Persib Jor-joran di Bursa Transfer Pemain, Maung Bandung Siap Mencakar Asia!

14 hours ago 11

Hattrick Juara Liga 1 beruntun membuat Persib Bandung punya ruang untuk mengubah orientasi. Menurut pemerhati Persib sekaligus jurnalis dan Sekjen BOBOKO (Bobotoh Kolot) Distrik Kuningan, Erix Exvrayanto, Maung Bandung kini lebih pantas menguji ambisi mereka lewat panggung Asia.

Baca Juga: Igor Tolic Punya PR Besar, 5 Rival Persib Ini Bisa Mengganggu Perburuan Gelar Super League 2026/2027

Persib Bandung sudah sampai pada titik ketika mengejar gelar Liga 1 keempat bukan lagi satu-satunya ukuran ambisi klub, setelah Maung Bandung mencatat hattrick juara secara beruntun.

Erix menilai, momentum tersebut seharusnya dimanfaatkan Maung Bandung untuk menaikkan level persaingan ke panggung Asia. “Kalau melihat Persib sudah hattrick juara Liga 1, kayaknya waktunya memang fokus ke Asia,” ujar Erix saat diwawancarai redaksi harapanrakyat.com, Sabtu (22/8/2026).

Menurut Erix, aktivitas Persib pada bursa transfer pemain juga memberi sinyal kuat, bahwa klub tidak sekadar membangun skuat untuk mempertahankan dominasi di liga domestik. Tetapi juga sedang menyiapkan tim dengan kualitas yang mampu bersaing menghadapi lawan-lawan Asia.

“Makanya Persib beli pemain secara kualitas bagus-bagus, grade A, karena memang fokusnya ke Asia,” katanya.

Persib setidaknya menghadapi tantangan dari dua kompetisi regional dan Asia yang melibatkan klub-klub ASEAN. Termasuk ASEAN Club Championship atau Shopee Cup serta AFC Champions League 2 (ACL 2).

Khusus ACL 2, Erix menyebut Persib punya target untuk melangkah lebih jauh, bukan hanya sekadar menjalani pertandingan sebagai pelengkap kompetisi.

“Yang aku dengar dari teman-teman wartawan di Bandung yang biasa meliput Persib, memang bagaimana Persib bisa berbicara lebih jauh lagi di Asia,” kata Bobotoh dari Kuningan ini.

Baca Juga: Membedah Wajah Baru Persib; Kontribusi Pemain Anyar dan Tantangan Adaptasi di Skuad Igor Tolic

Ambisi Maung Bandung Mencakar Asia tapi Dominasi Domestik Tetap Terjaga

Ambisi tersebut juga tidak lepas dari faktor finansial. Sebab, perjalanan lebih jauh pada kompetisi Asia menawarkan hadiah yang cukup besar. Sekaligus juga, membuka peluang Persib mendapatkan pengalaman menghadapi klub-klub dengan level berbeda.

Namun, ada satu persoalan yang membuat persaingan Liga 1 musim depan tetap menarik. “Persib terlalu sulit untuk dikeluarkan dari bursa kandidat juara!” tegas Sekjen Boboko Kuningan.

Erix mengatakan, kegagalan Persib di kompetisi Asia sekalipun berpotensi membuat Maung Bandung kembali menjadi kekuatan utama ketika fokus mereka beralih ke Liga 1. “Makanya aku selalu bilang, melempar Persib dari persaingan gelar juara Liga 1 itu sulit,” gumamnya.

Kekuatan tersebut sudah terlihat ketika Maung Bandung membangun skuat dengan pemain-pemain berkualitas untuk kebutuhan kompetisi Asia. Karena kualitas yang sama otomatis membuat mereka tetap punya daya saing tinggi saat kembali bermain di level domestik.

“Begitu mereka balik ke Super League, Persib jelas masih sangat kuatlah untuk ukuran di Liga 1,” kata Erix.

Baca Juga: Hasil Drawing AFC Challenge League 2026/2027; Persib Bandung dan Borneo FC Masuk Grup Mana?

Kondisi itulah yang membuat klaim, bahwa Persib bakal tersingkir dari persaingan gelar Liga 1 musim depan menjadi sesuatu yang mustahil. Bahkan jelas sulit diterima Bobotoh, terlebih klub juga terlihat cukup agresif membangun skuad. “Mau gimana pun sulit kalau ada yang bilang Persib bakal tergeser dari persaingan gelar juara Liga 1 musim depan,” pungkasnya. (Adi/R5/HR-Online)

Read Entire Article
Berita Rakyat | Tirto News |