harapanrakyat.com,- Pemerintah Desa Pamarican, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, melakukan aksi dadakan melakukan bedah rumah pasangan lanjut usia (lansia) yang kondisinya sangat memprihatinkan.
Rumah yang ditempati Herdis (74) dan Iah (67) di Dusun Pamarican, RT 06, RW 02, Desa Pamarican, diketahui rusak parah. Hampir seluruh dinding rumah yang terbuat dari bilik bambu tampak lapuk. Sementara bagian lantainya masih berupa tanah.
Kepala Desa Pamarican Endang Rahman atau yang akrab disapa Bayo mengatakan, bedah rumah tersebut dilakukan secara mendadak. Awalnya Bayo menerima laporan warga terkait perusakan ornamen kemerdekaan.
“Awalnya saya memang tidak tahu ada kondisi rumah warga yang sangat memprihatinkan. Saya baru tahu ketika ada laporan warga bahwa ada yang merusak umbul-umbul hiasan Agustusan, dan yang merusaknya ini Pak Herdis,” ungkap Bayo, Jumat (14/8/2026).
Baca Juga: Ezechiel N’Douassel Mulai Latihan Bersama PSGC Ciamis, Lini Depan Laskar Singacala Makin Tajam
Awal Mula Pemerintah Desa Pamarican Ciamis Bedah Rumah Lansia
Bayo menuturkan, kedatangannya ke rumah Herdis awalnya untuk memberikan pembinaan terkait laporan tersebut. Namun, niat itu berubah setelah dirinya melihat langsung kondisi rumah yang dihuni pasangan lansia tersebut.
“Saya langsung berniat mendatangi yang bersangkutan untuk memberikan pembinaan. Namun alangkah terkejutnya ketika saya datang ke rumahnya dan melihat kondisi rumah serta pemiliknya yang sudah lanjut usia dan mengalami sedikit gangguan kejiwaan,” bebernya.
Melihat kondisi tersebut, Bayo kemudian bergerak cepat. Pada malam harinya, ia langsung mengumpulkan para tokoh masyarakat setempat untuk membahas langkah yang perlu dilakukan.
“Semalam saya langsung mengumpulkan tokoh masyarakat dan menginstruksikan agar hari ini rumah Pak Herdis harus dibongkar dan diperbaiki. Adapun untuk biaya, kami bekerjasama dengan UPZ Desa Pamarican untuk mengalokasikan dana infak demi kemanusiaan,” tegasnya.
Menurut Bayo, bedah rumah tersebut bukan hanya bantuan untuk memperbaiki kondisi tempat tinggal, tetapi juga bentuk kepedulian Pemerintah Desa Pamarican dalam menyambut momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia.
“Kebetulan saat ini merupakan momen penting HUT RI ke-81, maka kegiatan ini juga sebagai bentuk memerdekakan warga dari kesulitan serta memberikan hunian yang layak untuk ditempati. Target kami satu hari ini selesai. Alhamdulillah warga lingkungan sangat kompak melakukan gotong royong,” tambah Bayo.
Proses pembongkaran dan perbaikan rumah dilakukan secara gotong royong oleh masyarakat sekitar. Pemerintah desa menargetkan pengerjaan rumah tersebut dapat diselesaikan dalam satu hari.
Anggaran Bedah Rumah Lansia di Pamarican Ciamis
Sementara itu, Ketua UPZ Desa Pamarican H. Oan menjelaskan, pihaknya mengalokasikan anggaran sebesar Rp5 juta untuk membantu proses renovasi rumah keluarga Herdis.
“Semalam Pak Kades memanggil dan merumuskan kegiatan ini. Alhamdulillah sesuai dengan aturan, UPZ bisa mengeluarkan anggaran sebesar Rp5 juta,” ujar Oan.
Ia menambahkan, UPZ Desa Pamarican memang tengah menggencarkan program bedah rumah tidak layak huni (rutilahu) yang bersumber dari pengumpulan dana infak masyarakat serta sharing dengan BAZNAS Kabupaten Ciamis.
Dalam satu tahun, UPZ Desa Pamarican menargetkan dapat membedah sedikitnya tiga unit rumah warga kurang mampu.
Menariknya, perolehan dana infak di Desa Pamarican mengalami peningkatan setelah UPZ membuat inovasi dengan membagikan celengan kepada setiap kepala keluarga (KK).
“Awalnya infak yang terkumpul per bulannya hanya berkisar Rp1,5 juta karena hanya mengandalkan kegiatan pengajian atau muslimatan. Namun sekarang kita bagikan celengan ke setiap KK. Alhamdulillah uang infak yang terkumpul bisa mencapai Rp8 juta hingga Rp9 juta per bulan,” jelasnya.
Dengan optimalisasi dana infak tersebut, UPZ Desa Pamarican kini dapat lebih leluasa menyalurkan bantuan sosial. Termasuk membantu penanganan rumah tidak layak huni bagi masyarakat yang membutuhkan.
Baca Juga: Aksi Pemuda di Ciamis Acungkan Samurai di Jalanan, Polisi Turun Tangan
“Mudah-mudahan ke depannya infak dari masyarakat makin bertambah, sehingga bisa lebih banyak lagi membantu warga miskin,” pungkasnya. (Suherman/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

12 hours ago
8

















































