Perpustakaan Arsip Daerah Cimahi Hadir dengan Bioskop Mini, Ajak Pelajar Mencintai Dunia Literasi 

10 hours ago 5

harapanrakyat.com,- Pemkot Cimahi meluncurkan wajah baru Perpustakaan Arsip Daerah dengan konsep yang menggabungkan kegiatan membaca dan sajian konten visual. Salah satu terobosan utamanya adalah kehadiran bioskop mini yang diperuntukkan khusus bagi siswa sekolah. Penggunaan fasilitas ini nantinya akan diatur jadwalnya secara bergilir, agar tidak mengganggu jam pelajaran di sekolah.

Baca juga: Momen Hari Jadi Kota Cimahi Jangan Hanya Seremonial, Wagub Jabar Soroti Kemacetan dan Ancaman Polusi

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, dalam acara peresmian yang digelar pada Selasa (23/6/2026).

Menurut Ngatiyana, fasilitas bioskop mini ini terwujud berkat kerjasama antara Dinas Arsip Daerah Kota Cimahi dengan komunitas literasi setempat. Karena itu, kolaborasi ini bertujuan menciptakan ruang belajar yang lebih menarik dan nyaman bagi anak-anak. 

“Saya mengapresiasi dihidupkannya kembali fungsi perpustakaan daerah ini. Ke depannya, kami berharap fasilitas pengelolaan arsip dan literasi ini terus berkembang. Tujuannya adalah menjaga keamanan dokumen bersejarah sekaligus melestarikan nilai budaya khas Cimahi agar tetap terjaga seiring perkembangan zaman,” ujarnya.

Bioskop Mini Cimahi Lebih Menyenangkan

Ngatiyana mengatakan, meningkatkan minat baca menjadi fokus utama pembaruan ini. Diharapkan suasana yang lebih menyenangkan dapat membuat anak-anak merasa betah berkunjung ke perpustakaan, sehingga kebiasaan membaca bisa terbentuk secara alami sejak usia dini.

“Membudayakan gemar membaca adalah tanggung jawab kita bersama. Pemerintah menyediakan sarana dan fasilitasnya, sementara keluarga dan sekolah mendorong anak-anak untuk memanfaatkannya dengan baik. Tingkat literasi yang baik akan sangat berpengaruh pada kualitas sumber daya manusia di daerah ini,” tegas Ngatiyana.

Ia juga menekankan bahwa arsip daerah berfungsi sebagai memori bersama kota. Dokumen dan catatan sejarah yang tersimpan rapi menjadi penghubung bagi generasi masa kini dengan sejarah masa lalunya. Aktivitas membaca pun menjadi cara paling mudah untuk memahami warisan budaya tersebut.

Baca juga: Ulang Tahun Kota Cimahi ke-25 Diwarnai Kritik, Wakil Wali Kota dan DPRD Dinilai Kurang Hargai Sejarah 

Sebagai bentuk pembelajaran yang lebih interaktif, pengelola menyajikan tayangan berupa film pendek bertema edukasi yang diproduksi oleh PT Ayeuna. Setelah menonton, siswa dapat melanjutkan dengan sesi diskusi bersama. Metode ini diharapkan membuat pembelajaran sejarah dan budaya terasa lebih hidup, bukan sekadar menghafal materi.

Dengan adanya fasilitas tambahan ini, Ngatiyana yakin kunjungan ke perpustakaan akan semakin meningkat. Perpaduan koleksi buku, dokumen arsip, dan tayangan edukasi ini diharapkan dapat melahirkan generasi muda Cimahi yang cerdas, berpikir kritis, serta bangga dengan identitas daerahnya sendiri. (Juhaeri/R6/HR-Online)

Read Entire Article
Berita Rakyat | Tirto News |