Hanya Dapat Satu Murid, Disdik Ciamis Pastikan Layanan Pendidikan di SDN 2 Salakaria Tetap Maksimal

2 weeks ago 53

harapanrakyat.com,- Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Ciamis, Erwan Darmawan, memantau langsung kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran 2026/2027 untuk tingkat Sekolah Dasar (SD), Rabu (15/7/2026). Salah satu titik yang menjadi perhatian khusus adalah SD Negeri (SDN) 2 Salakaria yang berlokasi di Kecamatan Sukadana, Kabupaten Ciamis. Sekolah tersebut tercatat hanya mendapatkan satu orang siswa baru pada seleksi penerimaan murid baru (SPMB) tahun ini.

Baca Juga: SPMB SMP Ciamis 2026 Tuntas, Mayoritas Sekolah Penuhi Kuota Siswa Baru

​Meski minim peminat, Erwan menegaskan, kondisi tersebut bukan mencerminkan buruknya mutu pembelajaran di sekolah tersebut. Berdasarkan hasil evaluasi langsung di lapangan, minimnya pendaftar murni dipicu oleh faktor demografi wilayah setempat.

​”Kami langsung mengecek kondisinya. Faktor utamanya bukan karena kualitas sekolah yang rendah. Melainkan, karena populasi anak usia sekolah di kawasan ini yang memang sudah sangat jarang. Mayoritas penduduk di sekitar sekolah didominasi oleh pasangan lanjut usia, ditambah lagi wilayah ini merupakan kawasan Kampung KB,” jelasnya

Menariknya, keterbatasan jumlah siswa tidak memadamkan api semangat para tenaga pendidik. SDN 2 Salakaria terbukti memiliki segudang prestasi, termasuk melahirkan siswa yang berhasil menyabet juara di tingkat provinsi. 

Erwan berharap, rasio guru dan murid yang sangat ramping ini justru bisa dioptimalkan untuk mendongkrak kualitas pengajaran menjadi lebih eksklusif dan berkualitas dibanding sekolah lain.

Baca Juga: Disdik Ciamis Berencana Merger Sekolah Dasar, Karena Kekurangan Siswa?

Fenomena Serupa SDN 2 Salakaria

​Kasus kekurangan murid ternyata tidak hanya terjadi di Kecamatan Sukadana. Erwan menyebut, fenomena serupa juga ditemui di sejumlah wilayah lain di Kabupaten Ciamis, termasuk di kawasan perkotaan.

“Beberapa sekolah dengan jumlah murid yang sangat minim terpantau berada di kawasan Langkapsari serta wilayah Kecamatan Rancah,” ucapnya. 

​Berbeda dengan SDN 2 Salakaria yang ekstrem hanya memiliki satu siswa, sekolah di wilayah Rancah dan daerah lainnya, cenderung memiliki jumlah murid yang sedikit namun tidak sampai tunggal.

​Dinas Pendidikan Ciamis sendiri, kata Erwan, berkomitmen untuk terus menyambangi sekolah-sekolah minim siswa tersebut. Tujuannya, guna memberikan suntikan motivasi bagi para guru dan murid agar proses belajar mengajar tetap berjalan kondusif.

​”Pemerintah Kabupaten Ciamis memastikan tidak akan ada diskriminasi pelayanan. Hak mendapatkan pendidikan yang layak bagi anak-anak di Ciamis tetap menjadi prioritas utama yang dijamin oleh negara,” terangnya. 

Komitmen Layanan Pendidikan Tanpa Diskriminasi

​Erwan menambahkan, orang tua memiliki kebebasan penuh dalam menentukan masa depan pendidikan anak mereka, baik di sekolah negeri, swasta, maupun Madrasah Ibtidaiyah (MI). Kewajiban pemerintah daerah adalah memastikan akses dan fasilitasnya selalu siap dan prima.

​”Mau menyekolahkan anak di SD negeri, swasta, ataupun MI itu sepenuhnya hak prerogatif orang tua. Tugas kami di jajaran pemerintahan adalah menyediakan layanan pendidikan sebaik mungkin,” ucapnya. 

​Selain untuk memantau sekolah dengan kondisi khusus, agenda monitoring serentak ini ditujukan untuk memastikan kesiapan kegiatan belajar mengajar (KBM) pasca-libur panjang kenaikan kelas. Sekaligus juga, menjadi ajang silaturahmi. 

Disdik Ciamis, tambah Erwan, telah menerjunkan tim khusus ke berbagai titik sampel. Tim ini untuk memastikan, bahwa iklim MPLS di seluruh Kabupaten Ciamis berjalan dengan aman, nyaman, serta ramah anak.

Baca Juga: SPMB SD Ciamis 2026 Ditutup, Ada 4 Sekolah Negeri yang Dapat 1 Murid Baru

“Jika ada kekurangan, tentu akan kami jadikan bahan evaluasi total. Yang pasti, walaupun siswanya hanya satu orang seperti di SDN 2 Salakaria, pelayanan dari guru dan tenaga kependidikan akan tetap diberikan secara maksimal,” pungkasnya. (Ferry/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)

Read Entire Article
Berita Rakyat | Tirto News |