Kabar tentang Tantri Kotak jadi korban penipuan oleh teman sendiri mencuri perhatian publik pada Senin (22/6/2026). Vokalis band Kotak ini memberanikan diri berbagi pengalaman pahitnya melalui media sosial. Tantri merasa begitu terpukul karena orang terdekat tega melakukan perbuatan tersebut. Ia membagikan curhatan pilu ini lewat Instagram Story pribadinya.
Baca Juga: Ayu Ting Ting Go Public, Momen Ulang Tahun ke-34 Bersama Kevin Gusnadi Jadi Sorotan
Musisi ini telah mengungkap kasus tersebut sejak tiga hari lalu. Ia merasa perlu bicara karena kerugian yang dialami cukup besar, mencapai 10 Milyar. Tantri menegaskan bahwa ia bukan satu-satunya pihak yang rugi. Banyak orang lain kehilangan uang akibat perbuatan rekan tersebut.
Fakta Mengenai Tantri Kotak Jadi Korban Penipuan
Pelantun lagu “Pelan-Pelan Saja” ini menumpahkan kekecewaan mendalam melalui media sosial. Ia berterima kasih kepada sahabat yang peduli terhadap musibah berat ini. Pemilik nama lengkap Tantri Syalindri Ichlasari itu membenarkan mengenai fakta bahwa ia kini mengalami penipuan oleh teman dekat. Pelaku bahkan sudah menghilang selama 3×24 jam tanpa menunjukkan itikad baik.
“Makasih banyak buat semua teman yang menanyakan kabar dan mendoakan. Benar! Aku kena penipuan teman sendiri karena dia sudah menghilang selama 3×24 jam tanpa itikad baik untuk bertemu,” tulis Tantri, Senin (22/6/2026).
Ungkap Nama Pelaku agar Tidak Ada Korban Lain
Lebih lanjut, Tantri juga memutuskan mengungkap identitas pelaku yang ternyata bernama Poppy Nupitasari. Tujuannya agar tidak ada lagi orang yang tertipu. Ia bersama korban lain pun berusaha keras melacak keberadaan perempuan itu untuk menuntut tanggung jawab. Langkah ini diambil sebagai upaya pencegahan agar publik lebih waspada. Tantri juga berharap pelaku segera muncul untuk menyelesaikan masalah secara kekeluargaan.
Baca Juga: Anang Ashanty Wisuda Bersamaan dengan Sang Putra, Azriel Hermansyah
“Please sosmed do your magic. Yang tertipu bukan hanya aku, melainkan banyak orang dengan total hampir 10 M. Pihak keluarga pelaku pun lepas tangan dan menyerahkan semuanya kepada korban. Aku belum membuat laporan polisi karena korban hanya ingin haknya kembali,” ungkap Tantri.
Ingin Bertemu Dulu Sebelum ke Jalur Hukum
Kini Tantri Kotak jadi korban penipuan menahan diri untuk tidak langsung melaporkan kasus ini ke pihak kepolisian. Ia memberikan ruang bagi pelaku untuk menunjukkan itikad baik dalam menyelesaikan tanggungan. Prioritas utamanya hanyalah mengembalikan hak seluruh korban yang dirugikan.
“Bukti-bukti sudah terkumpul semua, tapi aku masih ingin bertemu sebelum masuk jalur hukum. Aku sempat memikirkan nasib ketiga anakmu. Tapi kamu justru tidak memikirkan nasib korban yang harus merelakan tabungan pengobatan kanker serta tabungan anak-anak mereka,” bebernya.
Patah Hati Dikhianati Sahabat Sendiri
Dari lubuk hati paling dalam, Tantri merasa begitu sedih dan patah hati karena dikhianati oleh teman yang selama ini ia percayai. Ia merasa dimanfaatkan demi kepentingan materiil pelaku yang tidak bertanggung jawab. Tantri sempat mengira hubungan pertemanan mereka tulus tanpa agenda terselubung.
Baca Juga: El Rumi Pulang dari Bulan Madu di Italia Bersama Syifa Hadju, Ceritakan Pengalaman Lucu dan Berkesan
Kini, Tantri Kotak jadi korban penipuan harus menata kembali hatinya yang terluka. Semoga kasus Tantri Kotak jadi korban penipuan ini segera menemukan titik terang agar keadilan segera tegak bagi para korban. Kejadian ini menjadi pengingat bagi kita agar selalu berhati-hati dalam berurusan dengan siapa pun. (R10/HR-Online)

15 hours ago
15

















































