Penemuan Lost City Hydrothermal Field, Tempat Awal Kehidupan Bumi

6 hours ago 10

Lost City Hydrothermal Field merupakan dunia yang hilang dan memiliki banyak keunikan. Akan tetapi, dunia yang hilang tersebut juga terancam lantaran lingkungan sekitarnya.

Baca Juga: Temuan Mikroorganisme di Batu Purba Berusia 2 Miliar Tahun, Kondisi Masih Hidup

Siapa sangka jika ternyata dunia yang hilang ini akhirnya ditemukan penemuannya ada di dasar Samudra Atlantik. Penemuan tersebut berlangsung pada tahun 2000 silam.

Lost City Hydrothermal Field Ditemukan

Temuan dunia yang hilang ini termasuk menggegerkan dunia sains global. Hal ini karena penemuannya berada di kedalaman Samudra Atlantik. Dunia yang hilang ini sendiri sebenarnya situs geologis unik.

Lokasinya sangat terisolasi sebab berada di dasar laut. Komunitas ilmiah internasional pun langsung tertarik untuk menelitinya. Ilmuwan pun memang berambisi besar untuk mempelajari bagaimana karakteristik uniknya.

Ilmuwan memang menaruh perhatian penuh pada keberadaan situs hidrotermal tersebut. Hal ini karena kemunculannya bisa membuka tabir misteri yang menyelimuti wilayah laut dalam selama ini. Keunikan struktur geologisnya juga dinilai menyimpan jawaban dari beragam pertanyaan ilmiah yang selama ini masih misterius.

Lokasi Penemuan

Dunia yang hilang ini rupanya ditemukan ada di lebih dari 700 mdpl. Lokasi Lost City Hydrothermal Field dekat dengan puncak gunung di bawah laut sisi barat Mid-Atlantik Ridge. Di tempat tersebut, ada banyak struktur karbonat tinggi. Baik itu monolit hingga menara sekalipun.

Karakteristik Dunia yang Hilang

Selain lokasi penemuan, pastikan juga mengetahui bagaimana karakteristiknya. Ternyata situs ini memiliki ketinggian struktur yang beragam. Mulai dari beberapa meter sampai dengan 60 meter. Hal tersebut terkenal dengan istilah Poseidon.

Baca Juga: Misteri Jejak Benua Sundaland, Ini Fakta-fakta yang Jarang Diketahui 

Dunia yang hilang ini kemungkinan besar sudah berusia 120.000 tahun. Di tempat ini jadi lokasi lingkungan awal. Hal ini karena hidrokarbon ada di celah ventilasi yang jadi sumber energi bagi mikroba. Makhluk tersebut bisa hidup walau tanpa oksigen sama sekali.

Ekosistem yang ada di sekitar situs ini memang sangat berbeda dengan ekosistem laut. Biasanya organisme yang ada di sekitar situs ini bisa bertahan hidup walau tidak ada matahari. Alih-alih sinar matahari, organisme tersebut lebih mengandalkan reaksi kimia yang berasal dari dalam perut planet Bumi.

Menyimpan Keunikan Proses Kimia

Lost City Hydrothermal Field memiliki keunikan tersendiri yang berkaitan dengan proses kimia. Hal ini lantaran mantel Bumi bereaksi secara langsung dengan air laut. Reaksi tersebut bisa menghasilkan metana, hidrogen dan hidrokarbon.

Proses ini sendiri berlangsung tanpa menggunakan karbondioksida maupun sinar matahari. Lebih dari itu, situs ini juga memproduksi hidrogen maupun metana yang jumlahnya sampai 100 kali lebih besar. Bahkan bisa membentuk cerobong kalsit yang ukurannya raksasa.

Hal ini tentu berbeda dengan black smokers ataupun ventilasi vulkanik bawah laut. Ventilasi tersebut memang bergantung dengan magma. Kemudian menghasilkan mineral yang mengandung besi hingga sulfur.

Keberadaan Dunia yang Hilang Terancam

Dalam penelitian yang dilakukan ilmuwan, ternyata juga mengungkap bahwa keberadaan situs ini terancam. Alasannya karena ada aktivitas penambangan yang sewaktu-waktu dapat merusak habitat alami situs ini. Hal tersebut tetap bisa mengancam walau lokasi yang ada di sekitarnya tak memiliki kandungan sumber daya bernilai ekonomi.

Upaya Perlindungan

Menyadari bahwa keberadaan dunia yang hilang ini sangat terancam, tentu kalangan ilmuwan tidak diam begitu saja. Sejumlah ahli mendorong kota yang hilang ini untuk jadi Situs Warisan Dunia. Hal ini bertujuan supaya situsnya bisa tetap lestari. Situs Lost City Hydrothermal Field pun bisa mendapatkan perlindungan dalam jangka panjang.

Selain itu, kalangan peneliti saat ini masih terus melakukan observasi secara mendalam. Hal ini berguna untuk mengungkap potensi ilmiah yang masih tersimpan di dalamnya. Harapannya, upaya peneliti tersebut bisa melahirkan teori baru untuk merevolusi pemahaman manusia mengenai biologi maupun geologi modern.

Baca Juga: Penelitian Tentang Inti Bulan yang Padat Seperti Besi

Lost City Hydrothermal Field memang mencuri perhatian kalangan ilmuwan. Lost City Hydrothermal Field itu sendiri sebenarnya sebutan dari dunia yang hilang. Dunia ini ditemukan di dasar Samudra Atlantik. Keberadaannya bisa jadi kunci tentang asal-usul kehidupan. Namun keberadaannya perlu dilestarikan dan dijaga dengan baik karena sangat terancam. Untuk mengungkap berbagai hal menarik lainnya tentang situs yang satu ini pun, kalangan peneliti masih terus mendalaminya. (R10/HR-Online)

Read Entire Article
Berita Rakyat | Tirto News |