harapanrakyat.com,- Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, menyampaikan kebijakan baru mengenai masa depan tenaga pendidik di Indonesia. Terdapat dua poin krusial yang dipaparkan mengenai proses transisi status bagi guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu maupun penuh waktu, yang akan direalisasikan tahun 2027.
Langkah pemerintah ini untuk memberikan kejelasan status bagi para guru kontrak. Sekaligus menata kebutuhan tenaga pendidik secara nasional. Berikut rincian lengkap mengenai dua kebijakan utama tersebut.
Dua Kebijakan Baru Mendikdasmen bagi Guru PPPK
Baca Juga: P2G Minta Pemerintah Buka Afirmasi Khusus Seleksi PNS
Kabar baik bagi para guru PPPK paruh waktu (P3K PW). Mendikdasmen menegaskan, mulai Januari 2027, status mereka akan beralih otomatis menjadi PPPK penuh waktu tanpa ujian atau tes tambahan.
“Jadi guru PPPK paruh waktu itu nanti akan diangkat menjadi PPPK penuh waktu mulai Januari 2027. Otomatis berganti status tanpa tes,” ungkap Abdul Mu’ti seusai menghadiri agenda Apresiasi Handai Indonesia 2026 di Plaza Insan Berprestasi, Gedung A Kemendikdasmen, Jakarta Pusat, Jumat (21/8/2026) sore.
Pembukaan Seleksi PNS untuk PPPK Penuh Waktu dan Umum
Kebijakan baru Mendikdasmen kedua berkaitan dengan kesempatan bagi guru PPPK penuh waktu untuk naik level menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).
Pemerintah berencana membuka seleksi penerimaan PNS bagi guru dengan status PPPK penuh waktu. Sekaligus juga memberikan kesempatan bagi masyarakat umum yang berminat mengabdi sebagai guru PNS.
Baca Juga: Isu Penghapusan PPPK Paruh Waktu Bikin Guru Gelisah, DPRD KBB Tegaskan Status dan Gaji Terjamin
Berbeda dengan alih status PPPK paruh waktu yang otomatis, peralihan menjadi PNS ini wajib melalui mekanisme seleksi resmi.
“Bagi yang memenuhi syarat dan berminat jadi PNS nanti akan membuka peluang untuk mengikuti PNS melalui tes. Semua yang ingin menjadi PNS, dari PPPK maupun dari luar PPPK, melalui jalur tes,” terang Mu’ti.
Mengapa Seleksi CPNS Guru Baru Dibuka Tahun 2027?
Pemerintah sengaja merencanakan pembukaan pendaftaran seleksi CPNS guru tahun 2027, bukan pada tahun ini. Penundaan tersebut berdasarkan pentingnya persiapan yang sangat matang. Terutama dalam hal penyelarasan data.
Baca Juga: Gaji PPPK Terhambat, Mendagri Desak Menkeu Percepat Pencairan DBH
Kemendikdasmen ingin memastikan pemetaan kebutuhan formasi guru di setiap wilayah benar-benar akurat sebelum membuk seleksi. Mu’ti menegaskan, seluruh proses pendaftaran dan pengangkatan ini harus dijalankan secara cermat berdasarkan data kebutuhan yang valid di lapangan.
“Jadi, kami harus melaksanakan semuanya dengan seksama, dan berdasarkan data yang akurat,” pungkas Mendikdasmen. (R3/HR-Online/Editor: Eva)

18 hours ago
15

















































