Menpar Widiyanti Dorong Pemerataan Investasi Pariwisata, Fokus Kembangkan Destinasi di Luar Bali

6 hours ago 3

harapanrakyat.com,- Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana, secara resmi mengajak para investor global untuk memperluas jangkauan investasi pariwisata ke berbagai wilayah Indonesia, dan tidak hanya terpaku pada Pulau Dewata.

Hal tersebut bertujuan untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi yang lebih merata melalui sektor pariwisata berkelanjutan.

Baca Juga: Investasi Kawasan Ekonomi Dorong Arah Baru Pertumbuhan Nasional

Potensi Besar Investasi Pariwisata di Luar Bali

Berdasarkan data terbaru, Indonesia berhasil mencatatkan total 15,39 juta kunjungan wisatawan mancanegara. Namun, konsentrasi kunjungan masih sangat tinggi di Bali, yakni mencapai hampir 7 juta orang.

Menpar Widiyanti mengatakan, meskipun Bali tetap menjadi pusat pertumbuhan, wilayah lain memiliki potensi yang tidak kalah menjanjikan.

“Indonesia bukan cuma Bali. Kita punya banyak destinasi unggulan, serta potensi pariwisata dan investasi yang sangat besar,” kata Widiyanti dalam keterangan resminya di Bali, Sabtu (30/5/2026).

Ia pun menjelaskan, pemerintah saat ini tengah memprioritaskan pengembangan 10 Destinasi Pariwisata Prioritas, serta konsep Pariwisata Regeneratif sebagai motor ekonomi baru.

Keberlanjutan dan Wellness Tourism

Baca Juga: Target Pariwisata Indonesia 2026 dan Strategi Kemenpar Raih 17 Juta Wisatawan

Upaya pemerataan investasi pariwisata ini selaras dengan pergeseran tren wisata dunia yang kini lebih menghargai aspek keberlanjutan, wellness tourism, serta pengalaman otentik.

Dengan mendorong investasi ke luar wilayah padat seperti Canggu, Seminyak, dan Uluwatu, pemerintah berharap manfaat ekonomi dapat menyentuh masyarakat di daerah terpencil. Sekaligus menciptakan lapangan kerja baru.

Untuk mencapai visi tersebut, Kementerian Pariwisata aktif melakukan kolaborasi melalui forum Investor Roundtable. Forum ini menjadi wadah bagi pemerintah, pelaku usaha, dan asosiasi untuk menyusun kebijakan investasi pariwisata yang kompetitif namun tetap ramah lingkungan.

Digitalisasi dan Penguatan Tata Kelola

Selain fokus pada ekspansi wilayah, pemerintah juga memperketat pengawasan industri melalui teknologi. Kemenpar sedang menyiapkan sistem verifikasi berbasis Application Programming Interface (API).

Baca Juga: Sinergi Kemenpar-Kemenpora, Strategi Baru Dorong Ekonomi Lewat Sports Tourism Indonesia

Sistem digital ini dirancang untuk memastikan akomodasi di platform digital memiliki izin resmi. Meningkatkan kepatuhan pelaku usaha, serta menciptakan iklim investasi yang lebih transparan dan sehat.

Strategi komprehensif yang mencakup pemerataan modal, pengembangan destinasi prioritas, dan digitalisasi tata kelola ini diharapkan mampu membawa industri pariwisata Indonesia tumbuh lebih berkualitas dan inklusif bagi seluruh rakyat Indonesia. (R3/HR-Online/Editor: Eva)

Read Entire Article
Berita Rakyat | Tirto News |