harapanrakyat.com,- Polres Banjar menunjukkan kepeduliannya terhadap perlindungan dan keselamatan para pengemudi ojek online (ojol) di wilayah Kota Banjar, Jawa, Barat. Melalui kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan dan PT Pos Indonesia Cabang Kota Banjar, Polres memfasilitasi pendaftaran jaminan sosial ketenagakerjaan bagi komunitas ojol secara menyeluruh.
Secara simbolis, penyerahan kepesertaan telah diberikan kepada 5 orang perwakilan pengemudi ojol. Namun ke depannya, seluruh pengemudi yang terdata dalam komunitas akan difasilitasi.
“Secara simbolis lima, nanti secara keseluruhan untuk komunitas ojol di Kota Banjar akan kita fasilitasi, kita bantu untuk mendaftarkan BPJS Ketenagakerjaan,” ujar AKBP Didi Dewantoro dalam keterangannya, Jumat (14/8/2026).
Baca Juga: Jaga Kamtibmas, Polres Banjar Amankan 12 Motor Berknalpot Brong
Langkah ini diambil untuk memberikan jaminan keselamatan dan kesehatan bagi para pengemudi ojol saat menjalankan profesi harian mereka di jalan raya.
Menanggapi pertanyaan terkait jumlah pengemudi ojol di Kota Banjar yang mencapai sekitar 300 orang, AKBP Didi Dewantoro mengonfirmasi bahwa seluruh pengemudi ojol tersebut ditargetkan dapat tercover BPJS Ketenagakerjaan.
Pihak kepolisian akan berkoordinasi langsung dengan ketua dan pengurus komunitas ojol untuk mengumpulkan data para anggota agar dapat diteruskan ke pihak BPJS Ketenagakerjaan dan Kantor Pos.
Baca Juga: Perkuat Ketahanan Pangan Nasional, Polres Kota Banjar Tanam Jagung Serentak
“Insyaallah semua akan kita bantu. Nanti kita akan mintakan datanya kepada teman-teman ojol, terutama ketuanya untuk mendata, sehingga dengan data itu akan kita sampaikan ke Kantor Pos dan BPJS Ketenagakerjaan,” tambahnya.
Didi mengimbau khusus kepada seluruh pengemudi ojol di Kota Banjar agar senantiasa menjaga ketertiban dan keselamatan saat berkendara.
“Para driver ojol, kita harus menjaga dan merawat Jawa Barat melalui diri kita sendiri, terutama teman-teman ojol dalam menjalankan aktivitasnya. Khususnya masalah keselamatan, ketertiban, dan kelancaran berlalu lintas di Kota Banjar,” pungkasnya.
Difasilitasi BPJS Ketenagakerjaan, Sambutan Positif dari Komunitas Ojol
Program fasilitasi BPJS Ketenagakerjaan ini disambut hangat oleh komunitas ojek online di Kota Banjar. Ketua Ojol Wilayah Kota Banjar, Nia Kania, mengungkapkan bahwa program jaminan sosial ini sangat membantu para pengemudi yang setiap harinya bekerja dengan risiko tinggi di jalan raya.
Baca Juga: Sat Res Narkoba Polres Banjar Ungkap Peredaran Sabu yang Dijual Online
“Sangat bermanfaat sekali ya, terutama kami yang pekerjaannya mengandung risiko yang sangat besar. Sangat membantu sekali, apalagi di bulan pertama ini digratiskan. Dan juga ada potongan harga yang sangat menguntungkan kami para driver,” ujar Nia Kania.
Nia menjelaskan bahwa peserta BPJS Ketenagakerjaan mendapat subsidi potongan iuran hingga sekitar 50%. Jika biasanya iuran bulanan berkisar Rp16.800, kini pengemudi ojol hanya perlu membayar sekitar Rp11.900 per bulan.
Saat ini, kepesertaan yang mendaftar ke BPJS Ketenagakerjaan diperkirakan baru mencapai sekitar 30% dari total pengemudi ojol di Kota Banjar. Nia menegaskan, pihaknya akan terus memasifkan sosialisasi agar seluruh pengemudi dapat terjangkau.
Menurut data yang dimilikinya, terdapat 6 komunitas ojol aktif di Kota Banjar serta kurang lebih 150 pengemudi independen (single fighter) yang tidak tergabung dalam komunitas. Total keseluruhan pengemudi ojol roda dua di Kota Banjar diperkirakan mencapai 300 hingga 350 orang.
“Nanti insyaallah akan disampaikan ke rekan-rekan ketua komunitas masing-masing. Di Banjar itu ada 6 komunitas dan kurang lebih 150 single fighter. Total keseluruhan ada sekitar 300 sampai 350 driver roda dua,” tutupnya. (Sandi/R9/HR-Online/Editor-Dadang)

4 hours ago
4

















































