Benteng Marlborough Bengkulu, Benteng Inggris Terbesar Kedua di Asia

16 hours ago 17

Benteng Marlborough Bengkulu merupakan peninggalan bersejarah yang menjadi tempat pertahanan Inggris di era kolonial. Bangunan ini menjadi salah satu bagian penting dari sejarah Indonesia pada masa penjajahan hingga kemerdekaan. Tempat ini berperan sebagai pusat pertahanan, pusat perdagangan, hingga menjadi markas militer Inggris yang terbesar.

Baca Juga: Fakta Menarik Jejak Sejarah Candi Sari Peninggalan Mataram Kuno

Mengenal Sejarah dan Arsitektur Benteng Marlborough Bengkulu

Bengkulu memiliki beberapa peninggalan bersejarah yang memiliki kisah penting dari masa penjajahan. Salah satu bangunan peninggalannya yaitu Benteng Marlborough yang merupakan benteng pertahanan besar peninggalan kolonial Inggris. Benteng ini telah menjadi salah satu ikon sejarah populer karena memiliki desain arsitektur yang unik.

Tempat bersejarah ini sendiri terletak di Jalan Benteng, Kelurahan Keling, Kecamatan Teluk Segara, Kota Bengkulu. Bangunannya berdiri di atas bukit dengan tinggi sekitar 18 meter di tepi Pantai Tapak Paderi. Benteng ini membelakangi Samudra Hindia dan bagian depannya menghadap tepat ke kawasan perkotaan Bengkulu.

Dibangun Oleh Inggris Mulai Tahun 1714

Ketika menguasai Bengkulu, awalnya Inggris membangun Benteng York di tepi Sungai Bengkulu pada tahun 1701. Namun, Inggris kemudian meninggalkannya karena lokasinya kurang layak dan menyebabkan banyak tentara mati karena malaria. Setelah itu pada tahun 1714, East India Company (EIC) mulai membangun Benteng Marlborough Bengkulu.

Marlborough menjadi benteng Inggris terbesar kedua di Asia setelah Benteng St. George di Madras, India. Namanya sendiri berasal dari nama jenderal Inggris terkenal yaitu John Churchill Duke of Marlborough. Proses pembangunan tempat pertahanan ini memakan waktu 5 tahun dengan melibatkan bantuan dari masyarakat lokal.

Tak lama setelah pembangunannya selesai pada 1719, rakyat Bengkulu berhasil mengusir Inggris dari tanah mereka. Namun VOC kemudian kembali ke Bengkulu dan mulai menanamkan pengaruhnya untuk menguasai wilayah tersebut. Karena itu tahun 1720, Inggris mendapat izin kembali ke Bengkulu untuk mengurangi pengaruh Belanda.

Baca Juga: Mengungkap Misteri Sejarah Candi Barong Sebagai Simbol Kesuburan Yogyakarta

Fungsi Fort Marlborough

Fungsi utama Benteng Marlborough Bengkulu tentu saja menjadi pertahanan militer Inggris terutama dari serangan VOC. Selain itu, EIC juga menggunakannya sebagai pusat penyimpanan rempah sekaligus menjadi pusat perdagangan rempah. Fungsi lainnya untuk mengawasi lalu lintas perdagangan rempah-rempah dan pelayaran di kawasan Selat Sunda.

Tempat ini juga menjadi tempat tinggal untuk para pejabat Inggris yang ada di Bengkulu. Pada tahun 1792, bahkan terdapat sekitar 90 pegawai militer dan sipil yang singgah di tempat pertahanan ini. Pada masa Hindia Belanda dan Jepang, Marlborough pun tetap berfungsi sebagai benteng pertahanan yang kuat.

Setelah Jepang menyerah pada tahun 1948, tempat ini pun beralih fungsi menjadi markas Polri pada tahun 1949-1950. Kemudian setelah Belanda pergi, tempat pertahanan ini kemudian berfungsi sebagai markas TNI AD. Setelah itu pada tahun 1977, bangunan ini diserahkan pada Departemen Pendidikan dan Kebudayaan dan menjadi cagar budaya.

Desain Arsitekturnya yang Khas dan Unik

Benteng Marlborough Bengkulu yang berdiri di atas lahan 44.100 meter persegi memiliki bentuk unik seperti kura-kura. Bangunan depan terlihat menjadi kepala. Sedangkan empat bangunan di setiap sisinya menjadi bagian kakinya. Sementara itu, bagian belakang terdapat pintu masuk dengan jembatan yang terlihat seperti bagian ekornya.

Di sekeliling benteng ini terdapat parit dengan kedalaman sekitar 2 hingga 3 meter sebagai bentuk pertahanan. Kemudian terdapat tembok sangat tebal dan kuat yang berfungsi untuk menahan serangan meriam. Di bagian dalamnya terdapat ruang terbuka yang luas serta bangunan dengan gaya Eropa pada abad ke-18.

Ketika memasuki tempat pertahanan ini, pengunjung bisa melihat bangunan yang memiliki berbagai fungsi. Terdapat sel tahanan, gedung penyimpanan senjata, hingga bangunan yang berfungsi sebagai kantor. Pengunjung juga bisa melihat berbagai peninggalan seperti puluhan meriam kuno hingga koleksi foto dan dokumen sejarah.

Baca Juga: Vihara Sian Djin Ku Poh, Jejak Sejarah dan Wisata Religi Karawang Berusia Ratusan Tahun

Benteng Marlborough Bengkulu menjadi bagian penting dalam sejarah Indonesia yang tidak boleh terlupakan begitu saja. Kini bangunan pertahanan ini menjadi tanggung jawab bersama antara pemerintah dan masyarakat agar keutuhannya tetap terjaga. Tempat ini pun sekarang aktif sebagai destinasi wisata sejarah dengan latar pemandangan laut yang indah. Jika penasaran dengan tempat ini, silahkan kunjungi Benteng Marlborough yang ada di Bengkulu tersebut kapan saja. (R10/HR-Online)

Read Entire Article
Berita Rakyat | Tirto News |