Berkumur setelah minum susu merupakan salah satu sunnah Rasul yang dapat umat Muslim terapkan di kehidupan sehari-hari. Amalan sederhana dari berkumur ini memang jarang dibahas, padahal hikmahnya sangat luar biasa. Rasulullah SAW telah mencontohkan aktivitas tersebut sejak lebih dari 14 abad silam.
Baca Juga: Sunnah Makan Bersama Satu Nampan, Perut Kenyang dan Penuh Berkah
Sunnah ini bukan sekadar adab ketika mengonsumsi makanan atau minuman. Lebih dari itu, di dalamnya turut mengandung pelajaran tentang pentingnya menjaga kebersihan organ mulut. Menariknya, seiring perkembangan zaman, anjuran tersebut ternyata selaras dengan prinsip kesehatan modern.
Berkumur Setelah Minum Susu dan Keutamaannya dalam Islam
Sebelum membahas dasarnya, penting untuk memahami bahwa susu merupakan salah satu minuman yang memiliki kedudukan istimewa dalam Islam. Bagaimana tidak, susu terkenal sebagai minuman bergizi yang mengandung banyak kebaikan. Meliputi protein, lemak, kalsium, vitamin dan berbagai nutrisi penting lainnya. Allah SWT berfirman dalam Surah An Nahl ayat 66:

Penggalan ayat di atas menunjukkan bagaimana susu mampu menjadi salah satu nikmat Allah SWT. Allah SWT memberikan susu kepada manusia sebagai sumber makanan sekaligus minuman yang baik. Tidak mengherankan jika Rasulullah SAW juga kerap mengonsumsi susu dalam beberapa kesempatan.
Bersamaan dengan itu, Rasulullah memberikan teladan penting setelah selesai meminum susu. Salah satunya yaitu berkumur dengan air. Hal tersebut tertuang dalam hadits shahih dari Abdullah bin Abbas RA: “Rasulullah minum susu, kemudian berkumur dan bersabda, ‘Sesungguhnya susu itu mengandung lemak.'” (HR. Bukhari)
Hadis inilah yang kemudian menjadi dasar anjuran berkumur setelah minum susu. Rasulullah SAW menjelaskan bahwa susu mengandung lemak (dasam), berkumur akan membantu menetralkannya. Selain mengikuti sunnah Rasulullah, berkumur pasca mengonsumsi susu juga memiliki sejumlah manfaat dalam kehidupan sehari-hari.
1. Membantu Membersihkan Sisa Lemak di Rongga Mulut
Susu mengandung lemak alami yang dapat meninggalkan lapisan tipis pada rongga mulut. Lapisan tersebut akan menjadi tempat melekatnya sisa makanan serta memudahkan bakteri menghasilkan asam. Berkumur menggunakan air membantu mengurangi sisa lemak tersebut. Hasilnya mulut terasa lebih bersih dan segar.
Baca Juga: Cara Membersihkan Hadas Besar Tanpa Mandi Sesuai Sunnah
2. Menjaga Kebersihan Gigi
Sisa makanan atau minuman yang tertinggal di dalam mulut dapat menjadi media berkembangnya bakteri pada sela-sela gigi. Ini berpotensi memicu pertumbuhan karang yang dapat meningkat seiring waktu. Dengan berkumur, sisa lemak yang masih menempel setelah minum susu akan berkurang. Sehingga kebersihannya lebih terjaga sebelum seseorang menyikat gigi atau melanjutkan aktivitas lainnya.
3. Memastikan Kesehatan Gusi
Sejumlah ulama menjelaskan bahwa hikmah sunnah ini juga berkaitan dengan kesehatan gusi. Syaikh Abu Abdillah Al-Maqdisi menyebutkan tabib pada masanya berpendapat terlalu banyak sisa susu di mulut dapat berdampak ke gusi. Oleh karena itu, berkumur Islam anjurkan sebagai bentuk pencegahan gusi bengkak maupun gangguan lainnya.
4. Mengurangi Bau Mulut
Keutamaan berkumur setelah minum susu juga dapat membantu mengurangi aroma yang tertinggal di dalam mulut. Air akan membantu membersihkan sebagian sisa susu sehingga napas terasa lebih fresh. Terutama jika setelahnya seseorang akan berinteraksi atau berbincang-bincang dengan orang lain.
5. Mengamalkan Sunnah Rasulullah SAW
Manfaat terbesar dari amalan ini tentu adalah kesempatan untuk meneladani Rasulullah SAW. Meski terlihat sederhana, setiap sunnah yang kita amalkan dengan niat mengikuti ajarannya memiliki nilai ibadah. Kebiasaan kecil seperti berkumur pasca minum susu menjadi salah satu bentuk kecintaan seorang muslim kepada Rasulullah.
Hikmah Sunnah yang Tetap Relevan hingga Sekarang
Menariknya, sunnah ini tetap relevan sampai sekarang. Di era modern, memastikan kebersihan mulut menjadi salah satu bagian penting dalam menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan. Rongga mulut yang bersih dapat membantu mengurangi penumpukan sisa makanan. Sekaligus menjamin kesehatan sistem pencernaan setelahnya.
Bayangkan jika rongga mulut penuh sisa makanan, maka mikroorganisme tersebut dapat ikut terbawa saat seseorang menelan. Meski sistem pencernaan memiliki mekanisme perlindungannya sendiri, menjaga kebersihan mulut tetaplah penting. Khususnya untuk mengurangi penumpukan bakteri dan mendukung kesehatan tenggorokan serta saluran pencernaan utama.
Baca Juga: Hikmah Berjabat Tangan, Lebih dari Sekadar Salam
Sunnah Rasul berkumur setelah minum susu turut menunjukkan bahwa Islam tidak hanya mengatur ibadah. Setiap kebiasaan baik juga memberikan tuntunan mengenai kebersihan maupun pola hidup berkualitas. Dengan membiasakan berkumur setelah minum susu, seorang muslim dapat menjaga kesehatan sekaligus menghidupkan ajaran Islam. (R10/HR-Online)

7 hours ago
9

















































