan hijau yang menyegarkan mata.

Baca Juga: Wisata Arunika Garden Kuningan, Mengusung Konsep Ala Jepang

Daya Tarik Agrowisata Pakuwon, Kebun Bunga Aster hingga Wahana Papalidan

Salah satu daya tarik utama yang membuat tempat ini viral adalah keberadaan kebun bunga aster pikok yang cantik. Hingga disebut memiliki suasana serupa wisata di Wonosobo.

Selain itu, wisatawan tidak hanya bisa berswafoto di spot-spot instagramable, tetapi juga dapat menikmati fasilitas lain, seperti;

Infinity Pool dengan View Perbukitan: Kolam renang yang menghadap langsung ke arah lembah dan bukit.

Wahana Papalidan: Aktivitas seru menghanyutkan diri mengikuti arus irigasi air jernih yang berasal langsung dari mata air pegunungan.

Wisata Petik Buah: Pengunjung bisa merasakan sensasi memetik jambu biji merah langsung dari pohonnya.

Area Camping: Tersedia camping ground bagi mereka yang ingin menikmati suasana malam di alam terbuka.

Agrowisata Pakuwon juga terkenal karena inovasi kuliner khas UMKM lokalnya, yaitu Mie Ayam Jambu. Mie ini terbuat dari campuran bahan baku jambu biji merah yang merupakan ikon pertanian Desa Pajambon.

Selain itu, tersedia menu lain seperti ayam bakar dan mie nyemek dengan harga yang sangat terjangkau, berkisar antara Rp 15.000 hingga Rp 20.000.

Eduwisata Petani Cilik

Baca Juga: Daya Tarik Agrowisata Pakuwon Kuningan, Punya Kuliner Unik Mie Ayam Jambu

Bagi institusi pendidikan, tempat ini menawarkan paket Eduwisata Petani Cilik. Paket ini dirancang untuk jenjang PAUD hingga SMA dengan aktivitas meliputi edukasi tanaman jambu, praktik menanam bibit sayur atau bunga, mewarnai, hingga berenang.

Harga paket edukasi ini mulai dari Rp 35.000 hingga Rp 65.000 per orang, sudah termasuk fasilitas instruktur dan sertifikat.

Destinasi Agrowisata Pakuwon ini merupakan aset resmi milik desa yang dikelola secara bertahap sejak tahun 2023. Berawal dari visi Kepala Desa Pajambon, Nani Ariningsih, untuk menciptakan kemandirian ekonomi desa, proyek ini memanfaatkan aliran irigasi yang kemudian dikembangkan menjadi objek wisata.

Keberhasilan pengelolaan ini membawa Desa Pajambon masuk dalam 15 besar nasional program Desa Brilian dari BRI, yang memberikan bantuan renovasi fasilitas senilai Rp300 juta.

Pada tahun 2025, pemerintah desa kembali mengalokasikan Dana Desa sebesar Rp 110 juta untuk membangun kolam bermain anak dan fasilitas kamar bilas seluas 52 meter persegi.

Informasi Tiket, Lokasi, dan Tips Berkunjung

Wisata ke Agrowisata Pakuwon sangat ramah di kantong. Hanya dengan membawa uang Rp 20.000, pengunjung sudah bisa menikmati tiket masuk, berenang, hingga memetik buah.

Untuk harga tiket masuk Rp 5.000 (hari kerja), dan Rp 7.500 (akhir pekan). Kemudian, tarif parkir kendaraan Rp 3.000 untuk sepeda motor, dan Rp 5.000 untuk mobil.

Baca Juga: Taman Batu Hanjuang Kuningan, Destinasi Alam dan Wisata Air yang Memikat

Jam operasional destinasi wisata ini dari Senin-Jumat (08.00–16.00 WIB), dan hari Sabtu-Minggu (08.00–22.00 WIB).

Akses menuju lokasi wisata Agrowisata Pakuwon hanya berjarak sekitar 20 km atau 30 menit dari pusat Kota Kuningan. Meskipun akses jalan sudah cukup baik, pengunjung sebaiknya menggunakan kendaraan roda dua karena beberapa ruas jalan menuju lokasi terbilang sempit.

Waktu terbaik untuk berkunjung adalah pagi atau sore hari saat cuaca cerah agar bisa menikmati mekarnya bunga aster. Sekaligus melihat pemandangan Gunung Ciremai dengan jelas. Jangan lupa mengenakan pakaian yang nyaman untuk aktivitas luar ruangan! (R3/HR-Online/Editor: Eva)

Read Entire Article
Berita Rakyat | Tirto News |