harapanrakyat.com,- Kepedulian sosial terus ditunjukkan Unit Pengelolaan Zakat (UPZ) Kelurahan Ciamis, Kecamatan Ciamis, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, melalui gerakan infak kencleng warga. Program ini difokuskan untuk membantu masyarakat yang tinggal di rumah tidak layak huni (rutilahu), dengan target satu rumah layak huni setiap bulan.
Baca Juga: Berkat Bantuan UPZ, Rumah Enah yang Hampir Roboh di Jatinagara Ciamis Direhab
Komitmen tersebut kembali diwujudkan pada Senin (2/2/2026), ketika UPZ Kelurahan Ciamis menyerahkan bantuan uang tunai untuk perbaikan rumah milik Eben (67), warga Lingkungan Janggala. Rumah yang Eben tinggali tersebut ambruk beberapa waktu lalu karena kondisi bangunan yang usang dan lapuk.
Bendahara UPZ Kelurahan Ciamis, Anen Suhendi menjelaskan, bahwa gerakan infak kencleng melibatkan partisipasi warga dari 32 RW di wilayahnya. Mengingat masih banyaknya rumah tidak layak huni yang membutuhkan penanganan, UPZ Kelurahan Ciamis memprioritaskan program rutilahu sepanjang tahun ini.
“Insya Allah kita target satu bulan itu satu rutilahu, dengan nominal sebesar Rp 10 juta. Untuk saat ini dimulai dari bulan Desember 2025 dan Januari 2026, sehingga sudah ada 2 rutilahu,” jelasnya, Senin (2/2/2026).
Ia menambahkan, kehadiran berbagai program nyata UPZ Kelurahan Ciamis, seperti kegiatan pengobatan, pengajian, serta program satu bulan satu rutilahu, berdampak signifikan terhadap peningkatan infak masyarakat. Pada awal pelaksanaan, jumlah infak kencleng warga yang terkumpul hanya sekitar Rp2 juta per bulan. Namun kini, nilainya melonjak drastis hingga mencapai Rp20–21 juta setiap bulan.
“Alhamdulillah, antusiasme masyarakat Kelurahan Ciamis terhadap gerakan infak kencleng ini sangat luar biasa,” tuturnya.
Infak Kencleng Warga Sangat Bermanfaat
Sementara itu, Eben mengaku sangat bersyukur atas bantuan yang diterimanya. Pria yang sehari-hari bekerja serabutan tersebut mengatakan, rumahnya ambruk karena kondisi bangunan yang memang sudah tidak layak.
“Rumah saya ambruk sekitar satu bulan lalu. Kondisinya sudah tua, usang, dan lapuk. Saat hujan disertai angin, bangunan langsung roboh,” katanya.
Baca Juga: Icih Sumringah, Rumahnya yang Tak Layak Huni di Sukamantri Ciamis Dapat Bantuan
Eben menjelaskan, rumah tersebut sebelumnya ia tempati bersama cucunya. Proses perbaikan saat ini masih dilakukan secara swadaya oleh masyarakat setempat. Oleh karena itu, bantuan dari UPZ Kelurahan Ciamis dinilainya sangat membantu meringankan beban dirinya dan keluarga.
“Terima kasih banyak. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi saya dan keluarga untuk memperbaiki kembali rumah agar bisa ditempati dengan layak,” ucapnya.
Untuk sementara waktu, Eben terpaksa tinggal di rumah anaknya yang berada tepat di samping rumahnya. Namun, kondisi rumah sang anak pun tidak jauh berbeda, yakni sudah cukup usang dan membutuhkan perbaikan.
“Sementara saya tinggal di rumah anak saya, sambil menunggu proses perbaikan rumah selesai agar bisa kembali dihuni,” katanya.
Sementara itu, Lurah Ciamis, Muhlaso, mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada warga Kelurahan Ciamis yang sangat kompak dalam gerakan infak kencleng. Sebab menurutnya, infak tersebut sangat membantu program UPZ Kelurahan Ciamis yaitu satu bulan satu rutilahu.
Baca Juga: Rumah Bocor dan Rapuh, Warga Maleber Terima Bantuan Rutilahu dari Bupati Ciamis
“Saya juga mengapresiasi serta mengucapkan terima kasih kepada UPZ Kelurahan Ciamis, yang sudah menyumbangkan pikiran dan waktunya untuk masyarakat,” katanya. (Ferry/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)

6 hours ago
2

















































