Jauh dari Puskesmas, Ratusan Lansia di Sukasari Ciamis Serbu Cek Kesehatan Gratis Asklin

13 hours ago 11

harapanrakyat.com,- Ratusan lanjut usia (lansia) di Desa Sukasari, Kecamatan Cidolog, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, tampak memadati kantor desa pada Sabtu (06/06/2026). Kehadiran mereka tak lain untuk mengantre dalam kegiatan Pengecekan Kesehatan Gratis (PKG).

​Kegiatan bakti sosial yang disambut antusias tinggi ini diinisiasi oleh Asosiasi Klinik Indonesia (Asklin) Cabang Ciamis. Menariknya, selain mendapatkan pemeriksaan medis tanpa dipungut biaya, para lansia yang datang juga membawa pulang bingkisan sembako.

​Anggota Asklin Ciamis, Angga Ari Rianto, menjelaskan bahwa agenda ini merupakan bagian dari rangkaian bakti sosial dan bentuk pengabdian langsung para pemilik klinik di Kabupaten Ciamis kepada masyarakat.

​”Alhamdulillah, hari ini kami bisa melaksanakan kegiatan di Desa Sukasari. Tujuannya untuk membantu program pemerintah dalam meningkatkan capaian cakupan layanan cek kesehatan gratis, khususnya di wilayah yang jauh dari jangkauan pusat kesehatan,” ujar Ari kepada HarapanRakyat.com, Sabtu (06/06/2026).

​Ari menambahkan, aksi nyata ini diharapkan memberikan manfaat ganda, baik bagi masyarakat penerima manfaat maupun bagi soliditas internal anggota Asklin sendiri.

​Ia juga memanfaatkan momentum ini untuk mengajak para pemilik klinik di tatar galuh yang belum bergabung agar segera merapat ke asosiasi. “Mari kita junjung tinggi kebersamaan dan berperan aktif dalam kegiatan sosial di masyarakat,” imbuhnya.

​Bantu Lansia di Sukasari Ciamis, Asklin Dorong Penguatan Organisasi

​Di tempat yang sama, Ketua Asklin Kabupaten Ciamis, dr. Jaka Kurnia Abadi, menilai pemilihan lokasi bakti sosial di Desa Sukasari ini sudah sangat tepat dan membidik sasaran yang membutuhkan.

​”Berdasarkan informasi dari Kepala Desa, jarak dari Desa Sukasari menuju Puskesmas Cidolog itu lumayan jauh, sekitar 15 kilometer. Makanya, alhamdulillah antusiasme warga sangat tinggi hari ini, meskipun memang didominasi oleh lansia,” kata dr. Jaka.

​Lebih lanjut, dr. Jaka memaparkan kondisi keanggotaan Asklin di Ciamis saat ini. Dari sekitar 70 unit klinik yang tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Ciamis, baru sekitar 50 persen yang bergabung. Selain itu, hanya 25 persen di antaranya yang berstatus aktif.

​”Kami sangat berharap seluruh pemilik klinik bisa bergabung di Asklin agar organisasi ini semakin kokoh dan optimal. Dengan begitu, kita bisa memberikan pelayanan yang lebih besar untuk masyarakat sekaligus membantu pemerintah di sektor kesehatan,” tegasnya.

Baca Juga: Keren, Ciamis Jadi Pelopor Zona Khas Pertama di Rest Area Non-Tol Se-Indonesia

​Pemdes Sukasari Berharap Ada Pustu, Lahan Siap Tinggal Tunggu Anggaran

​Apresiasi mendalam datang dari Pemerintah Desa Sukasari. Kepala Desa Sukasari, Sahli Heryana, mengaku sangat gembira dan berterima kasih atas kepedulian yang ditunjukkan oleh Asklin Ciamis.

​”Terus terang, pemeriksaan kesehatan gratis seperti ini sangat dinantikan oleh warga kami. Mengingat jarak ke Puskesmas yang mencapai 15 KM, layanan ini sangat membantu. Kami berharap program seperti ini bisa berlanjut di kemudian hari,” ungkap Sahli.

​Guna mengatasi kendala geografis dan mendekatkan pelayanan kesehatan permanen bagi warganya, Sahli membeberkan bahwa pihak desa sebetulnya sudah merencanakan pembangunan Puskesmas Pembantu (Pustu).

Baca Juga: Bapenda Mobil Keliling Goes to Pepatah Manis, Permudah Layanan PBB dan Pajak Daerah di Ciamis

​”Untuk lahannya sudah kami siapkan, posisinya tepat di samping kantor desa. Sekarang tinggal anggarannya saja yang masih belum ada,” pungkasnya. (Suherman/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Read Entire Article
Berita Rakyat | Tirto News |