Heboh Flyer Walk In Interview Berlogo Miras di Kantor Pemerintah, Disnaker Kota Tasikmalaya Angkat Bicara

5 hours ago 8

harapanrakyat.com,- Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, akhirnya buka suara terkait kehebohan flyer walk in interview berlogo minuman keras (miras) yang mencantumkan kantor pemerintahan sebagai lokasi kegiatan.

​Kepala Disnaker Kota Tasikmalaya, Deni Diyana mengatakan, pihaknya langsung mengambil langkah tegas dengan membatalkan agenda tersebut. Sekaligus meminta klarifikasi langsung dari perusahaan terkait.

​Ia menjelaskan, awalnya PT Adil Makmur Sentosa mengajukan permohonan untuk menggelar walk in interview di Kantor Disnaker guna merekrut tenaga kerja posisi sales. Dalam permohonannya, pihak perusahaan mengklaim bergerak di bidang distribusi makanan dan minuman kebutuhan sehari-hari.

Baca Juga: Dugaan Kasus Penipuan Rekrutmen Calon Karyawan Swasta di Garut, Satu Pelaku Berhasil Diciduk Polisi

“Oleh karena itu kami akomodir dan memasukkan ke dalam agenda HAYU GAWE,” kata Deni saat memberikan keterangan kepada harapanrakyat.com, Kamis (23/7/2026).

Disnaker Kota Tasikmalaya Soal Flyer Walk In Interview Berlogo Miras

​Namun, publik kemudian heboh oleh beredarnya flyer info lowongan kerja yang justru mencantumkan gambar produk minuman beralkohol. Menanggapi hal itu, Deni menegaskan bahwa materi promosi tersebut diedarkan secara sepihak oleh perusahaan tanpa persetujuan Disnaker.

“Terkait flyer yang diedarkan secara sepihak oleh perusahaan dan terdapat gambar miras pada flyernya, kami langsung meminta klarifikasi kepada perusahaan yang bersangkutan,” tegasnya.

Berdasarkan klarifikasi, pihak HRD perusahaan menyampaikan permohonan maaf dan mengklaim terjadi kekeliruan teknis saat menginput gambar pada flyer.

Baca Juga: Kepedulian Sosial, Larchteam Tasikmalaya Bagikan THR dan Hadiah Umrah untuk Pekerja Bangunan

“Selamat sore, mohon maaf, betul kami perusahaan FMCG. Untuk foto bannernya mohon maaf ada kesalahan dalam penginputan, akan kami revisi. Produk kami produk Tango, Kiranti, Teh Gelas, dan Formula,” tulis HRD perusahaan dalam tanggapannya kepada Disnaker.

​Meski pihak perusahaan telah berdalih ada kesalahan penginputan, Disnaker Kota Tasikmalaya tidak mau ambil pusing demi menjaga kondusifitas.

Apresiasi Responsif Masyarakat

Untuk menghindari kesalahpahaman yang semakin meluas, lanjut Deni, pihaknya memutuskan untuk menunda sekaligus membatalkan agenda walk in interview tersebut.

“Sampai ada penjelasan lebih detail dari perusahaan pemohon. Selain itu, tim kami akan melakukan monitoring ke perusahaan pemohon dan melakukan pengecekan secara langsung tentang produk yang mereka jual,” tambahnya.

Baca Juga: Antusias, Ribuan Pencari Kerja Serbu Job Fair Ciamis 5.449 Loker Tersedia

Deni juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang responsif memberikan informasi. Kejadian ini bakal menjadi bahan evaluasi mendalam bagi internal Disnaker agar lebih selektif dan ketat dalam memverifikasi setiap perusahaan yang mengajukan kerjasama.

“Selanjutnya kami akan lebih selektif dan melakukan cross check terhadap perusahaan pemohon dalam segala bentuk interaksi. Kami tidak akan gegabah, seandainya memang produk yang perusahaan jual adalah produk beralkohol, pasti tidak akan kami terima,” pungkasnya. (Rafi/R3/HR-Online/Editor: Eva)

Read Entire Article
Berita Rakyat | Tirto News |