Fosil Montsecosuchus depereti sebenarnya sudah ditemukan pertama kali sejak tahun 1902. Meski begitu, detailnya baru bisa terungkap di penelitian belum lama ini. Ternyata jaringan lunak Montsecosuchus depereti memiliki detail yang luar biasa.
Baca Juga: Penemuan Fosil Cargninia enigmatica, Spesies Reptil Hidup di Trias Akhir
Penelitian Fosil Montsecosuchus depereti
Pada tahun 1902, fosil Montsecosuchus depereti ditemukan di situs Pedrera de Meia. Penemunya adalah geolog Lluis Maria Vidal. Saat menemukannya, fosil ini memiliki ukuran sepanjang 50 cm.
Saat awal penemuannya, spesimen ini memiliki kode MGB-512. Karena keterbatasan teknologi, fosil ini hanya disimpan di Museum Ilmu Pengetahuan Alam yang ada di Barcelona. Saat ini ilmuwan kembali menelitinya dengan memanfaatkan teknologi modern. Penelitian seputar fosil ini sendiri ada dalam Zoological Journal of the Linnean Society.
Hasil Penelitian
Saat memanfaatkan teknologi modern, ilmuwan bisa mengungkap berbagai hal menarik tentang fosil ini yang sebelumnya masih misterius. Adapun salah satu hasilnya yaitu menunjukkan bahwa Montsecosuchus depereti termasuk spesies hewan biaya purba atau Crocodylomorph. Spesies tersebut memiliki ukuran sebesar kucing rumahan.
Baca Juga: Penemuan Fosil Limnospondylus ajimuensis, Spesies Salamander Raksasa Baru
Hidupnya sekitar 125 juta tahun yang lalu di kawasan Catalonia, Spanyol. Karena temuan sekaligus penelitian fosil ini, Montsecosuchus depereti termasuk spesimen yang memiliki kulit tertua sekaligus lengkap. Spesimen ini lengkap lantaran ilmuwan bisa mendokumentasi sisi epidermal yang ada di bagian lengan, kaki, dada maupun ekornya.
Bukan hanya itu, melalui penelitian ini, ilmuwan juga bisa menemukan adanya bintik sensorik berukuran kecil. Bintik sensorik tersebut terdapat di bagian sisi area leher maupun tepi tubuh. Hal ini menambah wawasan sekaligus informasi menarik tentang spesies buaya purba mini tersebut.
Evolusi Buaya Purba
Ternyata dalam penelitian ini, ilmuwan tidak hanya bisa mengetahui karakteristik Montsecosuchus depereti saja, melainkan juga evolusinya. Spesies hewan purba ini memanfaatkan organ-organ tadi untuk jadi reseptor sentuhan. Bahkan juga bisa memanfaatkannya untuk variasi tekanan air.
Lebih dari itu, organ milik Montsecosuchus depereti di atas juga mampu merespon bagaimana rangsangan kimia dan termal. Pada dasarnya, keterbatasan posisi organ sensorik yang satu ini memperlihatkan bahwa alat indranya mengalami evolusi. Awalnya evolusi hewan purba ini ada di area lokal.
Seiring berjalannya waktu, evolusi tersebut menyebar sampai ke seluruh permukaan tubuhnya. Hal tersebut terlihat dari keturunan buaya yang selanjutnya. Berbicara mengenai evolusi ini, ternyata Montsecosuchus depereti juga termasuk hewan primitif aktif dengan kemampuan aerobik yang tinggi.
Karena kemampuan tersebut, buaya ini bisa beradaptasi dengan baik untuk melakukan gaya hidup semi-akuatik. Kemampuan ini diketahui setelah ilmuwan lakulan proyeksi tulang rawan di dada. Tulang tersebut memperkuat rongga iga sehingga bisa meningkatkan efisiensi pernapasan.
Ilmuwan menelitinya menggunakan sinar ultraviolet (UV). Mengejutkannya lagi karena ekornya memiliki pola warna asli yang unik. Warnanya berupa pita gelap serta terang, namun berselang-seling sehingga tampak belang seperti sedang menyamar.
Dari penelitian ini, memperlihatkan bahwa fosil Montsecosuchus depereti mampu mengungkap bagaimana evolusi awal kulit hewan purba. Bahkan juga bisa membantu ilmuwan untuk memahami evolusi sistem pernapasan. Karena hal itu, penelitian ini sangatlah mengesankan dan mengejutkan kalangan ilmuwan.
Fakta Menarik Montsecosuchus depereti
Montsecosuchus depereti memiliki berbagai fakta menarik yang penting untuk diketahui. Pastikan memahami apa saja fakta tersebut supaya lebih mengenalnya. Berikut beberapa diantaranya.
Habitat di Lahan Basah Tropis
Salah satu faktanya berkaitan dengan habitat. Montsecosuchus depereti memiliki habitat alami di lahan basah tropis. Tak mengherankan karena spesies hewan purba ini memang berkerabat dengan buaya. Spesies hewan purba ini juga sepenuhnya disesuaikan dengan kondisi lingkungan air.
Masuk Kelompok Crocodylomorph
Montsecosuchus depereti memang masuk ke dalam kelompok Crocodylomorph. Perlu untuk diketahui bahwa kelompok ini sebenarnya mempunyai catatan fosil sangat luas. Mulai dari periode Trias Akhir sampai dengan sekarang.
Baca Juga: Misteri Fosil Hewan Tertua dari Zaman Ediacaran
Fosil Montsecosuchus depereti kembali mencuri perhatian kalangan ilmuwan. Awalnya penelitian pada fosil tersebut tidak bisa detail di awal penemuan. Namun berbeda dengan kali ini, ilmuwan memanfaatkan teknologi mutakhir dan modern untuk meneliti fosil Montsecosuchus depereti. Pada akhirnya, penelitian tersebut bisa mengungkap berbagai informasi menarik tentangnya. Hal yang pasti, Montsecosuchus depereti termasuk spesies buaya purba berukuran mini seperti kucing rumahan. (R10/HR-Online)

21 hours ago
15

















































