Semangat Tak Kenal Usia, Seorang Wanita Paruh Baya Asal Lumbung Ciamis Berburu Peluang Kerja di Job Fair

9 hours ago 7

harapanrakyat.com,- Semangat pantang menyerah demi masa depan keluarga ditunjukkan oleh Ika Sartika (50), seorang warga Desa Rawa, Kecamatan Lumbung, Kabupaten Ciamis, tetap semangat berburu peluang kerja dalam acara Job Fair yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Ciamis melalui Dinas Tenaga Kerja di Gedung KH. Irfan Hielmy Komplek IC Ciamis, Kamis (4/6/2026). 

Di usianya yang sudah kepala lima, janda dengan empat anak ini juga rela menempuh perjalanan jauh, meski akhirnya harus menelan pil pahit karena terganjal aturan batasan usia.

Dalam acara Job Fair tersebut, ​Ika sengaja datang ke sebuah stand lembaga penyalur kerja (yayasan) yang berlokasi di Kota Tasikmalaya. Ika berharap bisa mendapatkan pekerjaan baru. Berbekal ijazah Sekolah Dasar (SD), ia mengira lowongan kerja tersebut terbuka untuk umum tanpa melihat faktor umur.

​”Saya mau melamar pekerjaan karena ada informasi bisa pakai ijazah SD dan tidak ada batas usia. Makanya saya tidak tahu (kalau ada batasan umur. Saya pikir yang penting ijazahnya yang saya baca,” ujar Ika saat ditemui di lokasi.

Baca Juga: Antusias, Ribuan Pencari Kerja Serbu Job Fair Ciamis 5.449 Loker Tersedia

Gagal Dapat Peluang Kerja di Job Fair Ciamis

​Untuk sampai ke lokasi tersebut, Ika mengaku sudah bersiap sejak pagi buta. Ia berangkat dari rumahnya di Kecamatan Lumbung sekitar pukul 06.30 WIB menggunakan transportasi umum (Elf) dengan ongkos Rp 20.000 yang berasal dari uangnya sendiri.

​Sehari-hari, Ika bekerja sebagai buruh tani dengan membantu orang tuanya di sawah. Keputusannya untuk mencari pekerjaan lain didasari oleh motivasi kuat untuk membantu perekonomian keempat anaknya yang kini beranjak dewasa. 

Namun, setibanya di lokasi, harapan Ika pupus karena formasi pekerjaan yang tersedia sudah penuh. Selain itu usianya pun dianggap terlalu tua untuk sektor industrial.

Baca Juga: Kisah Pensiunan di Ciamis Menanti Kedatangan Petugas BRI Setiap Bulan

​Meski mengaku kecewa dan terpukul karena usahanya belum membuahkan hasil, Ika menegaskan kondisi fisiknya masih sangat bugar dan mampu untuk bekerja keras. Kini, ia menurunkan ekspektasinya dan berharap ada pihak yang mau mempekerjakannya di sektor domestik atau rumah tangga.

​”Kecewa ya pasti, tadinya dikira tidak ada batasan usia. Tapi kalau memang tidak bisa masuk ke pabrik atau yayasan, harapan saya mudah-mudahan ada yang membutuhkan tenaga saya untuk bekerja di rumah-rumah (Asisten Rumah Tangga). Yang penting ada penghasilan untuk membiayai anak-anak,” pungkasnya.

Puluhan Perusahaan Berpartisipasi dalam Job Fair Ciamis

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja Ciamis, Dase Fadlil Yusdy Mubarak mengatakan, untuk Job Fair kali ini ada sebanyak 22 perusahaan yang berpartisipasi dalam kegiatan ini. Untuk pencari kerja (pencaker) sendiri, terlihat sudah ada ribuan yang datang. 

“Yang daftar secara online dan terintegrasi juga sudah ada sekitar 2000 sampai 2.500 orang. Belum nanti yang datang langsung. Pencaker sendiri ini datang dari Ciamis dan sekitarnya,” katanya. 

Menurutnya, dalam Job Fair kali ini ada sebanyak 5.449 lowongan kerja (Loker) dari 22 perusahaan tersebut. Mudah-mudahan saja nantinya bisa menekan angka pengangguran di Kabupaten Ciamis. 

Baca Juga: Tergiur Voucher Belanja Rp2 Juta, Guru SLB di Ciamis Jadi Korban Penipuan Digital

“Mudah-mudahan para pencari kerja dalam Job Fair ini bisa diterima oleh berbagai perusahaan,” pungkasnya. (Feri/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Read Entire Article
Berita Rakyat | Tirto News |